Tips Mencegah Sesak Napas Dan Asma Saat Olahraga

Banyak orang yang hidup dengan asma membatasi aktivitas terlalu berat untuk mencegah kambuhnya asma. Lalu bagaimana dengan olahraga? Jika anda salah satu penderita asma, olahraga boleh saja, dan inilah Tips Mencegah Sesak Napas Dan Asma Saat Olahraga.

Tips Mencegah Sesak Napas Dan Asma Saat Olahraga

Tips Mencegah Sesak Napas Dan Asma Saat Olahraga | Tak cuma debu atau alergi terhadap sesuatu, serangan asma bisa terjadi akibat olahraga. Ya, asma saat olahraga kerap kali terjadi dan tidak disangka-sangka. Meski begitu, sebenarnya olahraga bisa jadi salah satu pengobatan alternatif bagi orang dengan asma, supaya mengurangi gejalanya.

Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Respiratory Journal, membuktikan bahwa melakukan olahraga rutin selama 12 minggu dapat membuat gejala asma lebih terkontrol. Tentu saja, serangan asma saat olahraga bisa dicegah. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah asma saat olahraga, berikut diantaranya :

  • Kendalikan Asma Dengan Baik

Mungkin Anda sudah tahu jika asma adalah penyakit kambuhan yang tidak bisa disembuhkan. Walaupun begitu, Anda tetap bisa mencegah asma kambuh. Nah, supaya tak terjadi serangan asma saat olahraga, Anda harus memastikan bahwa penyakit ini terkendali dengan baik. Kendalikan penyakit asma yang Anda miliki dengan mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan dengan rutin. Ingat, beberapa obat memang disarankan untuk diminum rutin.

Nah, cara mencegah asma saat olahraga lainnya adalah dengan menghindari berbagai pemicunya. Ya, dari mulai debu, udara dingin, asap rokok, hingga polusi udara. Alih-alih melakukan olahraga di luar ruangan yang dingin, berdebu, dan penuh dengan polusi, Anda bisa berolahraga di dalam ruangan. Jangan lupa untuk memastikan bahwa ruangan yang Anda pakai untuk olahraga bersih dari debu dan udaranya cukup bersih.

  • Tutp Mulut & Hidung Saat Olahraga Di Cuaca Dingin

Ingat, asma dapat kumat bila Anda menghirup udara yang dingin dan kering. Menutup mulut dan hidung akan Anda menghalangi udara dingin untuk masuk ke saluran napas. Anda dapat menggunakan selendang atau masker. Trik ini akan menjaga udara di sekitar mulut dan hidung Anda tetap hangat dan lembab.

  • Jangan Lupa Pemanasan

Banyak yang menyepelekan pemanasan sebelum olahraga. Padahal pemanasan ditujukan untuk membuat tubuh siap dan tidak kaget ketika berolahraga. Hal ini penting dilakukan oleh siapapun, termasuk Anda yang memiliki penyakit asma. Pasalnya, pemanasan adalah salah satu cara mencegah asma saat olahraga. Dimulai dari jalan perlahan kemudian dilanjutkan dengan lari-lari kecil selama 30 detik dan istirahat 60 detik. Anda bisa melakukan hal ini 2-3 kali. Pemanasan sebelum olahraga bisa dilakukan selama 5-10 menit, tergantung dengan kondisi tubuh masing-masing. (Walatra Bersih Wanita)

  • Pilih Jenis Olahraga Yang Sesuai

Supaya asma tidak kambuh saat olahraga, pilih jenis olahraga yang sesuai, yaitu yang tidak membuat Anda terengah-engah. Beberapa olahraga membuat Anda bernapas lebih cepat dibandingkan olahraga lainnya, contohnya lari jarak jauh, basket, dan sepakbola. Semakin cepat napas Anda, maka kemungkinan asma kambuh pun semakin tinggi. Sementara itu, olahraga yang aman bagi Anda seperti sprint, baseball, voli, angkat beban, gulat, golf, voli, dan yoga. Jenis olahraga tersebut berlangsung singkat sehingga Anda tidak perlu terlalu sering mengambil napas dan memberikan Anda kesempatan untuk mengatur napas.

  • Biasakan Menarik Napas Lewat Hidung Saat Olahraga

Pada umumnya, ketika berolahraga, orang-orang sering kali menarik napas melalui mulut. Memang, menarik napas dengan mulut akan menarik jumlah udara yang lebih banyak dibandingkan menarik napas lewat hidung. Namun berbeda dengan hidung, mulut tidak memiliki rambut-rambut dan rongga sinus seperti hidung yang membantu menghangatkan dan melembabkan udara yang masuk. Dengan membiasakan menarik napas lewat hidung, Anda akan menjaga udara yang terhirup tetap hangat dan lembab sehingga Anda terhindar dari kumatnya asma.

  • Lakukan Persiapan Sebelumnya

Meski Anda bisa mencegah asma saat olahraga, sebaiknya tetap siapkan nebulizer dan inhaler ketika Anda berolahraga. Bila Anda takut untuk memulai olahraga karena asma yang Anda miliki, lebih baik konsultasi dan diskusikan hal ini pada dokter.

Baca Juga : Makanan Yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron Pria

| Tips Mencegah Sesak Napas Dan Asma Saat Olahraga |

Makanan Yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron Pria

Mungkin sebagian besar dari Anda hanya mengetahui makanan apa saja yang dapat meningkatkan kadar hormon testosteron. Padahal sebaiknya Anda juga perlu mengetahui makanan yang dapat menurunkan kadar hormon testosteron agar gairah seks Anda tidak menurun. Ini dia Makanan Yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron Pria.

Makanan Yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron Pria

Makanan Yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron Pria | Makanan juga dapat menimbulkan dampak buruk untuk kesehatan. Termasuk mengancam produksi hormon seksual. Karenanya makanan tertentu harus dihindari agar kehidupan seks tetap berjalan lancar. Testosteron merupakan satu hormon penting dalam kehidupan seksual. Umumnya disekresi dalam testis laki-laki dan indung telur perempuan. Produksi hormon seks ini bisa juga terganggu karena makanan. Berikut beberapa jenis makanan yang harus dihindari jika ingin kadar testosteron tetap berkualitas :

  • Minyak Sayur

Minyak canola, jagung, kelapa sawit, serta jenis minyak sayur lainnya memang digadang-gadang mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang masuk dalam kategori sumber lemak sehat. Namun di sisi lain, sebuah penelitian yang dimuat dalam Nutrition and Cancer Journal menunjukkan bahwa penggunaan minyak sayur lambat laun dapat menurunkan kadar testosteron pria. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk lebih memastikan efek dari minyak sayur terhadap tingkat testosteron dalam tubuh pria, tentunya dalam populasi yang lebih besar.

  • Biji Rami

Biji rami adalah salah satu anggota dari keluarga biji-bijian yang yang kaya akan lemak sehat, serat, dan berbagai vitamin serta mineral penting. Biji rami mungkin jadi makanan yang disarankan untuk pria dengan kanker prostat yang harus menurunkan kadar hormon androgen, seperti testosteron, dalam tubuhnya.

Namun bagi pria dengan kadar testosteron normal, makan biji rami dalam jumlah berlebih bisa berdampak terhadap penurunan jumlah testosteron. Ini karena biji rami mengandung senyawa lignan yang mampu mengikat testosteron hingga kemudian mengeluarkannya dari dalam tubuh.

Dibuktikan oleh sebuah penelitian di tahun 2007 dari Current Topics in Nutraceutical Research, bahwa rutin mengonsumsi suplemen biji rami mampu menurunkan kadar hormon testosteron pada wanita dengan PCOS, yang mengalami kadar testosteron berlebih.

  • Teh Herbal Mint

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Phytotherapy Research, menemukan bahwa wanita yang mengidap PCOS akan mengalami penurunan kadar testosteron yang signifikan jika minum teh herbal mint secara teratur. Wanita dengan PCOS umumnya memiliki masalah serius akibat sedikitnya produksi hormon estrogen dan progesteron, tapi tinggi hormon androgen (hormon seks pria). Akhirnya, justru mengganggu sistem reproduksi wanita. (Walatra Bersih Wanita)

Sementara pada pria, tidak menutup kemungkinan akan terjadi hal serupa bila “hobi” menikmati teh rasa mint. Khususnya spearmint dan peppermint, yakni dua jenis tanaman mint yang telah terbukti punya dampak langsung pada kadar testosteron tubuh.

  • Makanan Olahan

Makanan olahan telah diproses sedemikian rupa dengan diberi tambahan natrium, kalori, serta gula, yang semakin memperkaya cita rasanya. Itu sebabnya, sebagian besar orang tidak dapat menolak godaan makanan yang satu ini. Namun sayang, makanan olahan merupakan salah satu sumber lemak trans tinggi yang kerap kali dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga obesitas.

Tidak hanya itu, sekelompok ilmuwan dari European Society of Human Reproduction and Embryology, ternyata menemukan fakta baru bahwa sering mengonsumsi lemak trans bisa berujung pada berkurangnya kadar testosteron dalam tubuh pria. Bahkan, volume testis pria akan ikut menurun yang diiringi dengan berkurangnya produksi sperma. Lama-lama, kondisi ini dapat memicu penurunan fungsi testis.

  • Akar licorice (akar manis)

Akar licorice adalah bahan dasar yang biasanya digunakan sebagai pemanis permen dan minuman. Akar licorice termasuk tanaman herbal yang sering dicampur bersama akar astragalus dalam penggunaannya, dan diyakini ampuh untuk mengobati penyakit kronis. Meski begitu, beberapa penelitian mendapatkan hasil bahwa akar licorice bisa berpengaruh terhadap kadar testosteron. Terjadi sekitar 26 persen penurunan hormon testosteron dalam tubuh setelah rutin mengonnsumsi akar licorice selama satu minggu.

