Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Terkadang menonton televisi bisa menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat. Akan tetapi pernahkan kita menyadari kalau menonton televisi terlalu lama sangatlah berbahaya bagi kesehatan. Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama | Menonton televisi (TV) bisa jadi sumber hiburan dan informasi bagi seseorang yang ingin mengisi waktu luang. Namun demikian hati-hati agar jangan sampai terjebak menjadi kebiasaan berjam-jam menonton TV.

Alasannya karena kebiasaan yang seperti itu bisa dibilang termasuk gaya hidup malas (sedentari) dan menurut para ahli bisa berdampak buruk pada kesehatan. Studi-studi khususnya telah melihat apa saja yang bisa diakibatkan oleh kebiasaan menonton TV terlalu lama.

Akibat Kelamaan Nonton TV

  • Risiko sakit jantung

Berdasarkan analisis data yang dikumpulkan selama enam tahun dengan melibatkan 8.800 laki-laki dan perempuan di Australia (usia 25 yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung), peneliti menemukan bahwa setiap satu jam menonton TV dapat meningkat risiko kematian akibat serangan jantung sebesar 18 % dan risiko kematian akibat kanker sebesar 9 %. Ini berarti bahwa orang yang menonton TV lebih dari empat jam memiliki 80 % peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler selama periode waktu 6 tahun dibandingkan orang yang menonton kurang dari 2 jam setiap harinya.

  • Anak lambat belajar bicara

Sebuah penelitian mengungkapkan sekitar 1 dari 4 anak laki-laki dan 1 dari 7 anak perempuan memiliki masalah dalam hal kemampuan berbicaranya. Dan diperkirakan sekitar 4 persen dari jumlah anak yang berusia 3 tahun belum bisa berbicara.

Keterlambatan anak berbicara ini turut dipengaruhi oleh faktor keluarga yang sering mengajaknya menonton TV secara terus menerus. Kebisingan dari suara TV membuat anak kecil sulit memahami bahasa orang dewasa di sekitarnya.

  • Gangguan tidur

Terlalu sering menonton TV dapatmengurangi kadarhormon melatonin di otak yang dapat mempengaruhiritmealami tubuhsehingga membuat Andaterjaga lebih lama, tidurtidak teraturdan lelah.Berkurangnyalevelmelatoninjuga kerapdikaitkan denganpubertas dinipada anak perempuan.

  • Pengaruhi psikis anak

Para peneliti di American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa adegan kekerasan yang ada di dalam video game, acara televisi, maupun film, memiliki kaitan erat dengan perilaku dan pikiran agresif, serta emosi pada anak-anak.

Adegan kekerasan meskipun hanya buatan dan bukan sungguh-sungguh terjadi, sebenarnya cukup traumatis bagi anak-anak tanpa memandang usia. Tanpa disadari hal ini bisa berdampak langsung, misalnya pada peningkatan frekuensi mimpi buruk, gangguan tidur serta kecemasan pada anak,” ujar Dr Dimitri Christakis, dari Seattle Children’s Research Institute.

  • Penggumpalan darah di paru

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation tersebut, seseorang yang menonton TV lebih dari 5 jam sehari punya risiko 2,5 kali lebih tinggi untuk mengalami kematian akibat penggumpalan darah di paru. Di kalangan dokter, kondisi ini disebut pulmonary embolism.

Pulmonary embolism atau embolisme paru bisa sangat mematikan karena menyumbat aliran darah. Jika pembuluh darah yang tersumbat pembuluh yang menuju jantung, maka dampaknya adalah kegagalan fungsi jantung.

Faktor pendorong terjadinya penggumpalan ini diduga karena duduk terlalu lama. Oleh karena itu dr Hiroyasu Iso selaku pemimpin studi menganjurkan seseorang agar rutin melakukan peregangan setiap satu jam menonton TV.

  • Diabetes

Sebuah studi pada perempuan yang diterbitkan Journal of American Medical Association tahun 2003 menunjukkan, risiko diabetes meningkat sebesar 14 % pada mereka yang menonton TV selama 2 dalam sehari. Penelitian lain juga menemukan bahwa pria yang menonton TV lebih dari 40 jam seminggu, 3 kali lebih berisiko menderita diabetes tipe 2 daripada pria yang menonton TV kurang dari 1 jam setiap minggunya.

  • Obesitas

Menonton televisi terlampau sering membuat otot Anda tidak bergerak. Jika otot-otot Anda tidak aktif dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

  • Attention Deficit Disorder (ADD)

ADD adalah gangguan pemusatan perhatian/konsentrasi dan sifat impulsif yang tidak sesuai pada umur anak, bahkan beberapa anak dapat menunjukkan sifat hiperaktif. Penelitian di University of Washington Child Health Institute menemukan bahwa pada anak usia 3 (tiga) tahun yang menonton TV dua jam per hari, 20% berisiko memiliki masalah gangguan perhatian pada usia 7 tahun dibandingkan anak-anak tidak menonton televisi.

  • Peningkatan risiko asma

Di Inggris,sebuah penelitianmempelajarikebiasaan menontonTVlebih dari3.000 anak-anakmulai usiabayisampai 11 tahun.Hasilpenelitianmembuktikan bahwaanak-anakyang menghabiskan2jam atau lebihmenonton televisiper hari, dua kali lebih berisikomenderitaasma.

  • Mindless eating

Banyak orang tidak sadar, bahwa ketika menonton televisi Anda memiliki kesempatan lebih banyak makan dibandingkan saat melakukan kegiatan lain.

  • Memberi efek negatif pada mental

MenontonTV untukjangka waktu lamamemiliki efeknegatif padaperkembangan intelektual anak.American Academy ofPediatricsmelaranganak-anak dibawah 2 tahun untuk menonton TV danmerekomendasikanpada anak usia diatas 2 tahun untuk tidak menonton TV lebihdari duajam sehari.

