Ternyata Sariawan Bukan Karena Kekurangan Vitamin C

Tahukah anda, Ternyata Sariawan Bukan Karena Kekurangan Vitamin C, tapi penyebab sesungguhnya sangat beragam. Untuk mengetahuinya, simak informasi lengkapnya dibawah ini.

Ternyata Sariawan Bukan Karena Kekurangan Vitamin C

Ternyata Sariawan Bukan Karena Kekurangan Vitamin C | Sariawan adalah salah satu penyakit mulut yang paling umum diderita oleh manusia. Berbagai keluhan pun dikeluarkan akibat sariawan yang dideritanya yang tidak sedikit diantaranya menganggap sariawan sangat menganggu aktivitas sehari-hari.

Dari sisi medis, sariawan disebut dengan stomatitis aphtosa recurrent (SAR). Sariawan terjadi karena adanya peradangan yang terjadi di mukosa mulut, seperti pipi, bibir, lidah, bawah lidah, dan cekungan antara pipi atau bibir dengan gusi.

Menurut drg Harum Sasanti, SpPM, dokter spesialis penyakit mulut dari Departemen Gigi dan Mulut FKGUI dan RSCM, sariawan merupakan salah satu penyakit umum yang disebabkan oleh banyak hal.

Banyak hal yang menyebabkan sariawan, seperti faktor genetik dan faktor predisposisi,” tutur drg Harum saat ditemui di acara workshop ‘Jangan Anggap Remeh Sariawan’ yang diselenggarakan di The Cone Indonesia, fX Lifestyle Centre, Jl. Jend Sudirman, Jakarta.

Faktor predisposisi yang dimaksud drg Harum adalah faktor seperti kelelahan, gangguan imunitas, hormonal, anemia, alergi, defisiensi nutrisi/vitamin, stres dan trauma, hingga gangguan percernaan. Manusia memang disebut sering mengalami masalah yang disebabkan faktor predisposisi ini sehingga sangat berisiko mengalami sariawan.

Pola makan dan gaya hidup yang sembarangan juga kerap kali menyebabkan sariawan. Selama ini sariawan lebih dikenal banyak orang sebagai penyakit yang disebabkan karena kurangnya vitamin C. Padahal menurut dr Harum, penyebab utama sariawan sebenarnya bukan mengenai vitamin C saja.

Karena banyaknya faktor, tidak bisa dinilai sariawan terjadi hanya karena kurang vitamin C. Karena kekurangan vitamin B juga bisa menyebabkan sariawan, seperti masalah anemia yang disebabkan karena kelelahan atau pun faktor hormonal ketika wanita mendapat haid misalnya,” terang drg Harum.

Oleh karena itu, drg Harum menambahkan bahwa langkah pencegahan sariawan tidak hanya dilihat sebatas pemberian vitamin, melainkan dilihat lebih jauh apa sebenarnya penyebab utamanya, seperti faktor predisposisi yang memang umum terjadi pada manusia.

Adapun Beberapa Penyakit Yang Bisa Menyebabkan Sariawan :

  • HIV/AIDS

Human immunodeficiency virus (HIV) – virus yang menyebabkan AIDS – dapat menghancurkan sel-sel sistem kekebalan tubuh, membuat orang lebih rentan terhadap infeksi.

  • Kanker

Jika Anda memiliki kanker, sistem kekebalan tubuh Anda mungkin akan melemah karena penyakit itu. Bila Anda sedang menjalani perawatan seperti kemoterapi dan radiasi, tubuh Anda juga akan lebih rentan terkena infeksi candida seperti sariawan.

  • Diabetes mellitus

Jika Anda memiliki diabetes yang tidak diobati atau penyakit lain yang tidak terkontrol dengan baik, air liur Anda mungkin akan mengandung banyak gula, yang kemudian mendorong pertumbuhan candida.

  • Infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina disebabkan oleh jamur yang sama yang menyebabkan sariawan. Meskipun infeksi jamur ini tidak berbahaya, jika Anda sedang hamil, Anda dapat mentransfer jamur itu ke bayi Anda selama persalinan. Akibatnya, bayi Anda akan mengembangkan sariawan.

Itulah dia penyebab munculnya sariawan, dan Ternyata Sariawan Bukan Karena Kekurangan Vitamin C saja. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan baru anda. Kunjungi terus situs agen qnc jelly gamat ini untuk mengetahui informasi penting dan menarik lainnya.

Baca Juga : Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

| Ternyata Sariawan Bukan Karena Kekurangan Vitamin C

Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Sudah banyak diketahui jika bekerja lembur dengan jangka waktu yang melebihi seharusnya bisa berakibat bagi karyawan. Yang terbaru, sebuah studi mengungkapkan bahwa Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung | Banyak anggapan yang mengatakan bahwa kerja lembur atau overtime seringkali memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Nampaknya hal tesebut benar adanya, kerja berlebihan bisa merusak kesehatan Anda dalam jangka panjang.

Seperti yang dikutip dari Health, orang yang bekerja rata-rata 11 jam atau lebih dalam sehari memeiliki risiko 67 persen lebih tinggi menderita serangan jantung atau bahkan kematian dibandingkan orang yang bekerja standar, tujuh hingga delapan jam sehari. Menurut sebuah studi terbaru dari Annals of Internal Medicine, mereka yang bekerja antara 10 hingga 11 jam memiliki risiko 45 pesen lebih tinggi.

Jadwal kerja mungkin seringkali diabaikan dan kurang dimanfaatkan sebagai tanda atau peringatan dini untuk penyakit jantung,” ujar Mika Kivimaki, seorang profesor epidemiologi dan kesehatan masyarakat di University College London.

Lamanya waktu bekerja mungkin tidak secara langsung memberikan dampak negatif pada kesehatan. Menurut para ahli, serangan jantung bisa saja terjadi karena gaya hidup yang salah. Orang yang lembur biasanya cenderung untuk memakan makanan yang tak sehat, tidak aktif akibat duduk terlalu lama untuk mengerjakan pekerjaannya, kurang tidur dan lebih sering stres.