Baca Juga : Terlalu Sering Makan Camilan Pedas Bisa Merusak Kantong Empedu

| Makanan Yang Dapat Menurunkan Kadar Testosteron Pria |

Terlalu Sering Makan Camilan Pedas Bisa Merusak Kantong Empedu

Bagi anda pecinta makanan pedas tentu sudah kebal dengan sensasi panas yang meledak-ledak di mulut. Meskipun tampak tidak berbahaya, bukan berarti anda bisa makan snack pedas sepuasanya. Pasalnya, ternyata Terlalu Sering Makan Camilan Pedas Bisa Merusak Kantong Empedu. Simak penjelasannya dibawah ini.

Terlalu Sering Makan Camilan Pedas Bisa Merusak Kantong Empedu

Terlalu Sering Makan Camilan Pedas Bisa Merusak Kantong Empedu | Snack alias makanan ringan dengan rasa pedas terkadang membuat beberapa orang jadi ketagihan. Ini karena zat kimia dalam cabai yang disebut dengan capsaicin dapat memicu sekresi endorfin, hormon yang dapat meredakan stres dan memicu rasa bahagia. Maka tak heran jika setelah makan makanan pedas, Anda bisa jadi lebih rileks dan justru ketagihan untuk menyantapnya lagi dan lagi.

Namun, sekuat apa pun tubuh Anda dengan rasa pedas pada camilan, bukan berarti Anda boleh mengonsumsinya setiap hari, apalagi dalam jumlah yang banyak. Hati-hati, kebanyakan makan camilan pedas ternyata dapat merusak kantong empedu.

Sebagai contoh, dalam sebuah kasus yang diungkap oleh Live Science, seorang remaja dari Amerika Serikat bernama Rene Craighead sampai harus menjalani operasi kantung empedu gara-gara hobi mengonsumsi camilan super pedas. (Walatra Bersih Wanita)

Sebagai informasi, kantung empedu adalah sebuah organ yang berukuran kecil dekat dengan liver kita. Fungsi dari organ ini adalah melepaskan empedu ke usus demi mencerna lemak yang kita konsumsi. Menurut dr. Sabrena Noria dari Ohio State University Wexner Medical Center, tatkala kita mengonsumsi makanan sangat pedas, maka makanan ini akan segera diolah di lambung dan usus tanpa melewati kantung empedu, namun, organ ini akan mengalami peradangan akibat sensasi pedas dan tingginya kadar lemak pada camilan ini.

Semakin banyak lemak yang masuk, semakin keras kinerja kantung empedu demi menghasilkan empedu yang dipakai untuk memetabolisme lemak. Ditambah dengan sensasi panas yang luar biasa, maka organ yang bekerja dengan terlalu keras ini bisa saja mengalami kerusakan.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak sembarangan dalam mengonsumsi camilan super pedas atau makanan berminyak agar tidak mengalami masalah pencernaan, termasuk kerusakan kantung empedu.

Baca Juga : Sering Ngantuk Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer

| Terlalu Sering Makan Camilan Pedas Bisa Merusak Kantong Empedu |

Sering Ngantuk Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer

Bagi anda yang sering mengantuk secara berlebihan di siang hari, ada baiknya hati-hati. Pasalnya sebuah penelitian mengaitkan hubungan antara mengantuk di siang hari dengan penyakit Alzheimer. Mereka menyebut Sering Ngantuk Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer.Sering Ngantuk Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer

Sering Ngantuk Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer | Seiring dengan bertambahnya usia, Anda sangat mungkin mengalami penurunan fungsi otak, salah satunya alzheimer. Seseorang yang mengalami gangguan tersebut umumnya akan mengalami penurunan daya ingat. Peneliti menyebutkan, mengantuk di siang hari bisa menjadi tanda seseorang mengalami alzheimer.

Dilansir dari Health, baru-baru ini, ilmuwan menemukan beberapa perilaku yang berhubungan dengan risiko alzheimer. Studi terbaru yang diterbitkan pada jurnal JAMA Neurology menemukan, mengantuk di siang hari merupakan salah satu indikator alzheimer. (Obat Infeksi Ginjal)

Menanggapi hal tersebut, Profesor Radiologi di Mayo Clinic, Prashanthi Vemuri melakukan penelitian terkait kebiasaan tidur pada 283 orang tanpa demensia yang berumur di atas 70 tahun. Dari penelitian tersebut, sebanyak 22 persen orang mengantuk di siang hari.

Lalu, Vemuri melakukan pemindaian otak pada semua responden penelitiannya. Dari proses pemindaian otak tersebut, dia menemukan orang yang melaporkan dirinya mengantuk di siang hari mengalami peningkatan amiloid di dua bagian otak, yaitu cingulate anterior dan cingulate precuneus. Biasanya, tingkat amiloid tinggi di dua bagian ini ditemui pada orang dengan alzheimer.

Meski demikian, Vemuri mengakui belum ada jawaban yang pasti apakah masalah tidur berkontribusi terhadap peningkatan amiloid. Dia hanya menyarankan untuk terus meningkatkan kualitas tidur guna menjaga kesehatan otak.

Saya berharap orang-orang mengerti kebiasaan tidur yang baik penting agar memiliki otak yang sehat, karena hal ini dapat mencegah peningkatan amiloid, yang berkontribusi terhadap penyakit alzheimer,” ujar Vemuri, mengutip dari Health.

Penyakit alzheimer bisa disebabkan oleh dua faktor, yakni genetis dan biologis, yang terkait dengan penuaan.

Beberapa peneliti telah mempelajari apakah memperbaiki kebiasaan tidur seseorang dapat berdampak pada penumpukan amiloid. Namun demikian, penelitian tersebut hanya dapat dilakukan pada mereka yang berusia antara 40 hingga 50. Pada usia ini, orang umumnya mengalami penumpukan amiloid. Oleh sebab itu, jika Anda tidak ingin mengalami penyakit alzheimer, sebaiknya biasakan untuk mencapai kualitas tidur yang baik di malam hari.

Baca Juga : Pekerja Kantoran Ternyata Lebih Rentan Kena Penyakit Diabetes

| Sering Ngantuk Di Siang Hari Bisa Jadi Tanda Penyakit Alzheimer |

Pekerja Kantoran Ternyata Lebih Rentan Kena Penyakit Diabetes

Aktivitas padat dan pekerjaan kantor yang cukup banyak biasanya akan menyita banyak waktu. Secara tidak langsung, hal ini bisa meningkatkan risiko seseorang terkena beberapa penyakit. Dan tahukah anda, Pekerja Kantoran Ternyata Lebih Rentan Kena Penyakit Diabetes.

Pekerja Kantoran Ternyata Lebih Rentan Kena Penyakit Diabetes

Pekerja Kantoran Ternyata Lebih Rentan Kena Penyakit Diabetes | Para pekerja kantoran lebih diprediksi mudah mengalami penyakit. Salah satunya yakni rentan menderita diabetes yang mengancam kesehatannya. Menurut Johanes Purwoto, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, pekerjaan kantor dan gaya hidup yang kurang sehat sangat mungkin menjadi faktor pencetus diabetes melitus. Lebih lengkap, beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya diabetes pada pekerja, antara lain :

  • Waktu olahraga yang kurang

Karena kesibukan pekerjaan, seseorang menjadi tidak sempat untuk melakukan olahraga. Padahal olahraga rutinlah yang bisa menjaga tubuh dari risiko dibetes melitus. Salah satu cara untuk menyiasati hal ini adalah dengan berolahraga ringan di sela-sela waktu kerja secara rutin dan meluangkan waktu selama 15 menit untuk berolahraga sebelum berangkat bekerja.

  • Tidak mengatur pola makan

Saat seseorang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, biasanya mereka cenderung lupa makan atau memundurkan waktu makan hingga pekerjaannya selesai. Waktu makan yang tidak teratur bisa membuat seseorang merasa lapar di jam makan berikutnya dan cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Akibatnya, hal yang terjadi secara terus menerus ini, bisa memicu terjadinya diabetes melitus. (Walatra Spirulina Kapsul)

  • Konsumsi makanan tidak sehat

Orang yang terlalu sibuk dengan pekerjaanya cenderung memilih jenis makanan yang kurang sehat. Hal ini terjadi karena waktu yang terlalu sempit untuk makan. Sehingga pilihannya lebih banyak jatuh pada makanan cepat saji yang rendah serat, tinggi kalori, dan tinggi lemak. Makanan yang terlalu manis dan berlemak ini bisa membuat kadar glukosa menumpuk di dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko obesitas. Dalam jangka panjang, resistensi insulin bisa terjadi dan memicu terjadinya diabetes melitus tipe 2.

  • Stres

Stres dalam pekerjaan bisa memengaruhi hormon kortisol yang meningkatkan kadar glukosa darah. Akibatnya pankreas bereaksi lebih keras untuk menghadapi hormon yang meningkatkan gula darah tersebut dan insulin pun kesulitan dalam mengelola gula darah.

  • Jam tidur kurang

Dalam sehari setidaknya Anda perlu tidur selama tujuh hingga delapan jam. Tidur yang berkualitas berguna untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan mengelola stres. Jam tidur yang kurang juga dapat membuat seseorang tergiur untuk mengonsumsi makanan manis, yang dapat meningkatkan risiko diabetes.

Baca Juga : Diet Ala Mediterania Ternyata Bantu Turunkan Risiko Stroke

| Pekerja Kantoran Ternyata Lebih Rentan Kena Penyakit Diabetes |

Diet Ala Mediterania Ternyata Bantu Turunkan Risiko Stroke

Jika Anda menyukai buah-buahan dan sayur segar serta ingin menurunkan risiko stroke, ada baiknya Anda mulai menerapkan diet ala Mediterania. Karena sebuah penelitian menyebutkan bahwa Diet Ala Mediterania Ternyata Bantu Turunkan Risiko Stroke.

Diet Ala Mediterania Ternyata Bantu Turunkan Risiko Stroke

Diet Ala Mediterania Ternyata Bantu Turunkan Risiko Stroke | Diet Mediterania kembali mendapat perhatian karena dampaknya yang bagus untuk penyakit jantung dan stroke. Konsumsi kacang-kacangan dan minyak zaitun dalam menu Mediterania sangat efektif menjaga jantung tetap sehat.

Sebuah studi yang melibatkan lebih dari 7000 orang yang rentan terserang penyakit jantung dan stroke memberikan hasil bagus. Terbukti diet mediterania lebih efektif menurunkan risiko penyakit mereka dibandingkan dengan diet rendah karbohidrat.

Studi yang diterbitkan secara online di The New England Journal of Medicine ini melibatkan sekelompok wanita dan pria usia 55 sampai 80 tahun. Mereka secara acak menjalani diet rendah karbohidrat atau satu dari dua variasi diet Mediterania: Satu kelompok mengonsumsi diet kaya extra-virgin olive oil (lebih dari 60 ml per hari) dan lainnya mengonsumsi banyak kacang-kacangan (lebih dari 29 ml walnut, almond, dan hazelnut per hari).

Diet Mediterania menganjurkan lebih banyak mengonsumsi sayuran segar, minyak olive, ikan, biji-bijian, kacang, buah, dan sayuran. Selain itu, dianjurkan mengurangi konsumsi produk susu dan makanan olahan.

Studi yang dibiayai oleh pemerintahan spanyol ini memastikan setiap kelompok partisipan mendapatkan sesi olahraga teratur. Para peneliti juga memeriksa jumlah konsumsi minyak zaitun dan kacang-kacangan dengan tes laboratorium. Satu hal yang tidak dibatasi oleh para peneliti adalah jumlah kalori atau target saat sesi olahraga. (Obat Infeksi Telinga)

Studi ini lebih awal dihentikan setelah para partisipan dipantau pola makanannya selama 4,8 tahun. Karena manfaat dari diet mediterania sudah terlihat jelas. Secara keseluruhan, orang yang mengonsumsi diet kaya minyak zaitun dan kacang-kacangan mempunyai 30 persen risiko lebih rendah terkena serangan jantung dan stroke.

Diet Mediterania menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida sementara meningkatkan pelindungan terhadap kolesterol baik. Hal ini juga membantu kemampuan tubuh untuk memproses gula yang masuk ke dalam tubuh.

Sebagian besar partisipan sebelumnya banyak mengkonsumsi obat-obatan untuk kolesterol dan tekanan darah tinggi. Para peneliti tidak merubah perawatan itu, tetapi sebagai langkah pertama untuk mencegah masalah jantung, diet sehat lebih baik daripada obat-obatan. Karena hanya memiliki sedikit efek samping,”kata pemimpin penelitian Dr. Ramon Estruch dari Hospital Clinic di Barcelona, Spanyol kepada Fox News.

Baca Juga : Bagian Tubuh Yang Berpotensi Cepat Rusak Akibat Rokok

| Diet Ala Mediterania Ternyata Bantu Turunkan Risiko Stroke |

Bagian Tubuh Yang Berpotensi Cepat Rusak Akibat Rokok

Perokok memiliki resiko lebih tinggi merusak bagian tubuh termasuk otak yang menjadi lebih rentan terhadap stroke, pembekuan darah, penglihatan kabur, dan masih banyak lagi. Ketahui mana saja Bagian Tubuh Yang Berpotensi Cepat Rusak Akibat Rokok.

Bagian Tubuh Yang Berpotensi Cepat Rusak Akibat Rokok

Bagian Tubuh Yang Berpotensi Cepat Rusak Akibat Rokok | Dampak merokok yang langsung dirasakan yaitu batuk, tubuh bau asap rokok, hingga dinding rumah yang kekuningan karena terlalu sering terpapar asap rokok. Namun, sebenarnya konsekuensi yang paling besar dari merokok adalah kerusakan organ dalam. Meski paling mematikan, konsekuensi ini sering tidak disadari.

Saat mengisap rokok, ada sekitar 7.000 zat karsinogen yang masuk ke dalam tubuh, mulai dari tenggorokan hingga ke organ-organ terkecil yang mungkin belum terpikir sebelumnya. Faktanya, merokok merupakan penyebab banyak kematian yang sebenarnya bisa dicegah. Berikut organ yang paling rusak karena merokok.

  • Mulut & Tenggorokan

Racun rokok dapat menimbulkan kerusakan serius pada jaringan mulut dan tenggorokan. Bau mulut, gigi menguning, gusi menghitam, dan lidah yang jadi tidak peka terhadap rasa adalah beberapa efek yang paling umum cepat terjadi pada mulut akibat merokok.

Dalam jangka panjang, merokok dapat membuat Anda berisiko tinggi terkena macam-macam kanker oral, termasuk kanker mulut, kanker lidah, kanker kerongkongan, dan kanker tenggorokan. Lebih dari 93% kasus kanker tenggorokan disebabkan oleh kebiasaan merokok.

  • Paru

Rokok adalah musuh bagi paru Anda. Paru yang seharusnya mendapatkan udara bersih, malah dikotori oleh asap rokok sehingga fungsinya jadi terganggu. Awalnya, rokok akan menyebabkan Anda cepat kehabisan napas dan batuk kering terus-menerus yang pada akhirnya mengeluarkan dahak. Dalam jangka panjang, paru-paru Anda berpotensi besar untuk mengalami PPOK seperti pneumonia, bronkitis, atau emfisema akibat merokok.

  • Kulit

Merokok sebabkan penuaan dini pada kulit. Perokok aktif bahkan umumnya tampak lebih tua daripada orang lain yang berusia sepantar karena memiliki rona wajah yang tidak segar dan jauh lebih kusam keabuan. Kulit perokok aktif juga lebih cepat mengalami kulit mengendur dan berkerut, terutama di sekitar mata dan bibir. Ini karena kulit tidak mendapatkan cukup oksigen akibat merokok. Anda tentu tidak mau terlihat seperti sudah berusia 50 tahun, padahal masih usia kepala dua, kan?

  • Otak

Zat kimia akan melemahkan pembuluh darah di otak dan menyebabkan pembengkakan (aneurisma otak) sehingga meningkatkan risiko Anda terkena stroke sebesar 50 persen. Kondisi ini sangat serius karena pembuluh darah otak yang bengkak tersebut bisa pecah kapan saja. (Obat Infeksi Telinga)

  • Jantung

Berbagai racun dalam asap rokok seperti nikotin dan karbon monoksida akan ikut mengalir dalam darah dan kembali ke jantung. Merokok memicu penggumpalan darah dan merusak jaringan pembuluh darah jantung (arteri koroner). Kerusakan ini akan menyebabkan penurunan fungsi jantung secara bertahap untuk memompa darah dengan baik. Pada akhirnya, masalah pada fungsi jantung akan membuat Anda berpotensi besar mengalami berbagai penyakit jantung.

  • Tulang & Sendi

Tulang adalah organ tubuh yang paling kuat, tapi lama-lama bisa melemah dan rusak akibat merokok. Racun rokok menyebabkan peradangan pada tulang dan sendi. Kerusakan ini membuat erokok sangat rentan terserang osteoporosis dan rematik, bahkan sejak usia muda.

Baca Juga : Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita

| Bagian Tubuh Yang Berpotensi Cepat Rusak Akibat Rokok |

Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita

Kopi kini menjadi minuman yang dinikmati oleh semua kalangan, baik pria ataupun wanita. Hanya saja, bagi kaum hawa, ada baiknya mereka tidak sembarangan dalam minum kopi, karena inilah Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita.

Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita

Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita | Kopi kerap diandalkan sejumlah orang untuk menghilangkan rasa kantuk. Kini mengonsumsi kopi juga seakan sudah menjadi kebiasaan. Namun, waspadalah jika Anda mengonsumsi kopi lebih dari dua cangkir sehari, terutama pada wanita. Menurut penelitian, kebiasaan ini memicu berbagai macam masalah kesehatan. Dibandingkan pria, wanita lebih rentan terhadap sejumlah penyakit. Berikut dampaknya pada wanita jika terlalu banyak minum kopi :

  • Tulang keropos

Kafein diketahui dapat memengaruhi kesehatan tulang dengan cara menurunkan penyerapan kalsium di dalam tubuh. Padahal kalsium dibutuhkan dalam pembentukan tulang. Akibatnya tulang menjadi lebih rapuh. (Walatra Spirulina Platensis)

Seorang wanita yang minum kopi bersamaan dengan susu atau sumber kalisum lain ternyata dapat mengalami tulang keropos yang lebih parah lagi. Menurut National Osteoporosis Foundation, mereka yang minum kopi lebih dari tiga cangkir per hari lebih berisiko terkena pengeroposan tulang.

  • Gangguan cemas dan panik

Terlalu banyak minum kopi juga berisiko menurunkan fokus hingga memicu gangguan psikologis serius. Lebih lanjut, kafein dapat menimbulkan rasa cemas dan panik. Peningkatan frekuensi denyut nadi dapat terjadi setelah seseorang mengonsumsi kafein, dan ini bisa memengaruhi rasa panik.

  • Gangguan kognitif

Kopi dipercaya dapat menurunkan kemampuan kognitif pada wanita. Pada sebuah penelitian terbukti bahwa wanita yang minum tiga cangkir atau lebih kafein per hari mengalami penurunan kognitif secara signifikan. Pada wanita lebih tua, efek kafein tersebut lebih parah. (Walatra Propolis Brazil)

  • Gangguan kesuburan

Konsumsi kopi dua cangkir atau lebih per hari dihubungkan dengan terjadinya gangguan tuba fallopi dan endometriosis. Endometriosis adalah penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya jaringan dari lapisan dalam dinding rahim di bagian luar rongga rahim. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesuburan pada wanita.

Selain itu, konsumsi kafein dalam jumlah banyak juga dikaitkan dengan gangguan pembuahan. Namun, penelitian terkait hal tersebut masih terus dikembangkan lebih lanjut sehingga menimbulkan pro dan kontra di dunia medis.

  • Keguguran

Konsumsi kafein sebanyak 200 mg (kurang lebih dua cangkir kopi) atau lebih per hari pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko keguguran hingga dua kali lipat dibandingkan yang tidak mengonsumsi.

Nah, itu dia Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita. Meski sebagian masih dalam penelitian lebih lanjut, tentu sebaiknya Anda tetap waspada dalam mengonsumsi kopi. Bagi ibu hamil, pastikan agar asupan kopi Anda tidak lebih dari 200 mg per hari. Jika masih ada keraguan, sebaiknya dikonsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengingat reaksi kafein terhadap tubuh orang dapat berbeda-beda.

Baca Juga : Pola Sarapan Yang Salah Pada Penderita Diabetes

| Dampak Kebanyakan Minum Kopi Terhadap Tubuh Wanita |

Pola Sarapan Yang Salah Pada Penderita Diabetes

Bagi seorang penderita diabetes, pengaturan pola makan adalah suatu hal yang penting. Kerap kali, waktu sarapan menjadi waktu makan yang kurang mendapat perhatian, sehingga malah menjadi bumerang. Pasalnya, ada beberapa Pola Sarapan Yang Salah Pada Penderita Diabetes.

Pola Sarapan Yang Salah Pada Penderita Diabetes

Pola Sarapan Yang Salah Pada Penderita Diabetes | Anda tentu sepakat jika asupan makan adalah hal yang penting untuk diperhatikan bagi penderita diabetes. Hal ini memang seakan sudah menjadi kebutuhan yang harus dicermati oleh penderita diabetes agar kesehatan tubuhnya dapat lebih berkualitas.

Asupan makanan yang harus diperhatikan oleh penderit diabetes, tentu bukan hanya pada waktu makan tertentu saja, namun juga asupan makan pada setiap kali waktu makan, baik itu sarapan, makan siang, makan malam atau camilan.

Saat sarapan, nafsu makan di pagi hari bisa dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari rasa lapar berlebihan pasca melewati waktu tidur selama 7-8 jam, atau malah tidak nafsu makan sama sekali karena aktivitas pagi hari yang cukup padat dan menyita waktu. Kondisi ini yang membuat sarapan kerap menjadi salah satu waktu makan yang paling rentan membuat asupan makan penderita diabetes menjadi tidak terkontrol. (Obat Radang Tenggorokan)

Hal ini tak ayal menyebabkan penderita diabetes kerap melakukan banyak kesalahan saat sarapan. Kesalahan-kesalahan ini kerap dianggap sepele padahal sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh penderita diabetes. Berikut adalah beberapa kesalahan bagi penderita diabetes yang kerap terjadi saat sarapan :

  • Melewatkan sarapan

Ini adalah kesalahan yang paling fatal. Demi menjaga kadar gula darah agar tidak melonjak tinggi, masih banyak orang yang berpikir melewatkan sarapan adalah salah satu caranya. Hal ini sama sekali tidak benar.

Melalui penelitian yang dimuat di jurnal Diabetes Care, telah dibuktikan bahwa penderita yang melewatkan sarapan akan mengalami peningkatan kadar gula hingga 37 persen setelah makan siang jika dibandingkan dengan hari di mana mereka tidak melewatkan sarapan.

Peningkatan ini pun bertahan hingga malam hari menjadi 27 persen lebih tinggi. Ini membuktikan bahwa sarapan penting bagi penderita diabetes. Sempatkan bangun lebih pagi untuk sarapan. Dengan begitu, suasana hati Anda akan menjadi lebih baik dan pikiran pun lebih segar karena tidak terburu-buru memulai aktivitas.

  • Sedikit sarapan, banyak makan malam

Sering kali masyarakat mengasosiasikan sarapan dengan makan ringan dan porsi makan malam hampir setara dengan makan siang. Kebiasaan ini sebenarnya tidak tepat, terutama untuk penderita diabetes.

Dalam penelitian yang sama dan didukung oleh penelitian lain dalam jurnal Diabetologia, ditemukan bahwa penderita diabetes yang makan sarapan dengan porsi lebih banyak daripada porsi makan malam memiliki kadar gula darah 20 persen lebih rendah daripada mereka yang menjalani sebaliknya.

Memperhatikan porsi tiap-tiap jam makan memang penting bagi penderita diabetes. Berbagai hasil studi tersebut pun semakin menekankan pentingnya sarapan dengan porsi dan menu yang benar, terutama bagi Anda yang memiliki penyakit diabetes.

  • Menu sarapan tinggi gula

Meski sarapan berfungsi untuk memasok energi untuk memulai hari, bukan berarti Anda boleh bermewah-mewah dengan berbagai hidangan tinggi gula di pagi hari.

Hal ini sering kali dijadikan jalan pintas dalam menyiapkan menu sarapan, sehingga pilihan jatuh kepada makanan seperti roti, kue, atau jajanan manis yang disertai kopi dan susu agar sarapan menjadi praktis.

Menu sarapan yang baik seharusnya bisa memberikan Anda cadangan energi sampai tiba waktunya makan siang, atau setidaknya sampai waktu ngemil di antara sarapan dan makan siang.

Sedangkan, sarapan dengan menu tinggi gula akan membuat kadar gula melonjak tinggi sesaat dan merosot turun setelahnya, sehingga membuat Anda lebih cepat mengalami badan lemas dan lapar kembali.

Oleh sebab itu, sarapanlah dengan menu yang tak hanya sehat, namun juga tepat untuk penderita diabetes. Anda dapat mengisi menu sarapan dengan buah dan yoghurt rendah lemak, atau kombinasi protein sehat seperti dadar putih telur dengan roti gandum. Selain mengandung gula yang baik, menu ini juga mengandung banyak serat, sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama.

Jadi, mulai sekarang, jangan lewatkan sarapan sebelum beraktivitas. Sesuaikan menu sarapan dengan jumlah kebutuhan kalori harian Anda untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari sarapan di pagi hari.

Baca Juga : Waspada, Perokok Pasif Berisiko Tinggi Terkena Tuli

| Pola Sarapan Yang Salah Pada Penderita Diabetes |

Waspada, Perokok Pasif Berisiko Tinggi Terkena Tuli

Satu lagi bukti bertambah bahwa menjadi perokok pasif sama berisikonya dengan perokok aktif. Selain berisiko gangguan paru dan pernafasan, indera pendengaran pendengaran perokok pasif ikut terancam asap rokok yang dikepulkan oleh orang lain. Waspada, Perokok Pasif Berisiko Tinggi Terkena Tuli.

Waspada, Perokok Pasif Berisiko Tinggi Terkena Tuli

Waspada, Perokok Pasif Berisiko Tinggi Terkena Tuli | Sebuah penelitian terhadap lebih dari 1.500 remaja AS yang berusia 12- 19 tahun menunjukkan bahwa merokok pasif berdampak langsung merusak telinga anak-anak muda. Semakin besar paparan, semakin besar kerusakan yang ditimbulkan. Pada beberapa kasus, kerusakan tersebut cukup mengganggu kemampuan seorang remaja untuk memahami pembicaraan. Demikian laporan studi tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal khusus bedah leher dan kepala

Asap rokok meningkatkan risiko infeksi yang menghalangi suplai darah halus ke telinga sehingga dapat menyebabkan kerusakan kecil tapi fatal. Namun, belum diketahui dari studi tersebut berapa banyak paparan asap rokok yang berbahaya dan kapan kerusakan dapat terjadi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat, namun sementara ini untuk melindungi pendengaran dan kesehatan anak-anak Anda, sangat dianjurkan untuk tidak merokok di sekitar mereka, kata Dr Michael Weitzman, salah seorang peneliti. (Obat Pembersih Rahim)

Dalam studi tersebut, sekitar 40% dari 800 remaja yang telah terpapar asap rokok terdeteksi memiliki masalah pendengaran, dibandingkan hanya sekitar 25% dari 750 remaja yang tidak terpapar. Menariknya, lebih dari 80% remaja-remaja tersebut tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah pendengaran. Kehilangan pendengaran ringan memang tidak selalu disadari oleh setiap orang. Namun, tes pendengaran secara jelas mengungkapkan bahwa mereka mengalami kesulitan mendengarkan suara berfrekuensi tinggi dan rendah. Jenis gangguan pendengaran ini umumnya hanya terjadi pada orang-orang lanjut usia atau pada anak yang terlahir tuli.

Remaja-remaja yang memiliki masalah pendengaran tersebut dapat kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah dan rentan dituduh secara salah sebagai biang kerok atau salah didiagnosis sebagai ADHD. Untuk mengatasi masalah pendengaran mereka, mereka harus menggunakan alat bantu dengar.

Baca Juga : Alasan Mengapa Manusia Merasa Tenang Saat Dekat Air

| Waspada, Perokok Pasif Berisiko Tinggi Terkena Tuli |

1 2 3 4 5 33