Bahan Berbahaya Yang Terdapat Dalam Produk Perawatan Rambut

Bahan kimia tertentu dalam produk perawatan rambut bisa menyebabkan sakit kepala, mual, kelelahan dan kanker. Hal ini cukup mengejutkan karena produk tersebut jadi bagian rutin dari perawatan rambut sehari-hari. Untuk itu, penting untuk anda ketahui apa saja Bahan Berbahaya Yang Terdapat Dalam Produk Perawatan Rambut.

Bahan Berbahaya Yang Terdapat Dalam Produk Perawatan Rambut

Bahan Berbahaya Yang Terdapat Dalam Produk Perawatan Rambut | Memilih produk perawatan rambut terkadang menjadi hal yang membingungkan. Kita harus membaca secara cermat produk yang terkandung didalamnya. Di sisi lain, kita seringkali membelinya hanya karena terpikat oleh keindahan kemasan tanpa peduli efek samping. Faktanya, ada banyak bahan berbahaya yang harus kitas waspadai dalam produk perawatan rambut yang biasa kita pakai.

Berikut adalah beberapa bahan-bahan berbahaya yang biasa terdapat dalam produk perawatan rambut :

  • Ammonium lauryl sulfate (ALS) atau sodium laureth sulfate (SLES)

Sulfat merupakan detergen sangat kuat yang baik untuk melepaskan minyak dari rambut. Namun, ini berarti ada risiko hilangnya kelembapan rambut. Sulfat termasuk ke dalam jenis surfaktan, yaitu senyawa yang mengurangi tekanan permukaan. Bahan ini umum digunakan dalam sampo.

Sulfat bekerja melalui reaksi kimia, yaitu dengan mengikat sebum dan air pada kulit kepala. Saat Anda membilas sampo, surfaktan mengangkat semua minyak di kepala dan sisanya. Agen pembersih ini sangat keras sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada rambut, membuatnya rapuh, dan bikin rambut kusut (atau makin kusut). Bahan ini juga dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang dengan kulit sensitif.

  • Sodium lauryl sulfate (SLS)

Detergen ini pada dasarnya bekerja seperti SLES pada rambut. SLS merupakan komponen yang umum digunakan pada banyak produk rumah tangga seperti pembersih tubuh, pasta gigi, dan produk pembersih. SLS dapat menyebabkan mutasi gen dan efek toksik lainnya pada tubuh manusia.

  • Paraben

Paraben biasa ditemui pada bahan sampo. Bahan ini digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri pada banyak kosmetik dan sampo. Paraben dapat menyerupai hormon estrogen dan telah dikaitkan dengan peningkatan perkembangan sel kanker payudara. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita memiliki konsentrasi paraben lebih tinggi dibandingkan pria, yang mungkin akibat dari penggunaan produk kosmetik dan perawatan tubuh lebih banyak.

  • Sodium chloride atau natrium klorida

Natrium klorida merupakan garam sederhana. Penggunaan garam pada sampo dan kondisioner bertujuan untuk menciptakan kepekatan. Garam dapat membuat kulit kepala yang sensitif menjadi kering dan gatal, sehingga bisa mengakibatkan kerontokan rambut. Kandungan ini juga dapat menyebabkan iritasi dan “membakar” mata jika terkena sampo.

  • Polyethylene glycols (PEG)

Bahan ini juga merupakan agen penebal yang sering terkontaminasi dengan produk sampingan. PEG dapat berbahaya secara langsung karena berasal dari petroleum. Meski belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa PEG toksik, tapi produk sampingannya seperti ethylene oxides dan 1,4-dioxane diketahui berbahaya.

  • Diethanolamine (DEA) dan triethanolamine (TEA)

DEA dan TEA merupakan agen pengemulsi dan berbusa yang dapat mengurangi tekanan permukaan antara senyawa berbeda, sehingga bahan yang larut air dan larut lemak dapat tercampur. Pada tahun 1998, peneliti menemukan adanya hubungan antara aplikasi topikal DEA dan kanker pada hewan selama tes laboratorium. Namun, berdasarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), tidak ada bukti yang mengaitkan penggunaan DEA dan kanker pada manusia. (Obat Mata Glaukoma)

  • Formaldehida

Dari semua bahan sampo yang berbahaya, bahan ini mungkin paling menyeramkan. Bahan ini dikenal berdampak karsinogenik pada manusia, dan telah terbukti dapat diserap melalui kulit pada pengujian hewan.

Perusahaan sering menambahkan bahan ini secara langsung. Namun, bahan ini juga dapat dilepaskan dari waktu ke waktu melalui proses kimia. Pelepas formaldehida memiliki nama berbeda dan tidak selalu jelas. Akan tetapi, nama umum yang kerap digunakan pada sampo yaitu quaternium-15.

Pada tahun 2013, ratusan wanita di Amerika Serikat mengalami kerontokan rambut, rasa terbakar pada kulit kepala dan rambut yang rusak, serta perubahan warna setelah menggunakan produk yang mengandung pelepas formaldehida.

  • Synthetic fragrances

Produk yang memiliki wewangian pada label berarti memiliki ribuan bahan kimia tersembunyi. Beberapa bahan pada produk kosmetik dengan wewangian dapat mengganggu sistem reproduksi. Bahan ini juga dapat menyebabkan kanker, asma, dan bisa memengaruhi ASI pada ibu menyusui. Seperti banyak bahan lainnya, wewangian dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan kulit kepala sehingga menyebabkan kerontokan rambut.

  • Synthetic colors

Kebanyakan sampo dan kondisioner mengandung pewarna sintetis agar rambut terlihat bagus. Warna tersebut datang dari petroleum atau sumber tar batu bara yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan. Bahkan ada temuan yang mengaitkan bahan ini dengan kanker. (Obat Maag Herbal)

  • Dimethicone

Jenis silikon ini merupakan plastik dasar yang digunakan pada banyak produk rambut dan membuat rambut berminyak. Namun, sisi positifnya kandungan ini bisa membuat rambut tampak berkilau. Bahan ini bekerja seperti pelindung permukaan rambut, yang ternyata bisa menyebabkan berhentinya kelembapan dan pemberian nutrisi dan penumpukan kotoran. Ini tentunya bisa menimbulkan penyumbatan pori pada kulit kepada dan menyebabkan iritasi kulit.

  • Cocamidopropyl betaine

Meski klaimnya alami, tapi banyak sampo yang mengandung bahan ini. Cocamidopropyl betain adalah pembuat busa. Produk perawatan rambut yang menggunakan bahan ini bersama dengan dimethylaminopropylamine dapat menyebabkan iritasi kulit, alergi, rosasea, dan eksem.

  • Triklosan

Sejak tahun 2016, triklosan dilarang untuk digunakan sebagai sabun antibakteri. Sayangnya, masih banyak produsen yang tutup telinga dan tetap menggunakannya dalam pasta gigi, sampo, dan deodoran. Agen antibakteri kimia ini diketahui dapat menyebabkan gangguan hormon yang menyebabkan kanker, perkembangan masalah saraf, dan memengaruhi perkembangan janin.

  • Retinyl palmitate

Bahan ini merupakan turunan dari retinol yang kerap ditemui dalam sampo. Bahan ini diketahui bisa membuat iritasi pada kulit, pengelupasan, kulit bersisik, kemerahan, dan gatal. Terdapat peringatan akan efek samping bahan ini, meliputi kanker, masalah reproduksi, dan toksisitas organ.

Baca Juga : Manfaat Bunga Lawang Yang Sayang Untuk Dilewatkan

| Bahan Berbahaya Yang Terdapat Dalam Produk Perawatan Rambut |