Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Bukan cuma muka atau punggung saja yang bisa jerawatan karena area kemaluan terutama perempuan juga paling sering dihinggapi jerawat. Lalu apa Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan ?

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan | Jerawat tidak hanya bisa menyerang kulit wajah tapi bagian tubuh lainnya. Selain wajah, bagian tubuh lain yang rentan ditumbuhi jerawat biasanya di punggung. Namun jerawat ternyata juga bisa muncul di organ intim.

Seperti hal nya bagian tubuh lain yang ditutupi kulit, area vagina pun bisa ditumbuhi jerawat. Tumbuhnya jerawat pada vagina biasa disebut dengan vulva acne, dan penyebabnya bisa bermacam-macam. Biasanya jerawat muncul di Miss V dengan sendirinya, atau karena area intim yang terlalu lembap.

Penyebab Jerawat Di Area Kewanitaan

  • Keringat

Boleh dibilang, inilah penyebab utama (dan paling umum) dari jerawat di vagina. Keringat di area selangkangan akan mengumpulkan bakteri yang bisa menyebabkan peradangan dari pori-pori keringat, dan karenanya menyebabkan tumbuhnya jerawat di area tersebut. Jika penyebabnya keringat, tak ada cara lain untuk mengatasinya kecuali mengenakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat seperti katun. Hindari celana dalam dari bahan sutera atau nilon.

  • Celana dalam yang ketat

Jika celana dalam terlalu ketat, maka tidak akan ada sirkulasi udara. Keringat pun menjadi sumber bakteri. Selain itu, celana dalam yang ketat juga bisa menimbulkan gesekan dengan kulit di area vagina sehingga terjadi lecet. Jika terpapar bakteri, bagian yang kemerahan ini akan mengalami infeksi dan akhirnya menimbulkan jerawat. Untuk menghindari gesekan pada area vagina, kenakan celana dalam yang pas di tubuh Anda.

  • Tidak rajin mengganti pembalut

Jangan hanya mengganti pembalut ketika cairan darah sudah penuh. Gantilah tiap 4 jam untuk menghindari kelembaban pada kulit. Jika kulit yang lembab teriritasi, terjadi luka terbuka, lalu terpapar bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Bakteri ini bisa saja hingga pada kulit bagian tubuh yang lain, dan tanpa sadar menyentuh area vagina.

  • Rambut yang tumbuh ke dalam

Ingrown hair atau bulu pubis yang tumbuh ke dalam umumnya disebabkan oleh kebiasaan mencukur area tersebut, atau tanpa sengaja gerakan Anda membuat rambut tercabut. Ketika mencukur, bisa saja alat pencukur menggores pori-pori bulu pubis. Kemudian, selama proses pemulihan pori-pori tersebut menutup dan membawa serta folikel rambut. Hal inilah yang menyebabkan bengkak yang mirip jerawat.

  • Siklus hormonal

Hormon progesteron punya efek yang sama pada kelenjar apokrin, seperti juga kelenjar minyak pada wajah atau punggung. Tingkat progesteron yang tinggi akan memancarkan ketidakseimbangan hormon pada tubuh perempuan, yang kemudian menyebabkan akumulasi lemak pada pori-pori. Nah, pori-pori ini lalu menjadi meradang, menyebabkan tumbuhnya jerawat di area vagina. Itu sebabnya banyak perempuan mengalami jerawat vagina menjelang menstruasi. Anda bisa membasuhnya dengan pembersih jerawat biasa jika jerawat ini hanya tumbuh di sekitar vagina.

  • Mengonsumsi makanan tertentu

Coba ingat-ingat, apakah sebelum jerawat tumbuh Anda baru saja mengonsumsi makanan seperti margarin, mayones, atau telur dalam jumlah banyak? Jenis makanan ini mengandung lemak yang tinggi, sehingga mungkin akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Periksa kembali apa saja yang Anda makan selama seminggu terakhir, untuk mengetahui apakah jerawat tersebut memang disebabkan oleh makanan.

  • Reaksi alergi

Jika jerawat tumbuh di vagina setelah Anda mengonsumsi beberapa jenis makanan yang biasanya tidak Anda makan, mungkin saja jerawat ini merupakan reaksi alergi dari makanan tersebut. Kebanyakan reaksi alergi terlihat dari kulit yang memerah atau meradang, yang mirip dengan jerawat atau bisul.

Itulah Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan. Untuk mencegah munculnya jerawat di area kewanitaan maka gunakan pakai dalam yang membuat kulit bernafas seperti kain katun. Kemudian bersihkan area kewanitaan ketika dirasa sudah tidak terlalu nyaman. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung | Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

| Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Sebuah studi mengenai ibu menyusui menemukan hal menarik. Baru-baru ini, peneliti di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung | Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan kaitan antara pemberian ASI dan lebih rendahnya risiko sakit jantung pada wanita berusia lanjut.

Penelitian oleh para peneliti China menemukan wanita yang menyusui kemungkinan memiliki risiko sakit jantung atau stroke rata-rata 10 persen lebih rendah saat usia mereka beranjak tua.

Para peneliti di Chinese Academy of Medical Sciences, Peking University dan the University of Oxford menganalisa data dari 289.573 wanita dengan usia rata-rata 51 tahun.

Hasil temuan mereka menunjukkan mereka yang memberikan ASI memiliki risiko sakit jantung 9 persen lebih rendah dan risiko terkena stroke 8 persen lebih rendah, dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah memberikan ASI. Manfaatnya bahkan lebih besar untuk wanita yang menyusui bayinya selama dua tahun atau lebih. Risiko mereka terkena penyakit jantung 18 persen lebih rendah dan risiko terkena stroke 17 persen lebih rendah.

Setiap satu bulan tambahan pemberian ASI terkait dengan menurunnya risiko terkena penyakit jantung dan stroke masing-masing 4 persen dan 3 persen lebih rendah ujar para peneliti tersebut.

Temuan dari studi ini, pertama kali yang mengamati manfaat kesehatan jangka panjang dari pemberian ASI untuk kaum wanita, dipublikasikan di the Journal of the American Heart Association.

KEMUNGKINAN PERAN HORMON

Menurut ahli jantung Nieca Goldberg, yang tidak terlibat dalam studi ini, manfaat yang diperoleh kemungkinan berhubungan dengan dilepaskannya oxytocin selama pemberian ASI.