  • Sakit mata

Menonton televisiterlalu banyakburuk bagimata Anda,terutama ketikamenonton televisidi ruangan gelap.Memfokuskanmata Andaterlalu lamapada salahsatu objekdapat membuat mata Anda tegang.

  • Perilaku agresif

Anak-anak kecil lebih mungkin untuk menunjukkan perilaku agresif setelah melihat acara TV atau film kekerasan. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 anak usia 3 tahun menemukan bahwa anak-anak yang terlalu sering menonton TV, secara langsung atau pun tidak, akan berisiko untuk memamerkan perilaku agresif.

  •  Kurang sosialisasi

Terlalu sering menonton televisidapat mengurangiinteraksi sosialAnda dengan teman dan keluarga.Hal ini dapat menyebabkan berbagaifobiasosial.

Baca Juga : Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam? | Inilah Akibatnya Berbuka Puasa Dengan Minuman Bersoda

Nah itulah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama. Mulai sekarang janganlah anda membiasakan diri untuk menonton tv selama berjam-jam. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama |

Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Anda mungkin sudah sering dengar kalau kebanyakan makanan yang manis atau asin berbahaya buat kesehatan. Baik gula dan garam masing-masing memang punya risikonya sendiri bagi tubuh Anda. Namun, di antara keduanya, sebenarnya Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam? | Gula dibutuhkan manusia sebagai sumber karbohidrat sederhena. Karbohidrat diperlukan untuk menghasilkan kalori (energi). Energi sendiri digunakan untuk menjalankan bermacam-macam tugas. Misalnya fungsi kognitif otak, fungsi sistem pencernaan, dan fungsi gerak tubuh.

Sementara itu, zat yang bernama natrium yang terkandung dalam garan dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Lalu Mana Yang Lebih Berbahaya, Kebanyakan Gula Atau Garam ??

Pada dasarnya, kelebihan asupan apapun tak baik untuk kesehatan anda. Akan tetapi tak ada salahnya untuk mencari tahu perbandingan bahaya antara pola makan kebanyakan gula dan kebanyakan garam.

Bahaya Kelebihan Garam

Kekhawatiran terbesar para ahli gizi dan tenaga kesehatan seputar bahaya kebanyakan garam adalah risiko tekanan darah tinggi (hipertensi). Ini karena dalam tubuh Anda natrium dalam garam bertugas untuk menahan cairan dalam tubuh. Kalau Anda kebanyakan garam, makin banyak pula cairan yang menumpuk atau terjebak di pembuluh darah, ginjal, jantung, serta otak. Akibatnya, Anda bisa mengalami hipertensi.

Hipertensi dapat meningkatkan risiko komplikasi yang fatal seperti serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.  

Kebanyakan gula ternyata lebih bahaya

Bahaya dari kebanyakan konsumsi gula jauh lebih rumit daripada garam. Kalau kebanyakan garam meningkatkan risiko Anda kena penyakit jantung, kebanyakan gula efeknya bisa menjalar ke mana-mana.

Gula berlebihan akan disimpan tubuh sebagai cadangan lemak. Maka, dalam jangka pendek mengonsumsi gula kebanyakan membuat Anda cepat gemuk. Namun, kebanyakan makan gula juga bisa meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, diabetes, stroke, penyakit jantung, dan kanker. Ini karena kadar gula berlebih bisa menyebabkan peradangan serta penuaan sel-sel dalam tubuh.

Seperti dijelaskan oleh ahli gizi dari Pennsylvania State University, Dr. Mike Roussell, kebanyakan gula lebih bahaya daripada kebanyakan garam karena ternyata keduanya saling berkaitan.

Kalau Anda kebanyakan gula, tubuh akan memproduksi hormon insulin untuk mencerna gula. Padahal, hormon insulin akan meningkatkan fungsi natrium untuk menahan cairan di ginjal. Hal ini tentu mengarah pada akibat yang sama seperti kebanyakan makan garam, yaitu risiko hipertensi.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?
Sebenarnya, keduanya tak akan menimbulkan masalah serius bila kita mengonsumsinya sesuai kebutuhan tubuh kita. Namun, konsumsi gula yang berlebih akan menimbulkan lebih banyak dampak buruk bagi tubuh kita. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur || Manfaat Tersembunyi Dari Garam Himalaya Untuk Kesehatan

| Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam? |

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

Walaupun terdengar menyehatkan namun siapa sangka bahwa akupuntur mampu menyimpan efek samping untuk kesehatan. Lalu apa Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur ??

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur | Akupuntur adalah teknik memasukkan jarum tipis ke dalam kulit yang dilakukan oleh praktisi, untuk merangsang titik-titik strategis pada tubuh. Akupuntur merupakan salah satu perawatan medis yang paling banyak dicari orang saat ini. Metode ini diyakini bisa membawa keseimbangan energi di dalam tubuh.

Teknik akupuntur membantu meringankan rasa sakit yang terkait dengan masalah kesehatan kronis, seperti nyeri punggung, nyeri leher, depresi, insomnia, dan osteoarthritis atau nyeri lutut, disfungsi sendi, nyeri saraf (neuropati), dan nyeri bahu.

Akupunktur juga digunakan untuk penyakit kronis lainnya seperti kanker, skizofrenia, sakit kepala migrain dan pengapuran sendi (osteoarthritis). Ada juga beberapa orang yang lebih memilih untuk menggunakan akupunktur untuk mengendalikan kecanduan seperti ketergantungan kokain dan rokok.

Namun, sama halnya dengan perawatan medis lainnya, akupunktur juga memiliki potensi efek samping tertentu. Sedikit orang yang belum menyadari beberapa efek samping dari akupunktur.