Seseorang yang bekerja terlalu keras mungkin akan lebih sering memakan makanan cepat saji, camilan yang tidak sehat dan juga tidak aktif. Beberapa hal tersebut bukanlah faktor yang membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan serangan jantung, “jelas Stephen Kopecky, MD, seorang ahli jantung dan profesor kedokteran di Mayo Clinic.

Namun meningkatnya risiko penyakit jantung pada pekerja lembur juga dipengaruhi jenis pekerjaan mereka. Menurut Kopecky, petani dan pekerja outdoor lainnya bekerja antara 12 jam hingga 14 jam lebih lama, namun mereka cenderung memiliki hidup yang lebih lama atau panjang umur.

Demikian informasi mengenai Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, meskipun singkat tapi semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan baru anda.

Baca Juga : Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak

| Kerja Berlebihan Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung |

Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak

Cokelat tak hanya membawa dampak buruk seperti kegemukan. Sebuah studi terbaru telah mengungkapkan bahwa Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak

Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak

Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak | Meningkatkan kinerja otak tidak hanya dapat dilakukan dengan cara konvensional seperti membaca. Cara sederhana seperti nyemil cokelat dapat meningkatkan kinerja memori hingga penurunan kepikunan. Hal itu telah dibuktikan oleh sejumlah peneliti Italia dan diterbitkan.

Dalam jurnal Frontiers in Nutrition, Valentina Socci bersama rekannya mengungkapkan bahwa mengonsumsi cokelat secara reguler berhubungan dengan peningkatan kinerja memori dan proses informasi visual.

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya cokelat dan senyawa kimia di dalamnya disebut dapat membantu kinerja otak. Dalam beberapa tahun sebelumnya, cokelat juga sempat disebut memiliki efek terapeutik. Namun, sejumlah besar klaim tentang manfaat cokelat hanya dilakukan dengan sedikit percobaan yang terkontrol.

Untuk itu, Socci bersama rekannya menguji efek konsumsi senyawa flavonoid yang terkandung dalam cokelat terhadap aktivitas otak dalam jangka panjang.

Para responden diwajibkan untuk mengkonsumsi cokelat dalam jumlah rendah, menengah, atau besar dalam bentuk minuman cokelat ataucokelat batangan. Lamanya konsumsi juga berlangsung dalam jangka waktu antara lima hari hingga tiga bulan.

Setelah mengkonsumsi flavonoid dalam cokelat, Socci melihat terjadinya peningkatan kinerja memori kerja dan pemrosesan informasi visual yang lebih baik.

Bagi lansia, konsumsi flavonoid dalam jangka panjang juga meningkatkan perhatian, pengolahan mental, memori kerja, dan kelancaran verbal, terutama pada mereka yang mulai pikun.

Hasil ini menunjukkan potensi flavonoid cokelat untuk melindungi kognisi pada populasi rentan dari waktu ke waktu dengan meningkatkan kinerja kognitif,” tulis para peneliti dari University of L’Aquila di Italia ini.

Sedangkan bila Anda sehat, flavonoid dapat meningkatkan fungsi kognitif normal dan berperan melindungi kinerja kognitif.

Namun, konsumsi flavonoid paling bermanfaat bagi wanita yang menderita insomnia atau kurang tidur. Zat ini akan membantu menangkal gangguan kognitif yang terjadi setelahnya.

Jika Anda melihat mekanisme yang mendasarinya, flavanoid cokelatmemiliki efek menguntungkan untuk kesehatan kardiovaskular dan dapat meningkatkan volume darah pada otak besar. Struktur ini sangat dipengaruhi oleh penuaan dan oleh karena itu, merupakan sumber potensial penurunan memori terkait usia pada manusia,” tulis mereka.

Meski demikian, jangan lupakan efek samping bila sembarangan mengonsumsi cokelat, misalnya jumlah kalori setelah cokelat diubah menjadi cokelat susu, kadar gula, dan efek kafein.

Ada potensi efek samping dari makan cokelat. Umumnya terkait dengan nilai kalori cokelat, beberapa senyawa kimia dari tanamancokelat seperti kafein dan theobromine, dan berbagai aditif yang kita tambahkan ke cokelat seperti gula atau susu,” tambah para peneliti.

Demikian informasi menurut penelitian yang mengungkapkan bahwa Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

Baca Juga : Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung | Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil

| Ternyata Coklat Ampuh Untuk Meningkatkan Kinerja Otak |

Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil

Demam saat hamil mungkin termasuk masalah ringan, bahkan bisa hilang dengan sendirinya. Tapi, tetap saja penanganannya harus diperhatikan saat anda hamil. Nah, simak Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil dibawah ini.

Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil

Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil | Demam bisa saja terjadi di awal kehamilan anda. Dikatan demam jika suhu tubuh anda sudah mencapai 38 derajat celcius atau lebih. Anda mungkin akan merasa tidak nyaman saat demam, suhu tubuh tinggi, berkeringat, kadang menggigil, sakit kepala, nyeri otot kelelahan dan bahkan dehidrasi.

Bagaimana dampak demam pada bayi dalam kandungan? Sebuah teori ada yang mengatakan bahwa demam yang sangat tinggi dapat menyebabkan cacar lahir, terutama demam yang terjadi pada awal kehamilan (lima sampai enam minggu setelah pembuahan). Namun, teori ini tidak benar-benar dapat terbukti. Banyak ibu hamil yang demam tapi bayi mereka baik-baik saja. Demam saat hamil mungkin bukan merupakan masalah serius tapi tetap saja butuh perhatian khusus.

Penyebab Demam

Seringnya, demam merupakan tanda awal bahwa Anda sedang mengalami penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu, jika demam Anda tak kunjung turun atau bertambah buruk, sebaiknya periksakan diri Anda segera ke dokter.