Oxytocin adalah hormon yang membantu fleksibilitas pembuluh darah kita,” ujarnya. “Dan pembuluh darah yang fleksibel lebih resisten terhadap penumpukan plak atau kolestrol di dinding urat nadi.”

Pemberian ASI memberikan sejumlah manfaat, seperti memberikan perlindungan kekebalan sang ibu kepada bayinya dan melindungi bayi yang baru lahir dari infeksi yang membahayakan jiwa di negara-negara dengan kualitas air yang buruk.

Ada manfaat jangka pendek buat sang ibu juga. Banyak studi yang menunjukkan bahwa pemberian ASI tampaknya menyetel ulang metabolisme wanita setelah kehamilan, ia kehilangan berat badan bayi lebih cepat, sementara menurunkan tingkat kolestrol, tekanan darah, dan kadar glukosa.

Goldberg, direktur medis di the Joan H. Tisch Center for Women’s Health di New York, mengatakan dimungkinkan bagi para wanita dalam studi ini yang memberikan ASI nya, dan mendapatkan manfaat dari kesehatan jantung, juga menjalani gaya hidup yang lebih sehat dibandingkan wanita yang tidak memberikan ASI nya.

STRATEGI LAINNYA

Untuk para wanita yang memilih untuk tidak memberikan ASI nya, ada cara-cara lain yang mereka dapat lakukan untuk mencegah terkena penyakit jantung,” ujar Goldberg.

 

 

Dan tentunya itu adalah dengan berolahraga, sesuatu yang sesederhana seperti berjalan kaki dan asupan makanan yang sehat, kaya buah-buahan, sayur-sayuran, gandum utuh, dan protein rendah lemak.”

Goldberg mewanti-wanti studi yang dilakukan China sifatnya hanya pengamatan, dengan mengandalkan informasi yang diberikan oleh para ibu bertahun-tahun setelah mereka melahirkan, jadi temuan-temuan tersebut tidak membuktikan hubungan sebab akibat. Ia mengatakan apa yang dibutuhkan adalah perbandingan antara iby yang memberikan ASI dan kelompok kontrol dari mereka yang tidak memberkan ASI nya, untuk melihat apakah ada manfaat untuk kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Demikian penjelasan menurut penelitian yang mengungkapkan bahwa Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung. Semoga informasi diatas bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

| Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil

Wanita hamil akan sangat terkena bermacam keluhan saat masa kehamilan, salah satunya yaitu batuk. Untuk meminimalisir rasa kekhawatiran tersebut, sebaiknya simak Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil dibawah ini.

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil | Ibu hamil tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat karena apa pun yang dimakan dan diminum akan berdampak kepada pertumbuhan janin. Begitu pula ketika sakit, ada kekhawatiran bahwa penyakit ibu hamil akan menulari janin bila tidak diobati. Sehingga, sakit ringan sekalipun seperti batuk dapat membuat ibu hamil panik dan bingung bagaimana cara menanganinya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan selama kehamilan. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meredakan batuk yang menyerang ibu hamil :

  • Banyak Minum Air Putih
    Saat batuk dan flu menyerang diperlukan cairan untuk menggantikan cairan dalam tubuh dengan meminum air. Hindari meminum air dingin, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu hamil.
  • Membuang Lendir Saat Flu
    Wanita hamil saat batuk dan flu sebaiknya membuang atau meludahkan lendir, apabila tidak membuangnya akan menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Lendir saat flu mengandung bakteri atau kotoran, sehingga sebaiknya anda membuangnya.
  • Masala Teh
    Masala teh berasal dari India yang berisi rempah-rempah seperti daun herbal, cengkeh dan lainnya. Masala the merupakan obat batuk tradisional untuk ibu hamil yang dapat dipilih karena dapat mengobati rasa dingin pada wanita hamil.
  • Berkumur Menggunakan Air Hangat
    Salah satu obat alami yang dapat dicoba untuk mengatasi batuk pada ibu hamil yakni dengan berkumur air hangat yang dicampur dengan garam. Tips ini dapat meringankan batuk dan radang tenggorokan.
  • Menghirup Air Hangat
    Langkah lain mengobati batuk dan pilek untuk ibu hamil dengan steam. Sediakan tempat yang digunakan untuk menampung air panas, kemudian uap air panas dihirup. Tambahkan sedikit tetesan minyak kayu putih atau mentol untuk hidung yang tersumbat.
  • Minum Campuran Jeruk Nipis Dan Madu
    Obat batuk alami untuk ibu hamil adalah dengan meminum campuran jeruk nipis dan madu yang diseduh air hangat. Minuman ini dapat melegakkan tenggorokan.
  • Mengkonsumsi Sup Hangat
    Sup hangat dapat memberikan kehangatan serta mengurangi batuk dan flu. Sup juga dapat membantu menambah cairan tubuh yang dibutuhkan wanita hamil.
  • Istirahat Yang Cukup
    Langkah terakhir yang efektif mengobati batuk pada ibu hamil adalah dengan beristirahat yang cukup. Istirahat dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat serta meningkatkan kekebalan tubuh untuk wanita hamil.

Nah itulah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk pada ibu hamil. Selain melakukan cara diatas, untuk mengobati batuk bisa juga dengan mengonsumsi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat mutikhasiat yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, baik ringan maupun berat, termasuk efektif mengobati batuk.

Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil

QnC Jelly Gamat berbahan utama menggunakan teripang emas dan bahan lainnya seperti Sweetener Stevia, Air RO, Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah & Sayur, semua bahan tersebut diolah menggunakan mesin canggih dan ditangani langsung oleh ahlinya sehingga aman untuk dikonsumsi.

Keefektifannya dalam berbagai pengobatan berkaitan dengan kandungan yang ada di dalam teripang emas. Karena berdasarkan penelitian, teripang emas terbukti mengandung Cell Growth Factor yang mampu membunuh virus, bakteri, merontokkan racun yang ada dalam tubuh penyebab segala penyakit atau faktor regenerasi sel yang dapat merangsang regenerasi/pemulihan sel dan jaringan tubuh yang telah rusak bahkan membusuk agar pulih dan sehat kembali. Dan setelah ditelaah, hal ini juga berlaku pada kondisi penderita batuk. Dengan regenerasisel dan jaringan secara alami seperti ini, tentunya tidak akan menimbulkan kerusakan pada organ sel atau jaringan lain.

Bagi anda yang berminat silahkan lakukan pemesanan melaui SMS, BBM, Line atau Whatsapp dengan mengirimkan format sebagai berikut :


Ketik :
VN-QnC # Jumlah pemesanan # nama lengkap # alamat lengkap # nomer yang bisa dihubungi

Contoh :
VN-QnC # 3 Botol # ViviNurFitriani # jl.Perintis Kemerdekaan No.12 Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya # 085234765xxx

Kirim ke :
SMS / Whatsapp : 085294145551
BBM : D820B8BB
Line : @alfian_herbal

Harga QnC Jelly Gamat = Rp. 155.000


Demikian informasi yang dapat berikan mengenai Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil. Semoga informasi diatas bermanfaat dan obat yang kami rekomendasikan dapat menjadi jalan kesembuhan penyakit yang diderita.

Baca Juga : Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

| Cara Menyembuhkan Batuk Saat Hamil |

Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

Sakit kepala saat hamil biasa terjadi pada awal trimester kehamilan. Hal tersebut lumrah terjadi akibat rendahnya tekanan darah dalam tubuh. Nah dibawah ini ada beberapa Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil

Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil | Sakit kepala saat hamil dapat memburuk pada minggu-minggu pertama kehamilan, namun Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini tidak berpengaruh kepada janin. Sakit kepala bisa membaik atau hilang pada enam bulan terakhir ketika hormon umumnya sudah stabil.

Sebelum membahas cara mengatasinya, mari kita bahas pemicu sakit kepala pada sebagian ibu hamil, terutama selain masalah hormon.

Sebenarnya para ahli belum tahu pasti kenapa sebagian ibu hamil bisa mengalami sakit kepala. Meski begitu, meningkatnya produksi dan aliran darah pada masa awal kehamilan diduga bisa menjadi salah satu pemicunya.

Kemungkinan pemicu lainnya adalah konsumsi kafein yang mendadak dihentikan, kurang tidur, stres, depresi, kelaparan, dehidrasi, gangguan sinus, kelelahan, dan alergi. Sakit kepala lebih mungkin terjadi dan terasa lebih buruk bagi mereka yang sebelum hamil rentan mengalaminya.

Cara Atasi Sakit Kepala Saat Hamil

Ada beberapa hal yang mungkin bisa membantu meringankan sakit kepala pada ibu hamil seperti:

  • Istirahat. Anda bisa berbaring di tempat tidur dengan kondisi ruangan gelap dan tidak berisik. Lalu pejamkan mata Anda agar tubuh dan kepala terasa rileks.
  • Pijat. Memijat lembut bagian kepala yang sakit juga bisa Anda lakukan. Atau bisa juga minta tolong pada orang lain untuk memijat pundak dan leher Anda untuk mengatasi ketegangan. Jika Anda memiliki waktu luang, Anda dapat mengunjungi tempat pijat profesional agar bisa mendapatkan pijak relaksasi pada seluruh tubuh.
  • Kompres. Anda bisa mengompres wajah, mata, dan jidat dengan handuk yang telah direndam air panas. Atau bisa juga mengompres bagian belakang leher dengan handuk dingin.

Ibu hamil bisa dan aman untuk mengonsumsi obat parasetamol jika diminum sesuai dosis yang dianjurkan. Namun hindari mengonsumsi obat sakit kepala lainnya tanpa rekomendasi dari dokter.

Anda juga bisa mencegah rasa sakit di kepala dengan melakukan hal-hal berikut:

  1. Banyak mengonsumsi air putih.
  2. Konsumsi makanan dengan porsi sedikit, namun lebih sering.
  3. Hindari dan kelola stres dengan baik.
  4. Rutin melakukan aktivitas fisik, seperti jalan kaki, aerobik, atau olahraga yang bisa merelaksasi tubuh seperti yoga.
  5. Tidur tepat waktu tiap harinya.
  6. Hindari pemicu sakit kepala, seperti makanan yang mengandung MSG dan pemanis buatan, ikan asap, makanan yang difermentasi, bebauan yang menyengat, asap rokok, suara bising, cahaya silau, serta cuaca panas atau dingin berlebihan.

Sakit kepala yang terjadi pada masa awal kehamilan merupakan hal yang normal, namun sebaiknya lebih waspada jika kondisi ini terjadi di akhir kehamilan. Sakit kepala yang terjadi di akhir kehamilan bisa menjadi pertanda bahwa Anda mengalami kondisi kesehatan serius, seperti tekanan darah tinggi atau preeklamsia.

Nah, itulah Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil. Selain menggunakan cara alami seperti diatas, sakit kepala juga bisa diatasi dengan mengkonsumsi QnC Jelly Gamat yang merupakan obat herbal multikhasiat yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, baik penyakit berat maupun penyakit ringan, dan salah satunya efektif mengatasi sakit kepala. Obat sakit kepala herbal ini aman dikonsumsi oleh semua usia, dari mulai balita, dewasa, lansia, bahkan ibu hamil dan menyusui pun dapat mengkonsumsi qnc jelly gamat ini, karena bahan-bahan yang digunakan terbuat dari 100% herbal tanpa terkontaminasi bahan kimia sediktipun sehingga tidak akan menimbulkan efek samping apapun. Selain itu qnc jelly gamat ini telah resmi terdaftar di BPOM DENGAN NO POM : POM TR 173301471. Selain itu qnc jelly gamat ini telah mendapatkan sertifikat HALAL dari MUI, sehingga anda tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi qnc jelly gamat untuk mengobati sakit kepala. Informasi dan pemesanan, hubungi kontak yang ada disebelah kanan halaman ini.

Baca Juga : Alasan Bayi Suka Menggigit Puting Ibunya Saat Menyusu Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman?

| Tips Menghilangkan Sakit Kepala Saat Hamil |

Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman

Normalnya gusi yang sehat akan berwarna merah muda. Namun akibat beberapa hal, gusi anda pun bisa menjadi kehitaman. Lalu apa Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman?

Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman

Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman | Coba cek didepan cermin, apa anda memiliki gusi berwarna hitam ataukah gusi berwarna merah jambu? Patinya, setiap orang mendambakan gusi berwarna jambu yang menandakan kondisi gusi yang sehat. Pasalnya, saat anda tersenyum, bukan hanya barisan rapi gigi yang akan terlihat, namun juga bagian gusi diatasnya. Tentunya rasa percaya diri akan lebih meningkat dengan gusi yang sehat, bukan??

Sejatinya, gusi merupakan jaringan pendukung gigi yang secara normal menutupi sepertiga permukaan gigi dari akan hingga leher gigi. Selain berwarna merah muda, gusi normalnya juga memiliki tekstur yang kenyal. Meskipun demikian, nyatanya ada sebagian orang yang memiliki gusi berwarna hitam. Menurut dokter gigi, pewarnaan pada gusi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut diantaranya :

  • Merokok

Selain merupakan kebiasaan yang sama sekali tidak sehat karena dapat menjadi pemicu infeksi paru-paru, merokok akan memberikan tampilan yang kurang impresif pada senyuman Anda. Gusi yang gelap atau hitam dapat terjadi jika Anda memiliki kebiasaan merokok, apalagi jika merokok dalam frekuensi yang sering dan sudah sangat lama. Bandingkan saja antara gusi mereka yang bukan konsumen tembakau dengan konsumen tembakau karena pasti berbeda; gusi para konsumen tembakau akan kelihatan lebih hitam atau gelap karena adanya zat-zat kimia di dalam rokok/tembakau itu sendiri.

  • Bahan Metal pada Tambalan Gigi

Mungkin Anda sudah pernah menambal gigi dan tahu betul tentang tambal gigi berlubang jenis dan prosedurnya; sebaiknya Anda ketahui bahwa material yang digunakan pada dunia kedokteran gigi, terutama yang bahan dasarnya dari heavy metal pada bagian rongga mulut, seperti silver, merkuri, arsen dan bismuth dapat diserap oleh gusi secara sistemik. Hal inilah yang membuat warna gusi yang normalnya merah mudah dapat mengalami perubahan menjadi lebih gelap. Bahkan jaringan lunak di sekelilingnya pun turut berubah.

Apabila Anda memerhatikan ada yang berbeda pada gusi Anda, seperti warna kebiruan yang terdapat di sepanjang bagian pinggir gusi serta garis hitam, inilah ciri pewarnaan sebagai hasil dari faktor heavy metal tersebut. Kalau kondisi yang Anda alami adalah warna hitam terbatas di gusi cekat dan juga bagain gusi di sela-sela gigi, ini pun menandakan bahwa tambalan gigilah yang menjadi faktor pemicu. Warna hitam pada gusi ini mungkin dianggap bersifat fisiologis, tapi tidak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan gusi dengan mengonsultasikannya ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Faktor Sistemik

Penyakit sistemik cukup banyak dan rata-rata dapat menjadi pemicu dari gusi yang berubah warna. Warna hitam pada gusi Anda bisa jadi dikarenakan penyakit sistemik di mana pigmentasi oleh melanin, zat besi atau bilirubin dapat memengaruhinya. Sifat yang dimiliki pigmentasi akibat melanin sebenarnya adalah fisiologis atau termasuk wajar dan sangat berkaitan dengan suku atau etnis bangsa. Sementara penyakit yang bisa menaikkan risiko pigmentasi melanin antara lain sebagai berikut:

  1. Penyakit von Recklinghausen atau yang juga dinamakan neurofibromatosis serta sindrom Albright atau polyostotic fibrous dysplasia adalah faktor penyebab terjadinya mulut mengalami pigmentasi melanin dan ini dijumpai juga di bagian gusi
  2. Sindrom Peutz-Jeghers adalah satu penyakit atau kondisi yang menjadi faktor penyebab pigmentasi melanin di bagian mukosa mulut serta bibir.
  3. Penyakit Addison merupakan penyakit yang termasuk cukup populer di tanah air di mana kondisi ini muncul sebagai akibat disfungsi kelenjar adrenal. Pewarnaan pada gusi dapat dihasilkan oleh penyakit ini cukup beragam karena menimbulkan warna antara biru yang agak hitam sampai warna kecoklatan.
  • Obat-obat Tertentu

Mengonsumsi obat tidak selalu aman karena ada beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh obat tertentu. Selain obat tertentu bisa berbahaya bagi organ dalam tubuh, bagian gusi juga terancam. Obat-obat yang dimaksud di sini antara lain adalah obat antidepresan trisiklik, agen antimalaria, dan juga minocycline; ketiganya bila dikonsumsi dapat membuat gusi berubah warna menjadi lebih gelap atau menghitam.

  • Peradangan pada Mulut

Terkadang radang yang terjadi di dalam mulut tidak dapat dihindari. Selain berimbas pada bau mulut, biasanya gusi juga akan berubah warnanya. Namun, apabila ada penyakit gusi yang menyebabkan perdarahan di dalamnya, kemudian terdapat peradangan dan kemerahan, segera temui dokter gigi karena semuanya ini bakal mampu membuat gusi berwarna gelap sehingga kurang sedap dipandang ketika senyum menampakkan gigi.

  • Kurang Menjaga Kebersihan Mulut

Pigmentasi atau perubahan warna pada gusi menjadi hitam tentu sama sekali tidak akan membuat senyum Anda menarik dan maksimal, dan ini bisa terjadi karena Anda kemungkinan kurang menjaga kebersihan mulut. Sesering apa Anda membersihkan mulut dan gigi? Mungkin ini yang perlu coba tingkatkan, yakni membersihkan mulut, termasuk gusi dan gigi secara lebih rutin agar selalu bagian tersebut selalu sehat.

  • Kurangnya Asupan Nutrisi

Mengonsumsi makanan tanpa kandungan nutrisi penting bagi tubuh tentu juga dapat menjadi pemicu hitamnya gusi. Warna hitam atau kecoklatan yang terjadi pada gusi menunjukkan bahwa tidak ada kesegaran di mana Anda dapat mencoba untuk mengonsumsi banyak makanan bergizi untuk menambah nutrisi yang diperlukan tubuh, termasuk gusi dan gigi Anda. Nutrisi yang memadai akan senantiasa menjaga Anda tetap sehat tidak hanya bagi organ tubuh bagian dalam, tapi bahkan juga untuk area mulut.

  • Minum Minuman Beralkohol

Minuman keras atau minuman dengan kandungan alkohol tinggi adalah salah satu contoh jenis makanan/minuman tidak bernutrisi. Kebiasaan minum minuman keras juga sangat tidak sehat dan tidak baik bagi tubuh, salah satu efek buruk yang diberikan oleh minuman jenis ini adalah perubahan warna gusi menjadi gelap. Hal ini akan diperparah ketika Anda memiliki kebiasaan minum dan merokok di saat yang sama.

  • Terpapar Sinar Matahari

Bagi Anda yang memiliki kesibukan atau kegiatan yang banyak berada di luar ruangan, apalagi kerap terpapar sinar matahari, ada risiko lebih besar bagi gusi berubah warna menjadi hitam. Mungkin Anda kemudian bertanya-tanya mengapa bisa gusi menjadi hitam karena paparan sinar matahari yang padahal ada di bagian dalam mulut. Tak hanya kulit kita saja yang bisa menjadi gelap akibat terkena sinar matahari, tapi gusi juga bisa.

Nah itulah Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman. Setelah mengetahui, mulai sekarang hindari beberapa kebiasaan buruk diatas yang dapat menyebabkan gusi berwarna hitam. Semoga bermanfaat..

Baca Juga : Alasan Bayi Suka Menggigit Puting Ibunya Saat Menyusu | Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

| Penyebab Warna Gusi Berubah Menjadi Kehitaman |

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Satu dekade lalu, sebuah emasil beredar yang memperingatkan perempuan berhati-hati menggunakan deodoran karena bisa menyebabkan kanker payudara. Namun Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? Untuk mengetahuinya, simak informasi dibawah ini.

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? | Letak ketiak yang dekat dengan payudara menimbulkan dugaan bahwa apa pun yang digunakan di sekitar bagian ini akan berdampak kepada perubahan sel pada organ payudara. Ditemukannya unsur tertentu dari deodoran pada jaringan payudara memunculkan kekhawatiran bahwa deodoran menjadi pemicu kanker payudara.

Ada berita yang mengemukakan bahwa deodoran mengandung bahan tertentu yang dapat diserap kulit dan memasuki tubuh melalui goresan terbuka yang mungkin timbul akibat mencukur bulu ketiak. Disebutkan pula bahwa pengolesan di area ini dapat berisiko menyebabkan kanker payudara karena lokasinya yang berdekatan dengan organ tersebut.

Bahan yang dimaksud adalah senyawa berbasis aluminium yang terkandung di dalam beberapa produk deodoran. Bahan ini membentuk sumbatan sementara pada kelenjar keringat, sehingga menghentikan aliran keringat pada permukaan kulit. Penyerapan bahan ini oleh kulit disebut-sebut dapat menyebabkan efek yang serupa dengan yang diakibatkan oleh efek estrogen yang mampu mendukung pertumbuhan sel-sel kanker payudara. Selain aluminium, unsur lain yang bernama parabens juga dicurigai dapat menimbulkan efek serupa di atas. Kamu dapat menemukannya di dalam label dengan nama seperti methylparaben, propylparaben, butylparaben, atau benzylparaben.

Rumor yang beredar adalah zat-zat kimia di dalam deodoran menghalangi tubuh membuang racun, sehingga kemudian mencapai kelenjar getah bening dan berperan menyebabkan perubahan sel menjadi sel kanker. Beberapa penelitian juga mengklaim zat-zat kimia tersebut dapat berinteraksi dengan DNA dalam beberapa sel atau menyebabkan perubahan sel payudara sehingga menyebabkan berkembangnya potensi kanker payudara.

Namun penelitian-penelitian selanjutnya tidak menemukan adanya bukti atas sangkaan tersebut. Hingga saat ini belum ada bukti yang kuat bahwa deodorant dapat meningkatkan risiko kanker. Berikut perinciannya:

  • Penelitian menyatakan bahwa parabens ditemukan pada jaringan tumor payudara dari sebagian sampel pengidap kanker payudara. Meski demikian, tidak serta merta membuktikan bahwa parabens adalah penyebab tumor.
  • Selain itu, belum tentu juga parabens yang dimaksud berasal dari penggunaan deodoran. Ada banyak kosmetik lain yang mengandung parabens yang juga berisiko terserap melalui permukaan kulit. Sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa hanya deodoran yang menjadi penyebab adanya parabens di dalam tubuh manusia.
  • Sebagian besar deodoran yang beredar di pasaran saat ini tidak mengandung parabens.
  • Penelitian lain dengan sampel yang lebih besar menemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko kanker payudara pada wanita pengguna deodoran, begitu juga bagi mereka yang menggunakan pencukur bulu ketiak
  • Kanker payudara juga ditemukan pada wanita yang tidak terlalu sering mencukur bulu ketiak dan tidak menggunakan produk deodoran dengan kandungan bahan yang diduga berbahaya tersebut.
  • Faktor-faktor lain, seperti riwayat anggota keluarga pengidap kanker payudara dan konsumsi pil kontrasepsi, lebih berpengaruh dibandingkan penggunaan deodoran.

Penggunaan deodoran juga sempat dipertanyakan keamanannya pada pengidap gangguan ginjal. Hal ini dikarenakan tubuh tidak lagi dapat membuang aluminium secepat yang diperlukan sehingga berisiko menyebabkan penumpukan dalam tubuh. Pasien dialisis dengan kadar aluminium tinggi memang lebih berisiko mengidap demensia.

Namun ini bukan berarti bahwa pengidap gangguan ginjal sebaiknya tidak menggunakan deodoran. Faktanya menurut dokter, meski dapat terserap tubuh, tidak mungkin kadar aluminium dalam deodoran cukup untuk mendatangkan bahaya terhadap ginjal.

Penyakit kanker payudara dan demensia adalah penyakit kompleks yang tidak mungkin disebabkan oleh satu faktor kecil, seperti deodoran. Faktor-faktor yang dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit-penyakit ini adalah seperti pada umumnya, olahraga cukup, mengonsumsi makanan sehat, serta sedapat mungkin menghindari stres.

Kesimpulannya, tidak ada bukti ilmiah kuat yang dapat membuktikan dugaan bahwa deodoran dapat membahayakan kesehatan penggunanya. Namun jika kamu masih ragu, sebaiknya cermati bahan-bahan yang terkandung dalam deodoran yang tertera pada kemasan. Meski tidak terbukti secara medis, namun mengingat fakta bahwa jaringan tubuh manusia memang menyimpan parabens, maka ada baiknya menghindari bahan serupa untuk digunakan. Caranya adalah dengan membaca label pada kemasan secara saksama. Demikian jawaban dari pertanyaan Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

Baca Juga : Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi | Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya

| Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? |

Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya

Mitos-mitos kesehatan seringkali menimbulkan pemahaman yang keliru pada banyak orang. Akibatnya bisa fatal apabila mitos yang beredar mengenai penyakit serius, salah satunya kanker payudara. Informasi keliru soal penanganan penyakit berbahaya ini bisa memicu penanganan yang salah apabila sampai dipercaya dan ditelan mentah-mentah, baik oleh penderita maupun orang lain. Nah dibawah ini sudah kami uraikan mengenai Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya, karena tentu tidak benar.

Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda PercayaMengungkap Fakta Diibalik Mitos Seputar Kanker Payudara

Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya | Mitos yang berlawanan dengan fakta aslinya menyebabkan kesalahpahaman diantara masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti melakukan serangkaian penelitian untuk membuktikan kebenaran informasi yang beredar, apakah itu hanya sekedar mitos yang menyebabkan kesalahpahaman, atau itu sebenarnya merupakan teori tersebut. Apa saja mitos kanker payudara dan apakah sudah pasti benar? berikut diantaranya :

  • Kanker Payudara Hanya Terjadi pada Wanita

Pria pun bisa terkena kanker payudara, meskipun potensinya 100 kali lebih rendah dibandingkan wanita. Pria memiliki risiko mengidap kanker payudara sebesar 0,1 persen, sementara wanita 12,5 persen. Namun diagnosa kanker payudara pada pria biasanya baru diketahui ketika sudah dalam tahap stadium lanjut. Jadi ada baiknya jika pria pun mulai mengamati perubahan-perubahan pada payudaranya dan memeriksakan ke dokter agar penanganannya lebih mudah.

  • Kanker Payudara Hanya Dialami Wanita Paruh Baya

Kanker payudara tidak memandang usia, penyakit ini bisa menyerang wanita usia muda maupun tua. Dikutip dari Women’s Health, sekitar 12.880 wanita berusia di bawah 40 tahun di Amerika Serikat, terdiagnosa kanker payudara di 2015. Di Indonesia sendiri, salah satu cancer survivor bernama Tria mengaku terdiagnosa kanker payudara di usia 24 tahun, sementara Hening, terkena kanker di usia 29 tahun.

  • Jika Timbul Benjolan, Sudah Pasti Kanker Payudara

Tidak semua benjolan adalah gejala kanker payudara. Tanda-tanda kanker payudara bisa bervariasi. Selain benjolan, kanker payudara biasanya juga ditandai dengan puting yang melesak ke dalam, bengkak, iritasi kulit, keluar cairan selain ASI dari puting atau kemerahan. Ada baiknya jika Anda segera memeriksakan diri ke dokter apabila terdapat perubahan sekecil apa pun pada payudara. Semakin dini didiagnosa, maka kesempatan untuk bertahan juga semakin besar.

  • Pakai Bra Berkawat dan Deodoran Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Ini adalah mitos paling kuno yang secara ilmiah telah terbukti salah. Studi yang dipublikasikan di jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers Prevention menemukan bahwa kebiasaan pakai bra pada wanita tidak ada hubungannya dengan peningkatan risiko kanker payudara pada wanita yang mengalami menopause. Diperkuat lagi dengan data dari National Cancer Institute, yang menyatakan hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan pemakaian deodoran dan antiperspirant bisa menyebabkan kanker payudara.

Penyebab kanker payudara multifaktorial artinya banyak yang melatarbelakangi. Pertama faktor genetik, gaya hidup yang banyak minum alkohol dan merokok, terlalu banyak makan lemak, menstruasi terlalu dini, menopause terlalu tua, obesitas dan pada wanita yang tidak memberikan ASI,” jelas Prof. Dr. dr. Susworo, Sp.Rad(K). ONK.RAD.

  • Mamogram, MRI, dan USG menyebabkan kanker payudara

Salah. Melakukan pengecekan payudara dengan mammogram memang memanfaatkan sinar radiasi. Dari sinilah kabar burung mammografi sebagai penyebab kanker payudara berasal. Nyatanya, mammogram yang dilakukan rutin  justru sangat membantu menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara pada perempuan usia 45 hingga 75 tahun.Berbeda dengan mamogram, MRI merupakan pengecekan payudara menggunakan magnet, sedangkan USG menggunakan gelombang suara. Tapi sama dengan mammogram, tak ada penelitian medis kuat yang membuktikan bahwa kedua hal ini menyebabkan kanker payudara. USG dan MRI malah sangat berjasa untuk mendeteksi dini kehadiran sel-sel penyebab kanker payudara.

  • Genetik keluarga adalah penyebab kanker payudara

Penyebab utama kanker payudara berasal dari mutasi gen, tapi hanya sekitar 5-10 persen saja kasus kanker payudara yang berasal dari faktor genetik (keturunan). Mutasi gen bisa terjadi pada seseorang karena faktor lingkungan, gaya hidup, dan faktor usia. Persentase untuk kanker yang disebabkan oleh mutasi gen berkisar antara 90 -95 persen.

  • Ponsel dapat menyebabkan kanker payudara

Salah. Masyarakat beranggapan bahwa radiasi sinyal yang dipancarkan oleh ponsel bisa memengaruhi kesehatan bahkan menyebabkan kanker.

Radiasi bisa menyebabkan kanker ketika itu memutasi genetik. Dalam kasus ponsel, radiasi yang terpancar sangat kecil, hanya berkisar antara 450-2.700 MHz saja, dengan kekuatan puncak 0,1-5 watt. Mengingat kekuatan radiasi ponsel yang begitu kecil, maka sangat kecil kemungkinannya untuk bisa memutasi gen dalam jaringan tubuh. Dengan kata lain, radiasi ponsel tidak menyebabkan kanker.

Baca Juga : Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Nah itu informasi mengenai Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya karena ketidakbenarannya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

| Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya |

Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Karena sering masak gorengan, mungkin Anda jadi jarang mengganti minyak goreng. Banyak penjual gorengan juga biasanya tidak mengganti minyak goreng yang sudah dipakai, bahkan sampai berhari-hari lamanya. Padahal minyak jelantah, atau minyak goreng yang tidak diganti untuk menggoreng sangat berisiko buat kesehatan. Lalu apa saja Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah | Saat memasak menggunakan minyak goreng, terkadang tidak semua minyak terpakai habis. Bagi sebagian ibu rumah tangga, pasti akan enggan untuk membuang minyak bekas tersebut, terlebih harga minyak setiap waktunya mengalami kenaikkan. Namun, jika melihat efek samping yang dapat terjadi, maka anda perlu menghilangkan kebiasaan ini. Minyak yang telah digunakan untuk mggoreng, akan menyisakan residu yang berbahaya bagi kesehatan.

Terlebih jika minyak tersebut tidak disimpan di lemari pendingin, maka bakteri akan mudah berkembang. Bahkan minyak sisa juga bisa menyebabkan keracunan dan yang lebih berbahaya lagi dapat menimbulkan kanker.

Setiap jenis minyak mempunyai titik jenuh berbeda-beda, nah jika titik jenuh minyak sudah melampaui batas maka anda sebaiknya mengganti dengan yang baru dan membuang minyak yang sudah digunakan. Berikut bahaya penggunaan minyak jelantah :

  • Infeksi bakteri

Minyak yang sudah dipakai berkali-kali akan jadi sarang untuk perkembangbiakan berbagai jenis bakteri. Salah satunya yaitu Clostridium botulinum, bakteri penyebab penyakit botulisme. Bakteri-bakteri tersebut akan makan dari partikel dan remah-remah sisa gorengan yang ada di panci atau minyak. Maka, menggoreng dengan minyak bekas pun akan membuat Anda lebih rentan kena infeksi bakteri.

  • Meningkatkan risiko kanker

Selain bakteri, minyak jelantah juga jadi sumber radikal bebas. Radikal bebas akan ikut terserap ke dalam makanan yang digoreng dan masuk ke dalam tubuh Anda. Di dalam tubuh, radikal bebas akan menyerang sel-sel dalam tubuh dan menjadi karsinogen, yaitu penyebab kanker.

Semakin sering Anda menggoreng dengan minyak jelantah, makin banyak pula radikal bebas yang menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan mutasi gen. Sel dalam tubuh Anda pun lebih rentan berubah jadi sel kanker.

  • Meningkatkan risiko penyakit degeneratif

Menurut penelitian oleh para ahli dari University of the Basque Country di Spanyol, minyak jelantah mengandung senyawa organik aldehid. Senyawa ini diketahui bisa berubah menjadi karsinogen dalam tubuh Anda. Selain itu, aldehid juga bisa memicu penyakit degeneratif kronis. Misalnya penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

Bahaya minyak jelantah yang sering tak disadari adalah kadar kalori dan lemak trans yang akan semakin meningkat. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Food Chemistry tahun 2016, minyak zaitun yang sebelum digoreng tidak mengandung lemak trans pun akhirnya akan mengeluarkan lemak trans juga setelah dipakai menggoreng berkali-kali.

Kalori dan lemak trans yang berlebihan akan memicu kelebihan berat badan, bahkan sampai obesitas. Obesitas sendiri bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti diabetes dan penyakit jantung.

Baca Juga : Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

| Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah |

Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

Makan adalah kebutuhan paling primitif bagi semua makhluk hidup termasuk manusia. Tujuan seseorang makan adalah untuk menghasilkan energi agar dapat melakukan aktivitas dengan baik. Tapi anda harus hati-hati, sebab ada beberapa Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya | Ketika lapar, insting manusia adalah makan agar lapar hilang dan tergantikan dengan perut yang kenyang. Tapi ada beberapa jenis makanan yang justru membuat perut bertambah lapar. Efek mengenyangkan dari makanan ini hanya sebentar dan perut justru akan semakin lapar begitu efeknya hilang.

Hal itu karena makanan-makanan ini tidak memiliki kandungan serat, lemak dan protein yang cukup. Sehingga makanan lebih cepat diproses tubuh, energi lebih cepat dilepas dan rasa lapar pun kembali mendera.

Lemak, serat, dan protein membantu mengenyangkan. Jadi makanan tanpa komponen-komponen itu akan membuat Anda ingin segera makan lagi,” jelas Alex Caspero, R.D.

Makanan Yang Malah Bikin Lapar

  • Roti tawar putih

Roti tawar putih adalah salah satu makanan favorit saat sarapan. Namun jangan heran jika setelah mengkonsumsinya Anda justru merasa lapar –dan ingin makan lagi. Hal tersebut terjadi karena roti tawar putih tidak mengandung serat atau nutrisi yang dapat membuat Anda kenyang.

Roti tawar putih mengandung karbohidrat olahan yang cepat dicerna menjadi gula oleh tubuh, sehingga menyebabkan tubuh melepaskan insulin dan membuat Anda cepat merasa lapar. Oleh karena itu, Anda lebih disarankan untuk mengkonsumsi roti gandum yang mengandung serat saat sarapan -untuk membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

  • Sereal

Sama halnya dengan roti tawar putih, konsumsi sereal saat sarapan juga dapat membuat Anda merasa cepat lapar. Hal tersebut terjadi karena sereal mengandung banyak gula yang akan cepat dicerna oleh tubuh –sehingga membuat Anda cepat lapar.

  • Jus buah

Jus buah sering kali disajikan dengan tambahan gula, air, dan disaring. Hal tersebut justru dapat mengurangi kandungan serat dalam buah yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Konsumsi satu gelas jus buah ternyata dapat meningkatkan kadar gula dalam darah, kemudian menurunkannya secara cepat, sehingga menimbulkan perasaan lapar.

Oleh karena itu, Anda lebih dianjurkan untuk membuat smoothies (tidak disaring), tidak menggunakan gula, dan menambahkan bubuk protein untuk menyeimbangkan gula darah dan meningkatkan rasa kenyang.

  • Camilan asin

Pernahkan Anda menginginkan makanan manis setelah makan camilan asin seperti keripik atau kentang goreng? Jika iya, hal tersebut ternyata adalah hal wajar karena pengecap rasa dan otak mengaitkan energi dengan makanan yang manis, bahkan setelah Anda cukup banyak makan cemilan asin. Adanya fenomena sensor rasa kenyang juga akan membuat tubuh beranggapan bahwa hanya “lambung asin” yang sudah terisi penuh, namun “lambung manis” belum terisi saat Anda makan cemilan asin.