Efek Samping Akupuntur

  • Kelelahan

Meskipun biasanya akupuntur bisa meningkatkan energi, orang bisa merasa kelelahan setelah akupuntur. Ini adalah tanda peringatan bahwa Anda perlu beristirahat. Jika Anda mengalaminya, bersantailah sepanjang sisa hari seperti tidur lebih awal. Kombinasi akupuntur dan istirahat akan membuat Anda merasa sehat kembali.

  • Ruam kulit

Ruam kulit, kemerahan, dan gatal-gatal akibat akupuntur dapat disebabkan oleh masuknya infeksi atau mungkin berkaitan dengan dermatitis kontak yang relatif jinak akibat stimulasi jarum. Jika ruam Anda tidak membaik dalam beberapa hari atau malah memburuk, beri tahu dokter kulit.

  • Rasa sakit

Bagian tubuh yang ditusuk jarum bisa terasa sakit setelah jarum diangkat, terutama telapak tangan dan jari kaki. Rasa sakit akibat akupuntur biasanya menghilang dalam 24 jam. Dalam kasus langka, memar bisa muncul di lokasi tusukan jarum. Namun, jangan bingung karena ini bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan dan tidaklah lebih dari sekedar ketidaknyamanan estetika.

  • Kedutan otot

Orang bisa mengalami kedutan otot di luar sadar selama atau setelah akupuntur. Jika Anda merasa bahwa salah satu otot Anda mengalami kejang akut, terutama jika itu adalah otot yang baru saja ditusuk jarum, segera beri tahu praktisi akupuntur Anda.

  • Pusing

Bangkit dengan cepat dari meja akupuntur bisa menyebabkan pusing. Jika kepala Anda terasa ringan setelah pengobatan, duduklah di ruang tunggu praktisi akupuntur untuk beberapa menit dan tarik napas dalam-dalam.

  • Pelepasan emosi

Terkadang orang menangis selama pengobatan. Bukan karena mereka kesakitan, tetapi karena emosi mereka, yang mungkin tertahan selama menjalani kehidupan, mengalir keluar. Pelepasan emosi adalah sesuatu yang positif, tetapi bisa mengejutkan.

  • Cedera organ

Jika jarum dimasukkan terlalu dalam, jarum dapat menusuk organ dalam—terutama paru-paru. Ini hanyalah pengalaman yang luar biasa langka dari seorang praktisi.

Baca Juga : Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi || Gemar Makan Kentang Goreng Tingkatkan Risiko Kematian

Itulah beberpa Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur. Karena perawatan ini merupakan perawatan kesehatan, maka lakukanlah di tempat yang terpercaya. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur |

Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi

Kanker yang sulit dideteksi, karena gejalanya tidak dikenali atau alat pendeteksinya belum ada, bisa membuat diagnosis dan pengobatannya terlambat. Kenali apa saja Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi

Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi

Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi | Dari semua tipe kanker, ternyata insiden kanker 20% lebih tinggi pada pria dibanding wanita. Tingkat kesembuhan penyakit ini juga rendah karena gejala awalnya sering tidak terdeteksi.

Kanker yang sulit dideteksi, karena gejalanya tidak dikenali atau alat pendeteksinya belum ada, bisa membuat diagnosa dan pengobatannya terlambat. Angka harapan hidupnya pun menjadi semakin kecil.

Kanker Pada Pria Yang Sulit Terdeteksi

  • Kanker paru

Meski kanker prostat lebih banyak diderita pria, tetapi kanker paru adalah pembunuh nomor satu pada kaum adam. Hanya 16 persen kanker paru yang didiagnosis di stadium awal. Sekali penyakit ini menyebar, sel-sel kanker akan makin agresif. Angka harapan hidup dalam 5 tahun hanya 4 persen.

Kanker paru sering baru disadari saat sudah di stadium akhir. “Paru-paru berisi udara, sehingga bisa saja ada pertumbuhan tumor di organ ini tanpa kita sadari,” kata David Rose Camidge, Ph.D, profesor onkologi dan peneliti kanker paru dari Universitas Colorado.

Gejala kanker paru antara lain batuk terus-menerus, sesak napas, dan berat badan turun tanpa sebab. Penyakit ini bisa dideteksi dengan melakukan CT scan paru.

  • Kanker kolorektal

Kanker kolorektal adalah kanker yang mengenai bagian usus besar dan rektum (anus). Penyakit ini dulu lebih banyak diderita orang berusia di atas 50 tahun, namun saat ini orang yang lebih muda juga mengalaminya.

Kanker kolorektal sulit dideteksi karena gejalanya tidak spesifik. “Bisa saja kita menganggap gejala itu merupakan gangguan pencernaan biasa, misalnya kram perut, ada darah di feses, atau sering sembelit dan diare,” kata William Grady, pakar pencegahan kanker kolon.

Ia mengatakan, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kolonoskopi berkala karena pertumbuhan tumor pra-kanker bisa dioperasi sebelum berkembang menjadi kanker.

  • Kanker pankreas

Meski kasus kanker ini hanya 3 persen dari keseluruhan tipe kanker, namun angka kematiannya tinggi. Penyakit ini juga sulit dideteksi karena tidak ada alatnya dan gejalanya baru muncul saat kanker sudah menyebar.

Struktur organ pencernaan yang berupa tabung dan berlapis-lapis menyebabkan kanker di bagian pankreas sulit dideteksi.

Gejala kanker pankreas tidak khas, misalnya saja nyeri perut atau punggung, berat badan turun, nafsu makan hilang, atau mual-mual. Jika gejala ini muncul, biasanya kanker sudah menyebar ke bagian liver dan menyebabkan kulit dan mata kekuningan.

  • Kanker melanoma

Ini merupakan salah satu tipe kanker kulit. Angka kematian kanker ini pada pria lebih tinggi, kemungkinan karena sistem imunnya berbeda dengan wanita.

Walau terdapat di kulit, namun mata kita sering sulit membedakan bintik biasa dengan bintik berbahaya. Sebagian melanoma juga tidak memiliki warna, walau ada juga yang berwarna merah dan cokelat. Kebanyakan orang juga mengira melanoma sebagai jerawat batu, kutil, atau bahkan dianggap bukan apa-apa.

Mengabaikan gejala melanoma sangat berbahaya, karena setelah dioperasi dan diangkat, kankernya bisa kembali dan menyebar ke organ tubuh lain, seperti liver, paru, bahkan otak.

  • Kanker liver

Organ liver berada di bagian dalam perut yang ditutupi oleh tulang rusuk sehingga kelainan pada organ ini sering tidak dikenali. Gejala-gejala penyakitnya juga baru timbul setelah kanker menyebar.

Yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit ini adalah mengetahui risiko kita. Penyebab kematian akibat kanker liver adalah hepatitis C karena virusnya bisa merusak liver dan menyebabkan luka parut di liver.

Itu sebabnya, lakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya virus hepatitis C. Pengobatan yang dilakukan sangat efektif untuk menyingkirkan virus dari tubuh sehingga risiko terkena kanker liver juga rendah.

Nah itulah informasi mengenai Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi. Rajinlah untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih cept ada atau tidaknya sel kanker dalam tubuh. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : tanda dan gejala kanker payudara pada pria | Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit

| Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi |

Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit

Kondisi kulit bisa berubah seiring berjalannya waktu. Beberapa perubahan yang mungkin terjadi pada kulit antara lain kulit berkerut, berjerawat, dan berminyak. Wanita biasanya akan resah bila hal itu menimpa kulit wajah mereka. Untuk mengatasinya, ketahui terlebih dahulu beberapa Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit

Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit

Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit | Wanita sangat memperhatikan kecantikannya dimulai dari rambut, wajah hingga kebersihan kulitnya. Akan tetapi, kesehatan kulit tidak tertuju pada satu jenis kelamin saja, baik pria maupun wanita harus memperhatikan kesehatan kulitnya karena akan berpengaruh juga kepada kehidupannya sehari-hari.

Sebagai contoh kasus terdapat seorang pria yang harus mendekam di rumahnya bertahun-tahun karena dijauhi oleh semua orang gara-gara kulitnya bersisik, seperti akar pohon dan terkena virus atau bakteri yang membuat kulitnya seperti itu ada pula seorang wanita yang harus kesakitan setiap kali kullitnya mudah terkelupas serta membutuhkan perawatan medis yang lebih intensif untuk mengatasi penyakit kulitnya yang seperti itu.

Jadi, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kesehatan kulit itu sangat penting untuk diri kita sendiri tak perduli apa jenis kelamin kita, sebaiknya kita harus lebih memperhatikan itu. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan kulit kita meskipun kita memandangnya terlalu sederhana sekali, tapi justru hal-hal sederhana tersebutlah yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit kita diantaranya adalah :

  • Ras, iklim dan polusi

Ras, iklim dan polusi adalah faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit. Polusi menjadi musuh utama kulit, pasalnya saat kondisi iklim buruk dan meningkatnya polusi di sekitar kita akan berdampak negatif pada kulit.

  • Genetik

Seseorang yang mengalami gen kulit yang rusak, menjadi faktor utama kesehatan kulit.

  • Penyakit dan hormonal

Kedua faktor di atas memang menjadi penyebab kesehatan kulit. Jika seseorang mengalami penyakit dan hormon yang tidak bagus, masa secara tidak langsung kulit mereka terlihat pucat dan tidak sehat.

  • Gaya hidup

Stres, diet yang salah, kurang berolahraga, merokok, meminum alkohol, berjemur di bawah sinar matahari, memakai makeup yang tebal, dan menggunakan perawatan kulit yang tidak tepat, adalah gaya hidup yang dapat menyebabkan kulit rusak.

Nah, itulah Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit. Memang, banyak sekali faktor yang dapat memengaruhi kesehatan kulit, termasuk kulit wajah. Bila ingin memiliki kulit yang senantiasa sehat, Anda perlu mengonsumsi makanan kaya nutrisi dan membersihkan kulit secara rutin. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Makanan Yang Sehat Untuk Menjaga Kesehatan Kulit Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri.

| Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit |

Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri

Ada penyakit yang disebabkan oleh virus dan ada penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Banyak orang tidak menyadari, bahwa penyakit yang mereka derita merupakan penyakit akibat virus atau sebaliknya, yaitu disebabkan oleh bakteri. Untuk itu simak informasi dibawah ini untuk mengetahui seperti apa Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri.

Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri

Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri | Baik infeksi bakteri maupun infeksi virus, keduanya sama-sama disebabkan oleh mikroba. Seperti namanya, infeksi bakteri adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, dan infeksi virus adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Terkadang kedua infeksi ini mempunyai tanda-tanda yang sama pada orang yang terkena infeksi tersebut, seperti batuk-batuk, demam, hidung berair, diare, radang, muntah dan lemas. Akan tetapi, bakteri dan virus adalah dua mikroba yang berbeda dan cara pengobatan untuk kedua jenis infeksi tersebut sama sekali berbeda.

Mengenal Infeksi Virus

Virus merupakan materi genetika sederhana yang di dalamnya terdapat selaput protein. Ukuran virus ini lebih kecil dibandingkan bakteri karena memiliki sel yang tidak lengkap. Virus tidak mampu mengembangbiakkan dirinya sendiri oleh karena itu virus membutuhkan tubuh lain untuk media pengembakbiakkan yang kemudian disebut dengan inang. Dalam proses inilah  kemudian virus akan membuat rusak fungsi sel tubuh dan kemudian bisa berlipat ganda jumlahnya hingga ke seluruh sel jika tidak ditangani dengan baik. karena keberadaannya dapat hidup dengan menyakiti yang lainnya virus juga disebut sebagai parasit.