Demam merupakan salah satu cara tubuh dalam melindungi bayi Anda dari bahaya, seperti infeksi virus maupun infeksi bakteri. Beberapa hal yang dapat menyebabkan demam pada ibu hamil adalah:

  1. Influenza
  2. Pneumonia
  3. Tonsilitis (amandel)
  4. Infeksi saluran kencing
  5. Infeksi ginjal (pielonefritis)
  6. Hipertiroidisme
Pengobatan Demam

Saat demam, biasanya banyak orang yang langsung mengambil obat paracetamol, begitu juga dengan ibu hamil. Pemakaian obat paracetamol saat hamil sebenarnya aman bagi Anda dan janin, dengan catatan Anda memakainya sesuai dosis (total dosis dalam sehari tidak lebih dari dosis maksimal) dan tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama. Sebaliknya, pemakaian obat aspirin saat hamil untuk meredakan demam tidak dianjurkan. Aspirin dapat menembus plasenta sehingga dapat membahayakan janin.

Jika Anda tidak ingin meredakan demam dengan obat, Anda bisa coba melakukan beberapa hal berikut ini.

  1. Berbaring dan kompres kening Anda dengan air dingin.
  2. Mandi air hangat, jangan air dingin. Air dingin justru dapat membuat Anda menggigil, sehingga demam Anda bisa meningkat.
  3. Minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Air juga dapat membantu mendinginkan tubuh Anda.
  4. Pastikan sirkulasi udara di rumah Anda berjalan lancar agar Anda tidak kepanasan.
  5. Hindari berpakaian yang terlalu tebal. Jika Anda kedinginan, sebaiknya selimuti tubuh Anda sampai Anda cukup hangat.

Mengobati Demam Dengan QnC Jelly Gamat

Cara Mengobati Demam Pada Ibu HamilUntuk mengobati demam pada ibu hamil selain dengan cara-cara yang telah kami sebutkan diatas, anda juga bisa mengkonsumsi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat herbal multikhasiat yang efektif mengobati berbagai jenis penyakit baik ringan ataupun berat, termasuk ampuh mengobati demam. Obat herbal demam ini aman dikonsumsi oleh semua kalangan dari mulai balita, dewasa, lansia hingga ibu hamil dan menyusui dapat mengkonsumsi qnc jelly gamat.

QnC Jelly Gamat terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia sedikit pun. Bahan utama pembuatan qnc jelly gamat ini adalah Teripang Emas yang dipadukan dengan bahan alami lainnya yaitu ; sweetener stevia, air RO, pengemulsi nabati, essen natural serta ekstrak buah dan sayur. Dimana semua bahan tersebut diolah secara apik oleh pakar kesehatan menggunakan teknologi modern, sehingga menghasilkan produk yang berkualitas serta keutuhan kandungannya tetap terjaga sampai ke tangan konsumen.

Sebelum dipasarkan, QnC Jelly Gamat telah melalui serangkaian uji tes baik secara klinis maupun lab. Bukan hanya itu, produk herbal ini pun secara resmi telah terdaftar di BPOM dengan No. POM : POM TR 173301471, serta telah mendapatkan sertifikat HALAL dari MUI. Sehingga anda tidak perlu ragu untuk mengkonsumsi qnc jelly gamat untuk menyembuhkan demam dan penyakit lainnya. Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi nomor kontak kami yang ada disebelah kanan halaman ini.

Demikian informasi yang dapat kami bagikan mengenai Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil. Semoga informasi yang kami sapaikan dapat bermanfaat dan membantu dan semoga obat yang kami rekomendasikan bisa menjadi jalan alternatif kesembuhan penyakit yang anda derita.

Baca Juga : Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

| Cara Mengobati Demam Pada Ibu Hamil

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Bukan cuma muka atau punggung saja yang bisa jerawatan karena area kemaluan terutama perempuan juga paling sering dihinggapi jerawat. Lalu apa Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan ?

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan | Jerawat tidak hanya bisa menyerang kulit wajah tapi bagian tubuh lainnya. Selain wajah, bagian tubuh lain yang rentan ditumbuhi jerawat biasanya di punggung. Namun jerawat ternyata juga bisa muncul di organ intim.

Seperti hal nya bagian tubuh lain yang ditutupi kulit, area vagina pun bisa ditumbuhi jerawat. Tumbuhnya jerawat pada vagina biasa disebut dengan vulva acne, dan penyebabnya bisa bermacam-macam. Biasanya jerawat muncul di Miss V dengan sendirinya, atau karena area intim yang terlalu lembap.

Penyebab Jerawat Di Area Kewanitaan

  • Keringat

Boleh dibilang, inilah penyebab utama (dan paling umum) dari jerawat di vagina. Keringat di area selangkangan akan mengumpulkan bakteri yang bisa menyebabkan peradangan dari pori-pori keringat, dan karenanya menyebabkan tumbuhnya jerawat di area tersebut. Jika penyebabnya keringat, tak ada cara lain untuk mengatasinya kecuali mengenakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat seperti katun. Hindari celana dalam dari bahan sutera atau nilon.

  • Celana dalam yang ketat

Jika celana dalam terlalu ketat, maka tidak akan ada sirkulasi udara. Keringat pun menjadi sumber bakteri. Selain itu, celana dalam yang ketat juga bisa menimbulkan gesekan dengan kulit di area vagina sehingga terjadi lecet. Jika terpapar bakteri, bagian yang kemerahan ini akan mengalami infeksi dan akhirnya menimbulkan jerawat. Untuk menghindari gesekan pada area vagina, kenakan celana dalam yang pas di tubuh Anda.

  • Tidak rajin mengganti pembalut

Jangan hanya mengganti pembalut ketika cairan darah sudah penuh. Gantilah tiap 4 jam untuk menghindari kelembaban pada kulit. Jika kulit yang lembab teriritasi, terjadi luka terbuka, lalu terpapar bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Bakteri ini bisa saja hingga pada kulit bagian tubuh yang lain, dan tanpa sadar menyentuh area vagina.