  • Makanan cepat saji

Kandungan lemak trans yang terkandung dalam makanan cepat saji dapat menyebabkan radang usus dan merusak kemampuan tubuh untu memproduksi neurotransmitter yang berperan dalam mengendalikan nafsu makan. Selain itu, banyaknya kandungan garam dalam makanan cepat saji juga dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga membuat Anda ingin makan dan minum berulang-ulang.

Untuk mencegah nafsu makan berlebih, maka Anda dianjurkan untuk memilih makanan yang sehat, terutama yang mengandung lemak tak jenuh, protein, dan karbohidrat kompleks. Makanan ini dicerna lebih lambat di dalam tubuh sehingga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Itulah Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya. Beberapa makanan diatas tak hanya tidak menyehatkan namun juga tak bisa memuaskan rasa lapar anda. Mengonsumsi makanan diatas akan membuat anda tetap lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan, sehingga memicu kelebihan berat badan dan obesitas. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

| Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya |

Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

Melindungi kulit dari bahaya sinar matahari bukan hanya dilakukan dari luar, tetapi juga dari dalam. Maka dari itu sebaiknya Anda mengonsumsi Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari | Bagi orang yang tinggal di perkotaan, teriknya sinar matahari tentu bukan lagi hal yang asing. Apalagi kalau anda perlu berjalan kaki, atau naik angkutan umum untuk menjalani aktivitas rutin anda, anda akan terpapar sinar matahari setiap harinya. Atau mungkin anda yang suka sekali liburan di pantai atau berenang di siang hari di tempat terbuka, tentu saja sinar matahari akan membuat kulit anda lebih gelap.

Seperti yang anda ketahui, matahari memancarkan sinar UV yang tidak baik untuk anda, terutama pada kulit. Selama ini, kebanyakan orang bergantung pada sunscreen untuk melindungi kulit Anda dari pancaran sinar UV. Padahal, terkadang sunscreen juga mengandung bahan-bahan kimia lain yang justru berbahaya untuk Anda. Kabar baik untuk Anda, ada jenis-jenis makanan yang dapat membantu Anda menyerang sinar UV. Selain itu, makanan ini juga aman untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Makanan yang mengandung antioksidan adalah makanan yang paling baik untuk menyerang efek sinar UV, karena antioksidan dapat membantu menetralisasi efek dari pancaran sinar UV.

Makanan Pelindung Kulit Dari Efek Sinar Matahari

  • Tomat

Tomat yang berwarna merah cerah, mengandung lycopene, satu jenis antioksidan yang dapat melindungi tubuh Anda dari sinar matahari. Menambahkan tomat ke dalam pola makan harian Anda terbukti dapat mencegah bahaya akibat sinar matahari. Tomat akan lebih mudah diserap bila sudah dimasak karena dapat membantu pelepasan lycopene dari sel tanaman tomat.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun memiliki kandungan yang lebih sehat dibandingkan mentega atau margarin. Minyak zaitun mengandung omega 3, yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Bukan hanya dapat melindungi Anda dari kanker kulit, minyak zaitun juga dapat mencegah Anda dari penuaan dini.

  • Paprika merah

Vitamin C merupakan kunci untuk pembentukan kolagen yang dapat melawan kerutan kulit. Selama ini vitamin C sangat identik dengan buah jeruk. Padahal paprika merah juga mengandung vitamin C yang tinggi. Ditambah lagi, paprika merah juga sangat rendah gula.

  • Kunyit

Kunyit mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, yang banyak terdapat pada sinar matahari. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kunyit, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk beraktivitas di luar ruangan.

  • Salmon

Salmon mengandung asam lemak omega 3. Selain baik untuk perkembangan otak, omega 3 juga baik untuk melindungi kulit Anda dari sinar matahari. Antioksidan dan antiinflamasi sangat baik untuk melawan berbagai penyakit akibat radikal bebas.

  • Brokoli

Sayuran hijau ini juga mengandung antioksidan yang dapat melawan sel kanker dan zat berbahaya lain yang terdapat dalam paparan sinar matahari. Jadi sebaiknya jangan musuhi lagi sayuran berwarna hijau yang satu ini.

  • Biji labu

Biji labu mengandung zinc, yaitu mineral yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, anti peradangan, melindungi efek radiasi sinar UV, mempercepat penyembuhan luka, dan meningkatkan sistem imun. Bukan saja melindungi kulit wajah Anda rusak akibat paparan sinar matahari, biji labu juga dapat membantu memperlambat tumbuhnya jerawat akibat bakteri.

  • Green tea atau white tea

Green tea dan white tea kaya akan polifenol (terutama catechins) yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker, yang bisa jadi dakibatkan dari efek pancaran sinar UV.

  • Raspberry

Terpapar sinar UV mengakibatkan produksi matrix metalloproteinase enzymes (MMP) pada tubuh Anda, yang merusak kolagen pada kulit. Raspberry mengandung antioksidan yang disebut ellagic acid, yang dapat mencegah produksi enzim MMP ini. Raspberry juga kaya akan vitamin C, yang dapat membantu menyerang kerusakan DNA di sel kulit.

  • Dark chocolate

Dark chocolate kaya akan inpolifenol yang dapat melindungi kulit Anda dari paparan sinar UV. Penelitian menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi dark chocolate dapat berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar kulitnya dua kali lebih lama dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengonsumsi dark chocolate. Untuk proteksi kulit yang terbaik, konsumsilah dark chocolate yang mengandung paling sedikit cocoa sebanyak 70%.

  • Walnuts

Walnuts mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi, yang dapat menurunkan peradangan pada kulit setelah terpapar sinar UV. Selain itu, walnuts juga bisa membantu tubuh Anda menyerang kanker kulit.

Untuk hasil terbaik, Anda perlu memakan salah satu dari jenis-jenis makanan yang dapat menyerang sinar UV ini setiap harinya. Selain menyerang sinar UV, makanan-makanan ini juga mengandung nutrisi yang memberikan efek baik bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Itulah sederet Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari. Jangan malas untuk mengonsumsi makanan diatas, sebab seluruhnya berkhasiat melindungi kulit anda dari efek buruk sinar matahari.

Baca Juga : Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan

| Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari |

1 23 24 25 26 27 32