# Gejala penyakit akibat virus

  • Perhatikan berapa lama virus menginfeksi tubuh

Infeksi dari virus sebenarnya sangat terbatas dan sebagian besar virus hanya mampu bertahan dari 3 hingga 10 hari. Pada beberapa hari pertama virus menginfeksi tubuh adalah yang terberat yang akan dirasakan oleh tubuh. namun anda harus tetap melihat kesehatan tubuh anda dari waktu ke waktu secara berkala untuk lebih memastikan. Jika anda mengalami sakit yang lebih dari seminggu dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda sembuh maka kemungkinan besar anda terjangkir bakteri. Namun jika anda mengalami sakit yang lebih lama dari 14 hari dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda sembuh maka kemungkinan anda mengalami komplikasi sakit yang disebabkan oleh virus. Namun ada beberapa jenis penyakit tertentu yang mungkin membutuhkan waktu lebih lama.

  • Gejala demam

Salah satu gejala yang paling umum dari adanya virus di dalam tubuh kita adalah terjadinya gejala demam tifoid. Sebenarnya demam adalah mekanisme alami yang dilakukan oleh tubuh dimana tubuh akan menaikan suhu internal yang bertujuan untuk membunuh virus itu sendiri. Demam juga mampu mengeluarkan enzim tertentu yang mampu menghambat perkembangbiakkan virus.

  • Sakit kepala

Sakit yang disebabkan oleh virus juga biasanya akan menimbulkan sakit di kepala. Rasa sering sakit kepala yang disebabkan oleh virus sakit kepala akan sangat terasa dibagian dahi dan terasa sangat tajam dengan rasa berdenyut dan sakit.

Mengenal Apa Itu Bakteri

Penyebab sakit berikutnya adalah bakteri. Tidak jauh berbeda dengan virus, bakteri juga merupakan sel tunggal yang tidak lengkap yang membutuhkan media lain untuk hidup (inang) atau dalam kata lain adalah tubuh kita. Bakteri bisa ditemukan dimana saja antara lain di dalam air, tanah, pohon, udara dan masih banyak lainnya. gejala penyakit yang disebabkan oleh bakteri biasanya hanya terdapat di tempat tertentu saja dan tidak menyeluruh seperti yang dilakukan oleh virus. Tidak seperti virus, bakteri ada yang baik dan yang jahat. Bakteri baik misalnya adalah bakteri dalam usus yang berfungsi untuk membusukkan makanan sehingga makanan dapat dicerna lebih optimal oleh tubuh. namun tidak sedikit juga bakteri yang jahat dan menyebabkan penyakit serius pada tubuh.

# Gejala penyakit karena bakteri

  • Lama infeksi bakteri

Lama infeksi bakteri sebenarnya lebih tergantung pada jenis dan tempat dimana bakteri tersebut berada namun secara umum biasanya menjangkit tubuh dalam waktu 5 hingga 14 hari. Selain itu faktor daya tahan tubuh juga ikut memengaruhi lamanya waktu baketri itu di dalam tubuh. pengobatan untuk sakit yang disebabkan oleh bakteri adalah menggunakan antibiotic.

  • Demam tinggi

Demam juga bisa menjadi pertanda dari adanya bakteri yang menjangkit tubuh. demam yang disebabkan oleh bakteri biasanya cukup tinggi hingga suhuh 38 derajat celcius. Demam merupakan mekanisme alami dari tubuh untuk menghancurkan bakteri di dalam tubuh itu sendiri. Selain itu tubuh juga akan merasa menggigil, kehilangan nafsu makan, lemah otot dan juga sakit kepala.

  • Nyeri

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri juga bisa menimbulkan rasa nyeri yang sangat tak tertahankan dan biasanya hanya berada di satu temapat saja. misalnya saja telinga anda mengalami infeksi bakteri maka telinga anda akan merasakan nyeri dan sakit yang sangat tajam di bagian telinga saja.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening

Jika tubuh terjangkit infeksi bakteri maka kelenjar getah bening akan membengkak untuk menghilangkan bakteri itu sendiri. Perhatikan adanya benjolan karena pembengkakan kelenjar getah bening yang terjadi di bagian leher, ketiak, lipatan siku dan di belakang lutut.

Pengobatan penyakit akibat virus vs bakteri

# Pengobatan virus

  1. Penyakit akibat virus dapat diatasi dengan minum asetaminofen atau ibuprofen yang mampu meredakan rasa nyeri dan demam
  2.     Perbanyaklah minum air putih karena saat virus menginfeksi tubuh akan membuat tubuh menjadi dehidrasi sehingga sangat penting untuk memenuhi cairan tubuh
  3. Tidurlah yang cukup dan baik supaya tubuh bisa merecovery secara alami.

# Pengobatan bakteri

Untuk pengobatan bakteri bisa menggunakan obat antibiotic seperti amoxilin dan antibiotic lainnya. untuk menentukan apakah anda terkena virus atau bakteri biasanya dilakukan sampel darah sehingga dapat diketahui penyebabnya.

Baca Juga : perbedaan stress dan depresi yang belum anda ketahui | Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur

Demikian informasi mengenai Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri. Ternyata beda akibat, beda juga cara pengobatannya. Semoga bermanfaat.

| Perbedaan Penyakit Yang Disebabkan Virus Dan Bakteri |

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur

Ibu hamil boleh saja berpuasa, asalkan kecukupan gizi untuk ibu dan janin terpenuhi. Selain itu, kondisi ibu juga harus dipastikan dalam keadaan yang sehat. Ketahui Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur supaya puasanya lancar.

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur | Ibu hamil yang tetap menjalankan ibadah puasa harus memerhatikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi terutama saat berbuka puasa dan sahur. Meskipun sedang berpuasa, Anda harus memastikan kebutuhan gizi untuk Anda dan bayi tercukupi dengan baik.

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur

Sebagai ibu hamil, anda harus membekali diri dengan pengetahuan seputar hal nutrisi, salah satunya adalah dengan memperhatikan setiap jenis makanan yang dikonsumsi. Penting diingat bahwa setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil dapat memperngaruhi kesehatan dan perkembangan janin. Salah makan makanan tertentu bisa berbahaya bagi anda dan juga janin.

Beberapa makanan yang dilarang dibawah ini bukan saja karena proses pengolahannya, tetapi juga disebabkan oleh asal bahan makanan itu sendiri. Apa saja makanan sahur yang harus dihindari ibu hamil? berikut diantaranya :

  • Makanan mentah atau setengah matang

Hindari telur mentah, daging mentah ataupun setengah matang, kerang mentah, sashimi, sushi mentah, dan lain-lain. Makanan ini mungkin saja tercemar bakteri dan parasit. Misalnya, bakteri listeria pada daging unggas mentah yang dapat mengakibatkan keguguran atau janin meninggal dalam kandungan, bakteri salmonella pada makanan laut mentah yang bisa memicu keguguran.

Parasit toksoplasma pada sayuran yang ditanam menggunakan pupuk kandang juga akan menyebabkan kelainan janin. Pastikan setiap makanan yang ingin Anda konsumsi memiliki tingkat kematangan yang sudah sempurna. Jadi, usahakan hindari makanan ini saat sahur.

  • Makanan laut yang mengandung merkuri

Makanan laut yang mengandung omega-3 memang baik untuk bayi. Namun, Anda juga harus menghindari makanan laut yang berpotensi mengandung merkuri yang tinggi akibat limbah dan hal ini bisa merusak otak bayi.

Namun bukan berarti ibu hamil membatasi makan ikan, yang terpenting adalah memilih jenis ikan yang tepat. Oleh karena itu disarankan untuk tidak mengonsumsi ikan hiu, king mackerel, atau kepiting. Ini adalah jenis makanan ibu hamil saat sahur yang sebaiknya dihindari.

  • Buah dan sayuran yang tidak dicuci

Kurangilah segala risiko yang ada, dengan memastikan memasak matang makanan yang ada. Oleh karena itu, sebaiknya Anda harus menghindari mengonsumsi salad dalam kemasan saat sahur.

Cucilah semua buah dan sayur yang akan dikonsumsi untuk mengeliminasi bakteri dan parasit berbahaya (listeria dan toksoplasma). Hal ini bukan tak mungkin bakteri dan kuman menempel di makanan dan akhirnya mempengaruhi kehamilan Anda.

  • Kalori berlebih

Anda harus disiplin dalam mengatur pola makan saat berpuasa, termasuk dalam mengatur asupan kalori. Ketika sedang hamil, Anda memang membutuhkan tambahan kalori akan tetapi dalam jumlah yang cukup dalam porsi yang tepat.

Hal ini untuk menghindari masalah obesitas yang akan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan tinggi atau terkena risiko diabetes. Makanan berkalori lebih adalah makanan ibu hamil saat sahur yang harus dihindari.

Baca Juga : manfaat buah kesemek bagi kesehatan tubuh ibu hamil dan diet Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak

| Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur |

Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak

Penyakit kulit bisa diderita oleh siapa saja, tidak peduli mereka dewasa atau anak-anak. Ruam dan gatal-gatal yang biasa diderita anak-anak biasanya terkait oleh respons akibat faktor lingkungan dan makanan. Ketahui apa saja Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak dengan menyimak informasi dibawah ini.

Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak

Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak | Kulit pada anak masih sangat sensitif berbeda dengan anatomi orang dewasa sehingga pada usia anak-anak lebih rentan mengalami gangguan kulit. Sehingga sebagai orang tua harus ekstra dalam memberikan perawatan pada kulit anak untuk menghindari penyakit kulit yang sering menyerang anak anda.

Penyakit kulit pada anak akan membuatnya tidak nyaman. Anak akan sering menangis dan mengeluhkan gatal, kepanasan, bahkan hingga perih. Penularan penyakit kulit pada anak sangat mungkin terjadi dikarenakan sistem kekebalan tubuh pada bayi dan anak masih berkembang. Dengan demikian anda harus waspada terhadap berbagai kondisi yang memicu penyakit kulit pada anak. Pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi yang dapat membantu anda mewaspadai penyakit kulit pada anak.

Kulit memiliki peranan yang sangat penting yaitu untuk pertahanan yang mengancam tubuh, seperti sinar matahari hingga bakteri. Pada kulit bayi yang baru lahir gangguan kesehatan pada kulit sangat besar karena lapisan epidermis yang belum sempurna. Struktur kulit bayi yang masih tipis tidak mampu mengatur temperatur seperti halnya orang dewasa, sehingga beberapa bayi seringkali mengalami gangguan kulit.

Penyakit Kulit Pada Anak & Bayi

  • Kurap (kadas)

Kurap (tinea) disebabkan oleh jamur yang hidup di jaringan kulit, rambut dan kuku yang mati. Gejala kurap timbul sebagai plak bersisik atau bintil-bintil merah. Plak ini lalu berubah menjadi lesi merah yang berbentuk melingkar dan terasa gatal, dan kemudian menyebar, hingga melepuh atau mengelupas.

Kondisi ini menular melalui kontak kulit-ke-kulit pada manusia atau hewan. Balita juga dapat terpapar barang-barang pribadi seperti bak mandi atau perlengkapan olahraga. Dokter dapat mengobati penyakit ini dengan krim antijamur.

  • Penyakit kelima

Penyakit kelima bersifat menular dan biasanya ringan dalam 2 minggu. Awalnya, penyakit kelima menimbulkan gejala menyerupai flu. Wajah menjadi merah terang dan kemudian tubuh dipenuhi dengan ruam adalah gejala yang terlihat pada anak-anak. Infeksi pernapasan (batuk dan bersin) dan kebanyakan faktor penularan terlihat pada minggu sebelum kemunculan penyakit ini.

Pengobatan dilakukan dengan istirahat yang cukup, memastikan anak mendapatkan cukup air dan elektrolit, dan meredakan rasa sakit (jangan gunakan aspirin untuk anak-anak). Jika anak Anda terkena penyakit kelima pada saat kehamilan, maka Anda perlu periksa ke dokter dengan segera.

  • Cacar air

Cacar air sangat menular dan menyebar dengan mudah, dan meninggalkan bintik-bintik atau lepuhan yang merah dan gatal pada tubuh. Bintik merah ini berkembang melalui tahapan: bintik lepuhan terbentuk, pecah, kering, dan kemudian berkerak.

Cacar air bisa menjadi sangat serius. Penyakit ini sebelumnya sangatlah umum tetapi telah jauh berkurang semenjak adanya vaksin cacar air. Semua anak diberikan satu dosis vaksin cacar air. Oleh karena itu, anak-anak yang berusia lebih tua dan orang dewasa tidak pernah terkena sakit ini.

  • Impetigo

Impetigo disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejalanya termasuk bisul atau lepuhan merah yang dapat pecah mengeluarkan nanah, dan berkerak coklat kekuningan. Bisul dapat muncul di seluruh tubuh tetapi kebanyakan muncul di sekitar mulut dan hidung. Impetigo dapat menular melalui kontak dekat atau penggunaan barang-barang pribadi, seperti handuk atau mainan. Guratan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit ini diobati dengan salep antibiotik atau antibiotik oral.

  • Kutil

Kutil disebabkan oleh virus, bisa menular dan disebarkan melalui kontak dengan barang pribadi yang digunakan oleh pengidap. Virus biasanya terdapat di jari-jari dan tangan. Tapi kutil biasanya tidak berbahaya. Untuk mencegah kutil menular, ajarkan anak Anda untuk tidak menggigit kuku atau jarinya.

  • Biang keringat

Gejala biang keringat termasuk kemunculan bintil-bintil kecil berwarna merah atau merah muda di kulit kepala, leher, dan bahu anak. Penyebab penyakit ini adalah penyumbatan saluran keringat. Penyakit ini biasanya muncul saat anak-anak berpakaian yang memerangkap panas. Namun, ini juga dapat terjadi pada setiap anak dalam cuaca panas. Cara berpakaian anak yang tepat dapat dilihat ketika Anda menyentuk telapak kakinya. Jika telapak kaki mereka terasa sejuk saat disentuh, cara berpakaian mereka sudah tepat.

  • Eksim

Anak-anak yang menderita eksim mungkin menderita alergi dan asma. Penyebab pastinya tidaklah jelas, tetapi anak-anak penderita eksim seringkali memiliki sistem kekebalan tubuh yang sensitif. Ruam yang muncul memburuk dengan kulit yang kering dan gatal. Eksim adalah bentuk kulit gatal yang paling umum. Eksim adalah penyakit kulit pada anak yang dapat berkembang dengan cepat pada beberapa anak atau akan bersifat lebih ringan saat mereka masih berusia dini.

Baca Juga : Penyebab Pantat Sering Gatal Tak Karuan Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Sedang Puasa

Nah itu dia sederet Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak. Jangan panik jika mendapatkan salah satu dari jenis penyakit kulit di atas. Jika mengalami kebingungan atau ragu-ragu dalam menghadapinya, segera konsultasikan kepada dokter anak. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Anak-Anak |

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Sedang Puasa

Umat muslim diwajibkan untuk membatasi makanan, minuman dan kebiasaan merokok saat sedang berpuasa. Di luar sisi agama, ada beberapa pertanyaan yang timnul tentang puasa, terutama mengenai apakah puasa bermanfaat bagi kesehatan dari segi medis. Untuk menjawabnya, kita harus mengenal hal-hal apa saja Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Sedang Puasa. Simak selengkapnya berikut ini.

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Sedang Puasa

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Sedang Puasa | Berpuasa memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan. Meskipun tidak ada asupan makanan dalam beberapa waktu, tubuh tetap melakukan metabolisme sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Tubuh memiliki caranya sendiri dalam menyesuaikan diri saat anda berpuasa. Meski ketahanan tubuh setiap orang berbeda-beda, tetapi semua manusia tidak akan bermasalah bila hanya menahan lapar dan haus selama setengah hari saat berpuasa.

Setelah anda makan sahur makan metabolisme tubuh akan mengahsilkan glukosa yang berfungsi sebagai sumber energi dan kemudian disalurkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Glukosa dapat mencukupi kebutuhan tubuh anda selama enam jam. Saat glukosa habis, maka anda akan merasa lapar. Namun sebenrnya kebutuhan akan glukosa masih dapat terpenuhi karena masih ada cadangan gula di dalam hati yang dapat diproduksi menjadi glukosa dan cukup untuk kebutuhan tubuh selama 12 jam.

Sumber energi juga bisa diambil dari lemak yang ada di dalam tubuh. Sehingga berpuasa dapat mengurangi lemak dalam tubuh Anda. Namun, kebutuhan energi yang berasal dari glukosa cadangan hanya akan dapat digunakan tubuh untuk kerja organ dan sel-sel tubuh.

Sementara pencernaan tubuh juga akan menjadi lebih baik karena bekerja lebih teratur dan ada waktu untuk beristirahat. Selain itu, tubuh juga dapat lebih cepat mengeluarkan racun karena semakin sedikit makanan yang masuk ke dalam tubuh maka akan semakin sedikit juga racun yang masuk sehingga lebih mudah untuk mengeluarkannya. Hal tersebut tentu saja dapat mengurangi tumpukan racun di dalam tubuh yang dapat membahayakan kesehatan Anda.