  • Rambut yang tumbuh ke dalam

Ingrown hair atau bulu pubis yang tumbuh ke dalam umumnya disebabkan oleh kebiasaan mencukur area tersebut, atau tanpa sengaja gerakan Anda membuat rambut tercabut. Ketika mencukur, bisa saja alat pencukur menggores pori-pori bulu pubis. Kemudian, selama proses pemulihan pori-pori tersebut menutup dan membawa serta folikel rambut. Hal inilah yang menyebabkan bengkak yang mirip jerawat.

  • Siklus hormonal

Hormon progesteron punya efek yang sama pada kelenjar apokrin, seperti juga kelenjar minyak pada wajah atau punggung. Tingkat progesteron yang tinggi akan memancarkan ketidakseimbangan hormon pada tubuh perempuan, yang kemudian menyebabkan akumulasi lemak pada pori-pori. Nah, pori-pori ini lalu menjadi meradang, menyebabkan tumbuhnya jerawat di area vagina. Itu sebabnya banyak perempuan mengalami jerawat vagina menjelang menstruasi. Anda bisa membasuhnya dengan pembersih jerawat biasa jika jerawat ini hanya tumbuh di sekitar vagina.

  • Mengonsumsi makanan tertentu

Coba ingat-ingat, apakah sebelum jerawat tumbuh Anda baru saja mengonsumsi makanan seperti margarin, mayones, atau telur dalam jumlah banyak? Jenis makanan ini mengandung lemak yang tinggi, sehingga mungkin akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Periksa kembali apa saja yang Anda makan selama seminggu terakhir, untuk mengetahui apakah jerawat tersebut memang disebabkan oleh makanan.

  • Reaksi alergi

Jika jerawat tumbuh di vagina setelah Anda mengonsumsi beberapa jenis makanan yang biasanya tidak Anda makan, mungkin saja jerawat ini merupakan reaksi alergi dari makanan tersebut. Kebanyakan reaksi alergi terlihat dari kulit yang memerah atau meradang, yang mirip dengan jerawat atau bisul.

Itulah Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan. Untuk mencegah munculnya jerawat di area kewanitaan maka gunakan pakai dalam yang membuat kulit bernafas seperti kain katun. Kemudian bersihkan area kewanitaan ketika dirasa sudah tidak terlalu nyaman. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung | Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

| Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Sebuah studi mengenai ibu menyusui menemukan hal menarik. Baru-baru ini, peneliti di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung | Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan kaitan antara pemberian ASI dan lebih rendahnya risiko sakit jantung pada wanita berusia lanjut.

Penelitian oleh para peneliti China menemukan wanita yang menyusui kemungkinan memiliki risiko sakit jantung atau stroke rata-rata 10 persen lebih rendah saat usia mereka beranjak tua.

Para peneliti di Chinese Academy of Medical Sciences, Peking University dan the University of Oxford menganalisa data dari 289.573 wanita dengan usia rata-rata 51 tahun.

Hasil temuan mereka menunjukkan mereka yang memberikan ASI memiliki risiko sakit jantung 9 persen lebih rendah dan risiko terkena stroke 8 persen lebih rendah, dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah memberikan ASI. Manfaatnya bahkan lebih besar untuk wanita yang menyusui bayinya selama dua tahun atau lebih. Risiko mereka terkena penyakit jantung 18 persen lebih rendah dan risiko terkena stroke 17 persen lebih rendah.

Setiap satu bulan tambahan pemberian ASI terkait dengan menurunnya risiko terkena penyakit jantung dan stroke masing-masing 4 persen dan 3 persen lebih rendah ujar para peneliti tersebut.

Temuan dari studi ini, pertama kali yang mengamati manfaat kesehatan jangka panjang dari pemberian ASI untuk kaum wanita, dipublikasikan di the Journal of the American Heart Association.

KEMUNGKINAN PERAN HORMON

Menurut ahli jantung Nieca Goldberg, yang tidak terlibat dalam studi ini, manfaat yang diperoleh kemungkinan berhubungan dengan dilepaskannya oxytocin selama pemberian ASI.

Oxytocin adalah hormon yang membantu fleksibilitas pembuluh darah kita,” ujarnya. “Dan pembuluh darah yang fleksibel lebih resisten terhadap penumpukan plak atau kolestrol di dinding urat nadi.”

Pemberian ASI memberikan sejumlah manfaat, seperti memberikan perlindungan kekebalan sang ibu kepada bayinya dan melindungi bayi yang baru lahir dari infeksi yang membahayakan jiwa di negara-negara dengan kualitas air yang buruk.

Ada manfaat jangka pendek buat sang ibu juga. Banyak studi yang menunjukkan bahwa pemberian ASI tampaknya menyetel ulang metabolisme wanita setelah kehamilan, ia kehilangan berat badan bayi lebih cepat, sementara menurunkan tingkat kolestrol, tekanan darah, dan kadar glukosa.

Goldberg, direktur medis di the Joan H. Tisch Center for Women’s Health di New York, mengatakan dimungkinkan bagi para wanita dalam studi ini yang memberikan ASI nya, dan mendapatkan manfaat dari kesehatan jantung, juga menjalani gaya hidup yang lebih sehat dibandingkan wanita yang tidak memberikan ASI nya.

STRATEGI LAINNYA

Untuk para wanita yang memilih untuk tidak memberikan ASI nya, ada cara-cara lain yang mereka dapat lakukan untuk mencegah terkena penyakit jantung,” ujar Goldberg.

 

 

Dan tentunya itu adalah dengan berolahraga, sesuatu yang sesederhana seperti berjalan kaki dan asupan makanan yang sehat, kaya buah-buahan, sayur-sayuran, gandum utuh, dan protein rendah lemak.”

