Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya

Pernah menemukan memar di kulit Anda dan sama sekali tidak tahu apa penyebabnya? Anda tidak sendirian, karena ternyata beberapa orang memang lebih mudah memar dibanding yang lain. Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya.

Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya

Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya | Apakah anda mengalami memar karena secara tidak sengaja menabrak meja atau lemari? Keadaan ini merupakan hal yang normal. Akan tetapi, bila anda mengalami memar hanya karena benturan ringan atau anda bahkan tidak ingat mengapa memar tersebut muncul, maka anda mungkin perlu berhati-hati. Nah, dibawah ini terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab mengapa anda mudah mengalami memar :

  • Penuaan

Faktor usia bisa jadi salah satu penyebab Anda mudah memar. Semakin bertambah usia Anda, kulit akan semakin kehilangan lapisan lemak yang bisa melindungi Anda dari benturan. Kulit pun jadi semakin menipis karena produksi kolagen mulai menurun. Akibatnya, kulit Anda jadi lebih sensitif. Anda tidak harus terbentur cukup keras sampai memar muncul, tersenggol sedikit saja mungkin sudah menimbulkan memar sehingga Anda tidak menyadari dari mana memar tersebut berasal.

  • Leukimia

Penyakit kanker ini menyerang sel darah merah. Salah satu gejala yang ditimbulkan adalah munculnya memar-memar pada tubuh, seperti di punggung. Ini terjadi karena penderita leukimia kekurangan keping darah. Keping darah ini bertugas untuk mengubah darah dari cair menjadi gumpalan. Oleh sebab itu, penderita leukimia jadi sangat mudah berdarah dan memar karena darahnya yang sangat encer. Leukimia adalah salah satu jenis kanker dengan harapan hidup yang relatif rendah, apalagi jika terlambat dideteksi atau tidak segera ditangani.

  • Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit turunan yang menyebabkan darah seseorang sangat sulit menggumpal karena kekurangan jenis protein tertentu. Pada setiap penderita hemofilia, tingkat keseriusannya berbeda-beda. Ada beberapa orang yang mudah memar tanpa sebab, tapi ada juga yang mudah memar jika tubuhnya menyenggol atau terbentur sesuatu. Penyakit ini termasuk langka di Indonesia. Menurut Yayasan Hemofilia Indonesia, prevalensinya hanyalah 4 dari 1 juta orang. Namun, hemofilia bisa mengancam nyawa.

  • Kurang keping darah

Kondisi seseorang yang kekurangan keping darah disebut dengan trombositopenia. Biasanya dalam keadaan sehat, Anda akan menampung sekitar 150.000 hingga 450.000 keping darah (trombosit). Jika angka trombosit Anda berada di bawah rentang tersebut, maka Anda mengalami trombositopenia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya anemia, infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, leukimia, obat-obatan kemoterapi, kehamilan, dan faktor keturunan. Jika Anda mengalami trombositopenia, Anda cenderung memiliki memar atau ruam pada kulit karena darah yang encer mudah merembes keluar dari pembuluh darah kapiler.

  • Olahraga atau aktivitas fisik yang berlebihan

Ketika Anda memaksa otot-otot untuk bekerja secara berlebihan, misalnya saat Anda berolahraga berat, pembuluh darah bisa pecah dan timbullah memar-memar pada kulit. Biasanya ini terjadi pada orang yang sering mengangkat beban berat. Serat-serat otot yang sobek karena aktivitas fisik yang berlebihan juga bisa menyebabkan memar. Di samping itu, ketika Anda sedang berolahraga atau beraktivitas secara intens, secara tidak sadar Anda mungkin mengalami benturan dengan benda tumpul.

  • Konsumsi obat

Jenis obat-obatan tertentu bisa menyebabkan Anda mudah memar. Aspirin, obat antikoagulan (mencegah penggumpalan darah), prednison, pil KB, dan obat antiplatelet dapat meningkatkan risiko munculnya memar-memar pada kulit. Ini karena obat-obatan tersebut memberikan efek melemahnya dinding-dinding pembuluh darah. Untuk menghindari efek samping tersebut, sebaiknya konsultasikan kondisi Anda pada dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu. (Obat Mata Anti Radiasi)

  • Purpura dermatitis

Gangguan pada pembuluh darah ini umumnya ditemui pada orang lanjut usia (lansia). Memar-memar yang berwarna ungu kemerahan akan muncul, terutama pada permukaan kulit tulang kering. Ini terjadi karena darah merembes keluar dari pembuluh darah kapiler. Pada beberapa lansia, memar yang muncul bisa disertai dengan rasa gatal.

  • Kekurangan vitamin C

Penyakit scurvy disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Salah satu dampak dari kekurangan vitamin C adalah melemahnya dinding-dinding pembuluh darah sehingga Anda jadi lebih mudah mengalami perdarahan dan memar-memar tanpa sebab yang jelas. Produksi kolagen pun akan terhambat dan kulit Anda jadi lebih sensitif terhadap trauma yang disebabkan oleh pukulan atau benturan.

  • Diabetes tipe 2

Penyakit yang biasanya muncul ketika seseorang telah dewasa ini juga dikenal sebagai kencing manis. Untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, biasanya dokter akan menganjurkan suntik insulin. Hal ini berisiko menyebabkan resistensi terhadap insulin. Salah satu gejalanya adalah muncul memar-memar karena pembuluh darah yang rusak. Selain itu, memar-memar yang dialami penderita diabetes memang lebih sulit sembuh jadi pada tubuh Anda bisa terdapat banyak memar.

Baca Juga : Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita

| Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya |