Minum Teh Bisa Bantu Turunkan Risiko Penyakit Diabetes

Teh sudah menjadi minuman favorit masyarakat. Teh memiliki rasa yang enak dan bisa memberikan sensasi tenang pada pikiran. Selain itu, kebiasaan Minum Teh Bisa Bantu Turunkan Risiko Penyakit Diabetes. Simak selengkapnya dibawah ini.

Minum Teh Bisa Bantu Turunkan Risiko Penyakit Diabetes

Minum Teh Bisa Bantu Turunkan Risiko Penyakit Diabetes | Bagi kebanyakan kita, pagi hari akan menjadi lebih sempurna dengan secangkir teh hangat. Bahkan, bagi sebagian orang, menyeruput teh di pagi hari tak ubahnya bak ritual religius.

Daun teh memang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Teh pun dikenal dengan efek kafeinnya, yang memberi dorongan energi instan. Selain itu, teh merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan sangat penting bagi tubuh, karena membantu tubuh melawan radikal bebas yang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Antioksidan yang ditemukan pada daun teh adalah senyawa yang dikenal sebagai polifenol. Menurut sebuah penelitian, polifenol juga terbukti bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah. Studi tersebut menyatakan, teh dapat secara signifikan mampu mengurangi glukosa darah pada orang dewasa, sehingga mencegah datangnya diabetes.

Polifenol dalam teh cenderung menghambat penyerapan gula dalam darah. Temuan ini dilansir di Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition. Disebutkan, polifenol secara signifikan mengurangi jumlah glukosa pada orang dewasa, yang diberi minuman sarat sukrosa sebelumnya.

Baca Juga : Obat Herbal Pneumotorax

Periset mengklaim, dengan mengkonsumsi teh maka lonjakan kadar gula darah yang dipicu aktivitas “ngemil” pada makanan manis dapat diredam.

Teh adalah minuman paling umum kedua yang dikonsumsi di dunia, dan penelitian baru ini menambahkan studi yang telah dipublikasikan.”

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan teh itu baik untuk kesehatan dan kesejahteraan,” kata dokter Tim Bond dari Tea Advisory Panel.

Akibatnya, polifenol menurunkan indeks glikemik -kemampuan relatif makanan karbohidrat untuk meningkatkan kadar glukosa dalam darah, dari minuman manis,” kata Bond.

Tim tersebut menguji efek minum teh terhadap 24 partisipan. Setengah dari jumlah itu memiliki kadar gula darah normal. Sementara separuh lainnya telah didiagnosis mengalami pra-diabetes.

Baca Juga : Obat Herbal Gonore Untuk Wanita

Sehari sebelum setiap pengujian kedua kelompok diminta menghindari olahraga dan makan secukupnya. Mereka hanya makan malam dengan makanan dengan kandungan gula rendah. Keesokan paginya, sampel darah mereka diambil dalam keadaan puasa. Selanjutnya, mereka diberi minuman manis baik yang mengandung polifenol teh berdosis tinggi dan rendah.

Kemudian, dalam rentang waktu 30, 60, 90, dan 120 menit diambil sampel darah dari para responden. Mereka lalu mengulangi prosedur itu sebanyak tiga kali dalam jeda satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang menerima minuman dengan polifenol -baik kadar tinggi atau rendah, menunjukkan penekanan yang signifikan terhadap lonjakan gula darah.

Baca Juga : Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung

Minum Teh Bisa Bantu Turunkan Risiko Penyakit Diabetes

Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung

Aneka jenis biji-bijian dapat mencegah penyakit kardiovaskular, salah satunya yakni serangan jantung. Ada beragam jenisnya yang Anda bisa konsumsi setiap hari. Inilah Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung.

Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung

Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung | Berhenti merokok, berolahraga, dan makan makanan yang sehat adalah cara yang tepat dan terbaik dalam merawat jantung. Diet dan perubahan gaya hidup dapat membantu mencegah penyakit jantung, meningkatkan fungsi kardiovaskular, dan membantu usia hidup menjadi lebih lama.

Namun, banyak perdebatan tentang apa sebenarnya yang harus dimakan untuk untuk kesehatan jantung yang optimal? Nah, dibawah ini ada beberapa jenis biji-bijian yang bisa membantu anda mencegah datangnya penyakit jantung dan menjaga jantung tetap sehat, diantaranya :

  • Biji rami

Makanlah satu sampai dua sendok teh biji rami setiap hari untuk menjaga kesehatan jantung. Benih ini mengandung kaya antioksidan dan asam lemak omega-3, yang tidak hanya menekan tekanan darah dan mengatur stres, tetapi juga menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Baca Juga : Obat Radang Usus Obat Herbal Pelancar Haid

  • Biji chia

Coba tambahkan beberapa biji chia ke dalam segelas air atau minuman Anda. Biji chia mencegah dehidrasi dan memelihara kesehatan jantung. Biji chia juga mengandung asam lemak omega-3, serta asam lemak tak jenuh ganda

  • Biji labu

Biji labu kaya akan magnesium, kalium dan rendah kolesterol. Biji labu dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Biji labu juga dapat mengatur denyut jantung dan pasokan darah ke jantung.

Baca Juga : Obat Herbal Mata Berkabut Obat Herbal Hepatiti B

  • Biji fenugreek

Karena dapat menurunkan kolesterol darah, biji fenugreek dapat mencegah risiko penyakit jantung. Karena biji ini juga tinggi serat dan kaya antioksidan yang baik untuk Anda.

  • Biji wijen

Biji wijen baik dikonsumsi untuk kesehatan jantung. Karenanya kaya akan asam oleat, yang dapat meningkatkan HDL dalam tubuh.