Goldberg mewanti-wanti studi yang dilakukan China sifatnya hanya pengamatan, dengan mengandalkan informasi yang diberikan oleh para ibu bertahun-tahun setelah mereka melahirkan, jadi temuan-temuan tersebut tidak membuktikan hubungan sebab akibat. Ia mengatakan apa yang dibutuhkan adalah perbandingan antara iby yang memberikan ASI dan kelompok kontrol dari mereka yang tidak memberkan ASI nya, untuk melihat apakah ada manfaat untuk kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Demikian penjelasan menurut penelitian yang mengungkapkan bahwa Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung. Semoga informasi diatas bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

| Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil

Wanita hamil akan sangat terkena bermacam keluhan saat masa kehamilan, salah satunya yaitu batuk. Untuk meminimalisir rasa kekhawatiran tersebut, sebaiknya simak Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil dibawah ini.

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil | Ibu hamil tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat karena apa pun yang dimakan dan diminum akan berdampak kepada pertumbuhan janin. Begitu pula ketika sakit, ada kekhawatiran bahwa penyakit ibu hamil akan menulari janin bila tidak diobati. Sehingga, sakit ringan sekalipun seperti batuk dapat membuat ibu hamil panik dan bingung bagaimana cara menanganinya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meredakan batuk yang menyerang ibu hamil :

  • Banyak Minum Air Putih
    Saat batuk dan flu menyerang diperlukan cairan untuk menggantikan cairan dalam tubuh dengan meminum air. Hindari meminum air dingin, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu hamil.
  • Membuang Lendir Saat Flu
    Wanita hamil saat batuk dan flu sebaiknya membuang atau meludahkan lendir, apabila tidak membuangnya akan menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Lendir saat flu mengandung bakteri atau kotoran, sehingga sebaiknya anda membuangnya.
  • Masala Teh
    Masala teh berasal dari India yang berisi rempah-rempah seperti daun herbal, cengkeh dan lainnya. Masala the merupakan obat batuk tradisional untuk ibu hamil yang dapat dipilih karena dapat mengobati rasa dingin pada wanita hamil.
  • Berkumur Menggunakan Air Hangat
    Salah satu obat alami yang dapat dicoba untuk mengatasi batuk pada ibu hamil yakni dengan berkumur air hangat yang dicampur dengan garam. Tips ini dapat meringankan batuk dan radang tenggorokan.
  • Menghirup Air Hangat
    Langkah lain mengobati batuk dan pilek untuk ibu hamil dengan steam. Sediakan tempat yang digunakan untuk menampung air panas, kemudian uap air panas dihirup. Tambahkan sedikit tetesan minyak kayu putih atau mentol untuk hidung yang tersumbat.
  • Minum Campuran Jeruk Nipis Dan Madu
    Obat batuk alami untuk ibu hamil adalah dengan meminum campuran jeruk nipis dan madu yang diseduh air hangat. Minuman ini dapat melegakkan tenggorokan.
  • Mengkonsumsi Sup Hangat
    Sup hangat dapat memberikan kehangatan serta mengurangi batuk dan flu. Sup juga dapat membantu menambah cairan tubuh yang dibutuhkan wanita hamil.
  • Istirahat Yang Cukup
    Langkah terakhir yang efektif mengobati batuk pada ibu hamil adalah dengan beristirahat yang cukup. Istirahat dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat serta meningkatkan kekebalan tubuh untuk wanita hamil.

Nah itulah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk pada ibu hamil. Selain melakukan cara diatas, untuk mengobati batuk bisa juga dengan mengonsumsi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat mutikhasiat yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, baik ringan maupun berat, termasuk efektif mengobati batuk.

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil

QnC Jelly Gamat berbahan utama menggunakan teripang emas dan bahan lainnya seperti Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah & Sayur, semua bahan tersebut diolah menggunakan mesin canggih dan ditangani langsung oleh ahlinya sehingga aman untuk dikonsumsi.

Keefektifannya dalam berbagai pengobatan berkaitan dengan kandungan yang ada di dalam teripang emas. Karena berdasarkan penelitian, teripang emas terbukti mengandung Cell Growth Factor yang mampu membunuh virus, bakteri, merontokkan racun yang ada dalam tubuh penyebab segala penyakit atau faktor regenerasi sel yang dapat merangsang regenerasi/pemulihan sel dan jaringan tubuh yang telah rusak bahkan membusuk agar pulih dan sehat kembali. Dan setelah ditelaah, hal ini juga berlaku pada kondisi penderita batuk. Dengan regenerasisel dan jaringan secara alami seperti ini, tentunya tidak akan menimbulkan kerusakan pada organ sel atau jaringan lain.

Bagi anda yang berminat silahkan lakukan pemesanan melaui SMS, BBM, Line atau Whatsapp dengan mengirimkan format sebagai berikut :


Ketik :
VN-QnC # Jumlah pemesanan # nama lengkap # alamat lengkap # nomer yang bisa dihubungi

Contoh :
VN-QnC # 3 Botol # ViviNurFitriani # jl.Perintis Kemerdekaan No.12 Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya # 085234765xxx

Kirim ke :
SMS / Whatsapp : 085294145551
BBM : D820B8BB
Line : @alfian_herbal

Harga QnC Jelly Gamat = Rp. 155.000


Demikian informasi yang dapat berikan mengenai Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil. Semoga informasi diatas bermanfaat dan obat yang kami rekomendasikan dapat menjadi jalan kesembuhan penyakit yang diderita.

Baca Juga : Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

| Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil |

Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

Sakit kepala saat hamil biasa terjadi pada awal trimester kehamilan. Hal tersebut lumrah terjadi akibat rendahnya tekanan darah dalam tubuh. Nah dibawah ini ada beberapa Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil | Sakit kepala saat hamil dapat memburuk pada minggu-minggu pertama kehamilan, namun Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini tidak berpengaruh kepada janin. Sakit kepala bisa membaik atau hilang pada enam bulan terakhir ketika hormon umumnya sudah stabil.