Sel abnormal yang dapat berkembang menjadi kanker juga tidak akan mendapat nutrisi sehingga risiko Anda untuk terserang kanker menjadi semakin kecil. Pada saat berpuasa, produksi hormon kortisol yang menyebabkan stres juga akan menurun sehingga Anda akan merasa lebih tenang dan sel-sel tubuh juga dapat bekerja dengan lebih baik. 

Berdasarkan berbagai penelitian, manusia akan bertahan tanpa makanan selama kurang lebih tiga minggu. Hanya saja daya tahan tubuhnya akan menurun karena tidak adanya asupan vitamin dan mineral. Namun hal tersebut tidak akan terjadi saat Anda berpuasa Ramadhan yang hanya 13 jam saja.

Baca Juga :

  1. Olahraga Terbaik Untuk Menjaga Kesehatan Tulang
  2. Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Dalam Keadaan Mentah

| Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Sedang Puasa |

Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Dalam Keadaan Mentah

Pola mengonsumsi makanan sehat saat ini semakin banyak digandrungi masyarakat di seluruh dunia. Salah satu yang kian populer adalah pola makn makanan mentah atau yang sering disebut raw food diet. Diet tersebut hanya meliputi konsumsi sayur, buah dan kacang-kacangan dalam kondisi mentah tanpa melalui proses pemanasan sama sekali. Meski begitu, ada beberapa Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Dalam Keadaan Mentah

Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Dalam Keadaan Mentah

Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Dalam Keadaan Mentah | Terdapat banyak cara untuk mengonsumsi sayuran. Ada yang perlu dimasak, namun ada juga yang bisa langsung dimakan dalam kondisi mentah. Maslaahnya, baikkah mengkonsumsi sayuran dalam keadaan mentah??

Mengonsumsi sayuran dalam keadaan mentah memang tidak akan merusak kandungan nutrisi didalamnya. Tetapi, menyantap sayuran mentah tidak selamanya baik untuk tubuh. Mengonsumsi sayuran mentah membuat seseorang lebih berisiko terserang penyakit.

Helen Bond seorang ahli gizi asal Inggris, sebagaimana dilansir laman Dailymail.co.uk, menyarankan setiap orang memasak sayuran terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Memasak sayuran setidaknya dapat memberikan rasa aman.

Dengan memasak sayuran, bakteri yang terkandung di dalamnya dapat terbunuh. Memasak sayuran juga melembutkan tekstur masakan yang akan dikonsumsi, sehingga makanan menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh.

Sayuran Yang Pantang Dimakan Mentah

  • Akar dan umbi

Sayur-sayuran yang berasal dari akar atau umbi-umbian seperti kentang dan lobak mengandung serat yang sangat tinggi. Begitu pula dengan vitamin. Sayuran akar yang memiliki kulit berwarna gelap memiliki lebih banyak manfaat kesehatan. Tentu saja jenis sayuran ini tidak dapat dikonsumsi mentah. Anda harus merebusnya tanpa dikupas kulitnya. Ini adalah cara terbaik untuk memertahankan manfaat kesehatannya.

  • Asparagus

Saat Anda mengukus asparagus, seluruh nutrisi di dalamnya akan terjaga sehingga sangat bermanfaat jika dikonsumsi. Asparagus juga ampuh dalam melindungi jantung serta sistem saraf. Meski begitu, hati-hati saat mengukusnya karena suhu yang tinggi mampu merusak sebagian nutrisi di dalamnya.

  • Brokoli

Salah satu jenis sayuran yang umum dikonsumsi ini memiliki tekstur yang sedikit keras sehingga lebih baik untuk disantap dalam keadaan matang. Selain itu, studi yang belum lama ini dilakukan juga telah menunjukkan bahwa brokoli akan memberikan manfaat kesehatan yang jauh lebih besar jika disantap setelah dikukus daripada dalam kondisi mentah. Kandungan nutrisi di dalamnya sangat baik bagi sel-sel tubuh dan bahkan disebut-sebut mampu melawan kanker. Tak hanya itu, brokoli juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik.

  • Bayam

Selain zat besi, folat dalam bayam penting untuk pertumbuhan sel dan kesehatan reproduksi. Sebuah studi tahun 2002 menemukan bahwa memasak bayam akan menjaga tingkat folat secara konstan.

Walau vitamin akan berkurang saat bayam mulai menjadi layu akibat pemanasan, sebenarnya tubuh mendapatkan folat yang lebih banyak setelah bayam dimasak.

  • Wortel

Hampir semua orang tahu bahwa wortel sangat baik untuk kesehatan mata. Itu berkat senyawa yang disebut beta-karoten, yang memberikan wortel warna oranye cerah.

Beta-karoten akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, yang penting untuk membangun visi yang baik, kekebalan tubuh, dan kulit yang sehat.

Pada tahun 2002, peneliti menemukan bahwa memasak wortel dapat meningkatkan jumlah beta-karoten yang mudah diserap oleh tubuh.

  • Tomat

Saus tomat atau pasta tomat yang terbuat dari tomat segar yang dimasak, nyatanya lebih sehat ketimbang tomat yang dikonsumsi mentah.

Saat Anda mengonsumsi tomat segar, maka Anda hanya mendapatkan sekitar 4% dari likopen antioksidan, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Ilmu Pangan dan Gizi Internasional.

Pasalnya, tomat mentah memiliki dinding sel tebal yang membuat tubuh kesulitan untuk menyerap likopen.

“Setelah mereka dimasak, likopen menjadi lebih mudah untuk diserap,” kata Wendy Bazilian, RD, penulis Eat Clean, Stay Lean.

Baca Juga : buah dan sayuran yang mengandung asam folat tinggi Ganja Efektif Bantu Kurangi Kejang Pada Penderita Epilepsi

| Sayuran Yang Tidak Boleh Dimakan Dalam Keadaan Mentah |

1 2 3 8