Sebelum membahas cara mengatasinya, mari kita bahas pemicu sakit kepala pada sebagian ibu hamil, terutama selain masalah hormon.

Sebenarnya para ahli belum tahu pasti kenapa sebagian ibu hamil bisa mengalami sakit kepala. Meski begitu, meningkatnya produksi dan aliran darah pada masa awal kehamilan diduga bisa menjadi salah satu pemicunya.

Kemungkinan pemicu lainnya adalah konsumsi kafein yang mendadak dihentikan, kurang tidur, stres, depresi, kelaparan, dehidrasi, gangguan sinus, kelelahan, dan alergi. Sakit kepala lebih mungkin terjadi dan terasa lebih buruk bagi mereka yang sebelum hamil rentan mengalaminya.

Cara Atasi Sakit Kepala Saat Hamil

Ada beberapa hal yang mungkin bisa membantu meringankan sakit kepala pada ibu hamil seperti:

  • Istirahat. Anda bisa berbaring di tempat tidur dengan kondisi ruangan gelap dan tidak berisik. Lalu pejamkan mata Anda agar tubuh dan kepala terasa rileks.
  • Pijat. Memijat lembut bagian kepala yang sakit juga bisa Anda lakukan. Atau bisa juga minta tolong pada orang lain untuk memijat pundak dan leher Anda untuk mengatasi ketegangan. Jika Anda memiliki waktu luang, Anda dapat mengunjungi tempat pijat profesional agar bisa mendapatkan pijak relaksasi pada seluruh tubuh.
  • Kompres. Anda bisa mengompres wajah, mata, dan jidat dengan handuk yang telah direndam air panas. Atau bisa juga mengompres bagian belakang leher dengan handuk dingin.

Ibu hamil bisa dan aman untuk mengonsumsi obat parasetamol jika diminum sesuai dosis yang dianjurkan. Namun hindari mengonsumsi obat sakit kepala lainnya tanpa rekomendasi dari dokter.

Anda juga bisa mencegah rasa sakit di kepala dengan melakukan hal-hal berikut:

  1. Banyak mengonsumsi air putih.
  2. Konsumsi makanan dengan porsi sedikit, namun lebih sering.
  3. Hindari dan kelola stres dengan baik.
  4. Rutin melakukan aktivitas fisik, seperti jalan kaki, aerobik, atau olahraga yang bisa merelaksasi tubuh seperti yoga.
  5. Tidur tepat waktu tiap harinya.
  6. Hindari pemicu sakit kepala, seperti makanan yang mengandung MSG dan pemanis buatan, ikan asap, makanan yang difermentasi, bebauan yang menyengat, asap rokok, suara bising, cahaya silau, serta cuaca panas atau dingin berlebihan.

Sakit kepala yang terjadi pada masa awal kehamilan merupakan hal yang normal, namun sebaiknya lebih waspada jika kondisi ini terjadi di akhir kehamilan. Sakit kepala yang terjadi di akhir kehamilan bisa menjadi pertanda bahwa Anda mengalami kondisi kesehatan serius, seperti tekanan darah tinggi atau preeklamsia.

Nah, itulah Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil. Selain menggunakan cara alami seperti diatas, sakit kepala juga bisa diatasi dengan mengkonsumsi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat herbal multikhasiat yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, baik penyakit berat maupun penyakit ringan, dan salah satunya efektif mengatasi sakit kepala. Obat sakit kepala herbal ini aman dikonsumsi oleh semua usia, dari mulai balita, dewasa, lansia, bahkan ibu hamil dan menyusui pun dapat mengkonsumsi qnc jelly gamat ini, karena bahan-bahan yang digunakan terbuat dari 100% herbal tanpa terkontaminasi bahan kimia sediktipun sehingga tidak akan menimbulkan efek samping apapun. Selain itu qnc jelly gamat ini telah resmi terdaftar di BPOM DENGAN NO POM : POM TR 173301471. Selain itu qnc jelly gamat ini telah mendapatkan sertifikat HALAL dari MUI, sehingga anda tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi qnc jelly gamat untuk mengobati sakit kepala. Informasi dan pemesanan, hubungi kontak yang ada disebelah kanan halaman ini.

Baca Juga : Alasan Bayi Suka Menggigit Puting Ibunya Saat Menyusu Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman?

| Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil |

Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman

Normalnya gusi yang sehat akan berwarna merah muda. Namun akibat beberapa hal, gusi anda pun bisa menjadi kehitaman. Lalu apa Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman?

Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman

Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman | Coba cek didepan cermin, apa anda memiliki gusi berwarna hitam ataukah gusi berwarna merah jambu? Patinya, setiap orang mendambakan gusi berwarna jambu yang menandakan kondisi gusi yang sehat. Pasalnya, saat anda tersenyum, bukan hanya barisan rapi gigi yang akan terlihat, namun juga bagian gusi diatasnya. Tentunya rasa percaya diri akan lebih meningkat dengan gusi yang sehat, bukan??

Sejatinya, gusi merupakan jaringan pendukung gigi yang secara normal menutupi sepertiga permukaan gigi dari akan hingga leher gigi. Selain berwarna merah muda, gusi normalnya juga memiliki tekstur yang kenyal. Meskipun demikian, nyatanya ada sebagian orang yang memiliki gusi berwarna hitam. Menurut dokter gigi, pewarnaan pada gusi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut diantaranya :

  • Merokok

Selain merupakan kebiasaan yang sama sekali tidak sehat karena dapat menjadi pemicu infeksi paru-paru, merokok akan memberikan tampilan yang kurang impresif pada senyuman Anda. Gusi yang gelap atau hitam dapat terjadi jika Anda memiliki kebiasaan merokok, apalagi jika merokok dalam frekuensi yang sering dan sudah sangat lama. Bandingkan saja antara gusi mereka yang bukan konsumen tembakau dengan konsumen tembakau karena pasti berbeda; gusi para konsumen tembakau akan kelihatan lebih hitam atau gelap karena adanya zat-zat kimia di dalam rokok/tembakau itu sendiri.

  • Bahan Metal pada Tambalan Gigi

Mungkin Anda sudah pernah menambal gigi dan tahu betul tentang tambal gigi berlubang jenis dan prosedurnya; sebaiknya Anda ketahui bahwa material yang digunakan pada dunia kedokteran gigi, terutama yang bahan dasarnya dari heavy metal pada bagian rongga mulut, seperti silver, merkuri, arsen dan bismuth dapat diserap oleh gusi secara sistemik. Hal inilah yang membuat warna gusi yang normalnya merah mudah dapat mengalami perubahan menjadi lebih gelap. Bahkan jaringan lunak di sekelilingnya pun turut berubah.

Apabila Anda memerhatikan ada yang berbeda pada gusi Anda, seperti warna kebiruan yang terdapat di sepanjang bagian pinggir gusi serta garis hitam, inilah ciri pewarnaan sebagai hasil dari faktor heavy metal tersebut. Kalau kondisi yang Anda alami adalah warna hitam terbatas di gusi cekat dan juga bagain gusi di sela-sela gigi, ini pun menandakan bahwa tambalan gigilah yang menjadi faktor pemicu. Warna hitam pada gusi ini mungkin dianggap bersifat fisiologis, tapi tidak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan gusi dengan mengonsultasikannya ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Faktor Sistemik

Penyakit sistemik cukup banyak dan rata-rata dapat menjadi pemicu dari gusi yang berubah warna. Warna hitam pada gusi Anda bisa jadi dikarenakan penyakit sistemik di mana pigmentasi oleh melanin, zat besi atau bilirubin dapat memengaruhinya. Sifat yang dimiliki pigmentasi akibat melanin sebenarnya adalah fisiologis atau termasuk wajar dan sangat berkaitan dengan suku atau etnis bangsa. Sementara penyakit yang bisa menaikkan risiko pigmentasi melanin antara lain sebagai berikut:

  1. Penyakit von Recklinghausen atau yang juga dinamakan neurofibromatosis serta sindrom Albright atau polyostotic fibrous dysplasia adalah faktor penyebab terjadinya mulut mengalami pigmentasi melanin dan ini dijumpai juga di bagian gusi
  2. Sindrom Peutz-Jeghers adalah satu penyakit atau kondisi yang menjadi faktor penyebab pigmentasi melanin di bagian mukosa mulut serta bibir.
  3. Penyakit Addison merupakan penyakit yang termasuk cukup populer di tanah air di mana kondisi ini muncul sebagai akibat disfungsi kelenjar adrenal. Pewarnaan pada gusi dapat dihasilkan oleh penyakit ini cukup beragam karena menimbulkan warna antara biru yang agak hitam sampai warna kecoklatan.
  • Obat-obat Tertentu

Mengonsumsi obat tidak selalu aman karena ada beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat tertentu. Selain obat tertentu bisa berbahaya bagi organ dalam tubuh, bagian gusi juga terancam. Obat-obat yang dimaksud di sini antara lain adalah obat antidepresan trisiklik, agen antimalaria, dan juga minocycline; ketiganya bila dikonsumsi dapat membuat gusi berubah warna menjadi lebih gelap atau menghitam.

  • Peradangan pada Mulut

Terkadang radang yang terjadi di dalam mulut tidak dapat dihindari. Selain berimbas pada bau mulut, biasanya gusi juga akan berubah warnanya. Namun, apabila ada penyakit gusi yang menyebabkan perdarahan di dalamnya, kemudian terdapat peradangan dan kemerahan, segera temui dokter gigi karena semuanya ini bakal mampu membuat gusi berwarna gelap sehingga kurang sedap dipandang ketika senyum menampakkan gigi.

  • Kurang Menjaga Kebersihan Mulut

Pigmentasi atau perubahan warna pada gusi menjadi hitam tentu sama sekali tidak akan membuat senyum Anda menarik dan maksimal, dan ini bisa terjadi karena Anda kemungkinan kurang menjaga kebersihan mulut. Sesering apa Anda membersihkan mulut dan gigi? Mungkin ini yang perlu coba tingkatkan, yakni membersihkan mulut, termasuk gusi dan gigi secara lebih rutin agar selalu bagian tersebut selalu sehat.

  • Kurangnya Asupan Nutrisi

Mengonsumsi makanan tanpa kandungan nutrisi penting bagi tubuh tentu juga dapat menjadi pemicu hitamnya gusi. Warna hitam atau kecoklatan yang terjadi pada gusi menunjukkan bahwa tidak ada kesegaran di mana Anda dapat mencoba untuk mengonsumsi banyak makanan bergizi untuk menambah nutrisi yang diperlukan tubuh, termasuk gusi dan gigi Anda. Nutrisi yang memadai akan senantiasa menjaga Anda tetap sehat tidak hanya bagi organ tubuh bagian dalam, tapi bahkan juga untuk area mulut.

  • Minum Minuman Beralkohol

Minuman keras atau minuman dengan kandungan alkohol tinggi adalah salah satu contoh jenis makanan/minuman tidak bernutrisi. Kebiasaan minum minuman keras juga sangat tidak sehat dan tidak baik bagi tubuh, salah satu efek buruk yang diberikan oleh minuman jenis ini adalah perubahan warna gusi menjadi gelap. Hal ini akan diperparah ketika Anda memiliki kebiasaan minum dan merokok di saat yang sama.

  • Terpapar Sinar Matahari

Bagi Anda yang memiliki kesibukan atau kegiatan yang banyak berada di luar ruangan, apalagi kerap terpapar sinar matahari, ada risiko lebih besar bagi gusi berubah warna menjadi hitam. Mungkin Anda kemudian bertanya-tanya mengapa bisa gusi menjadi hitam karena paparan sinar matahari yang padahal ada di bagian dalam mulut. Tak hanya kulit kita saja yang bisa menjadi gelap akibat terkena sinar matahari, tapi gusi juga bisa.

Nah itulah Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman. Setelah mengetahui, mulai sekarang hindari beberapa kebiasaan buruk diatas yang dapat menyebabkan gusi berwarna hitam. Semoga bermanfaat..

Baca Juga : Alasan Bayi Suka Menggigit Puting Ibunya Saat Menyusu | Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

| Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman |

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Satu dekade lalu, sebuah emasil beredar yang memperingatkan perempuan berhati-hati menggunakan deodoran karena bisa menyebabkan kanker payudara. Namun Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? Untuk mengetahuinya, simak informasi dibawah ini.

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? | Letak ketiak yang dekat dengan payudara menimbulkan dugaan bahwa apa pun yang digunakan di sekitar bagian ini akan berdampak kepada perubahan sel pada organ payudara. Ditemukannya unsur tertentu dari deodoran pada jaringan payudara memunculkan kekhawatiran bahwa deodoran menjadi pemicu kanker payudara.

Ada berita yang mengemukakan bahwa deodoran mengandung bahan tertentu yang dapat diserap kulit dan memasuki tubuh melalui goresan terbuka yang mungkin timbul akibat mencukur bulu ketiak. Disebutkan pula bahwa pengolesan di area ini dapat berisiko menyebabkan kanker payudara karena lokasinya yang berdekatan dengan organ tersebut.

Bahan yang dimaksud adalah senyawa berbasis aluminium yang terkandung di dalam beberapa produk deodoran. Bahan ini membentuk sumbatan sementara pada kelenjar keringat, sehingga menghentikan aliran keringat pada permukaan kulit. Penyerapan bahan ini oleh kulit disebut-sebut dapat menyebabkan efek yang serupa dengan yang diakibatkan oleh efek estrogen yang mampu mendukung pertumbuhan sel-sel kanker payudara. Selain aluminium, unsur lain yang bernama parabens juga dicurigai dapat menimbulkan efek serupa di atas. Kamu dapat menemukannya di dalam label dengan nama seperti methylparaben, propylparaben, butylparaben, atau benzylparaben.

Rumor yang beredar adalah zat-zat kimia di dalam deodoran menghalangi tubuh membuang racun, sehingga kemudian mencapai kelenjar getah bening dan berperan menyebabkan perubahan sel menjadi sel kanker. Beberapa penelitian juga mengklaim zat-zat kimia tersebut dapat berinteraksi dengan DNA dalam beberapa sel atau menyebabkan perubahan sel payudara sehingga menyebabkan berkembangnya potensi kanker payudara.

Namun penelitian-penelitian selanjutnya tidak menemukan adanya bukti atas sangkaan tersebut. Hingga saat ini belum ada bukti yang kuat bahwa deodorant dapat meningkatkan risiko kanker. Berikut perinciannya:

  • Penelitian menyatakan bahwa parabens ditemukan pada jaringan tumor payudara dari sebagian sampel pengidap kanker payudara. Meski demikian, tidak serta merta membuktikan bahwa parabens adalah penyebab tumor.
  • Selain itu, belum tentu juga parabens yang dimaksud berasal dari penggunaan deodoran. Ada banyak kosmetik lain yang mengandung parabens yang juga berisiko terserap melalui permukaan kulit. Sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa hanya deodoran yang menjadi penyebab adanya parabens di dalam tubuh manusia.
  • Sebagian besar deodoran yang beredar di pasaran saat ini tidak mengandung parabens.
  • Penelitian lain dengan sampel yang lebih besar menemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko kanker payudara pada wanita pengguna deodoran, begitu juga bagi mereka yang menggunakan pencukur bulu ketiak
  • Kanker payudara juga ditemukan pada wanita yang tidak terlalu sering mencukur bulu ketiak dan tidak menggunakan produk deodoran dengan kandungan bahan yang diduga berbahaya tersebut.
  • Faktor-faktor lain, seperti riwayat anggota keluarga pengidap kanker payudara dan konsumsi pil kontrasepsi, lebih berpengaruh dibandingkan penggunaan deodoran.

Penggunaan deodoran juga sempat dipertanyakan keamanannya pada pengidap gangguan ginjal. Hal ini dikarenakan tubuh tidak lagi dapat membuang aluminium secepat yang diperlukan sehingga berisiko menyebabkan penumpukan dalam tubuh. Pasien dialisis dengan kadar aluminium tinggi memang lebih berisiko mengidap demensia.

Namun ini bukan berarti bahwa pengidap gangguan ginjal sebaiknya tidak menggunakan deodoran. Faktanya menurut dokter, meski dapat terserap tubuh, tidak mungkin kadar aluminium dalam deodoran cukup untuk mendatangkan bahaya terhadap ginjal.

Penyakit kanker payudara dan demensia adalah penyakit kompleks yang tidak mungkin disebabkan oleh satu faktor kecil, seperti deodoran. Faktor-faktor yang dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit-penyakit ini adalah seperti pada umumnya, olahraga cukup, mengonsumsi makanan sehat, serta sedapat mungkin menghindari stres.

Kesimpulannya, tidak ada bukti ilmiah kuat yang dapat membuktikan dugaan bahwa deodoran dapat membahayakan kesehatan penggunanya. Namun jika kamu masih ragu, sebaiknya cermati bahan-bahan yang terkandung dalam deodoran yang tertera pada kemasan. Meski tidak terbukti secara medis, namun mengingat fakta bahwa jaringan tubuh manusia memang menyimpan parabens, maka ada baiknya menghindari bahan serupa untuk digunakan. Caranya adalah dengan membaca label pada kemasan secara saksama. Demikian jawaban dari pertanyaan Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

Baca Juga : Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi | Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya

| Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? |

1 19 20 21 22 23 29