Nah, itulah Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung. Tak hanya dikonsumsi secara lansung, anda juga bisa menaburkan biji-nijian tersebut diatas bubur oatmeal atau smoothies sebagai konsumsi sehari-hari. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Berenang Di Air Dingin Bisa Bantu Atasi Rasa Nyeri

Biji-Bijian Yang Mesti Dikonsumsi Untuk Menjaga Kesehatan jantung

Berenang Di Air Dingin Bisa Bantu Atasi Rasa Nyeri

Bagi anda yang saat ini menderita nyeri pada tubuh yang tidak kunjung hilang, munkin dapat mencoba alternatif lain yaitu dengan berenang atau mandi air es. Pasalnya, menurut penelitian Berenang Di Air Dingin Bisa Bantu Atasi Rasa Nyeri.

Berenang Di Air Dingin Bisa Bantu Atasi Rasa Nyeri

Berenang Di Air Dingin Bisa Bantu Atasi Rasa Nyeri | Salah satu kegiatan olahraga yang digemari banyak orang adalah berenang. Apalagi berenang setelah seharian berada di bawah terik matahari. Tapi apa jadinya jika Anda diminta berenang di kolam yang airnya dingin?

Mungkin sebagian besar kita akan buru-buru menolak. Membayangkan rasa dinginnya saja sudah membuat ngilu.

Meski begitu, seorang pria berusia 28 tahun justru bisa sembuh dari sakit sarafnyanya berkat berenang di air dingin.

Studi kasus yang diterbitkan di The BMJ pada Senin (12/2/2018) menceritakan keadaan menyedihkan seorang pria yang sudah 10 minggu sakit kronis setelah menjalani operasi mengurangi kemerahan pada wajah.

Sebelumnya ia melakukan operasi pemotongan saraf di dada yang bertanggung jawab memberikan rona merah di wajah.

Sayangnya, obat tidak bekerja mengurangi efek samping, begitu pula dengan olahraga yang justru memperburuk keadaan dan juga terapi fisik.

Putus asa terhadap hal tersebut, pria yang sebelumnya kerap mengikuti perlombaan triathlon (ajang yang melibatkan tiga olahraga berbeda, biasanya berenang, bersepeda, dan berlari, red) memutuskan untuk berenang di perairan terbuka.

Ia berpendapat hal itu dapat mengalihkan pikirannya dari rasa sakit saraf meski hanya sebentar.

Setelah ia terjun di air sangat dingin dan berenang hanya satu menit, uniknya rasa sakit itu hilang dan tak kembali lagi.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan, saya benar-benar lupa rasa nyeri di dada. Saat saya keluar dari air, ternyata rasa sakit neuropatik telah hilang. Saya tidak percaya,” kata pria itu kepada periset, dilansir Time, Senin (12/2/2018).

Baca Juga : Obat Pelancar Haid Herbal Obat Radang Usus Besar

Hal ini pun membuat para dokter kebingungan. Apalagi kasus seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dan mereka masih ragu untuk mengatakan bahwa air dingin bisa memulihkan kesehatan manusia.

Peneliti berspekulasi bahwa kejutan yang diberikan air dingin bisa mengkatalisis gelombang aktivitas sistem saraf. Hal ini mengubah aktivitas otak manusia dan persepsi rasa sakit.

Kelebihan sensoris saat berenang di air dingin cenderung mengacaukan rasa sakit pada saraf dan membuat pria tersebut untuk dapat bergerak bebas lagi.

Peneliti juga berspekulasi, kebiasaan pria tersebut melakukan olahraga ekstrem membuat terapi yang tidak biasa ini justru membantu.

Penelitian tentang potensi manfaat kesehatan dari berenang di air dingin sangat langka, meski sudah ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa hal ini dapat membantu pemulihan atletik dan pengobatan depresi.

Peneliti mengatakan berenang di air dingin dapat bermanfaat bagi kesehatan mungkin layak diteliti lebih lanjut.

Baca Juga : Kenapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi Di Pagi Hari?

Berenang Di Air Dingin Bisa Bantu Atasi Rasa Nyeri

Kenapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi Di Pagi Hari?

Meskipun serangan jantung sangat mungkin terjadi kapan saja, ada waktu di mana kondisi ini paling sering terjadi. Diketahui serangan jantung paling lebih sering terjadi di pagi hari, tepatnya di pukul 6 hingga 10 pagi. Lantas Kenapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi Di Pagi Hari?

Kenapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi Di Pagi Hari?

Kenapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi Di Pagi Hari? | Serangan jantung biasanya terjadi ketika salah satu pembuluh darah mengalami penyumbatan, bisa karena terlalu banyak lemak. Hal ini membuat aliran darah tidak lancar ke jantung, sehingga jantung Anda kekurangan oksigen serta makanan. Maka itu, jaringan di sekitar otot jantung rusak dan mati, sampai tak bisa memompa darah lagi.

Kondisi ini memang bisa terjadi kapan saja, tapi para ahli menyatakan bahwa serangan jantung lebih sering terjadi di pagi hari. Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa penelitian, salah satunya penelitian yang melibatkan sebanyak 12 ribu lebih kasus penyakit jantung. Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa serangan jantung memang lebih sering, bahkan juga disebut-sebut lebih berbahaya, jika terjadi di pagi hari.

Baca Juga : Obat Asam Lambung Tinggi

Para ahli menyatakan bahwa hal tersebut berkaitan dengan jam biologis tubuh. Di pagi hari, tubuh Anda secara otomatis akan mempersiapkan semua organ untuk kembali bekerja dengan normal. Sedangkan sebelumnya organ-organ tubuh bekerja dengan lambat, karena di malam hari Anda beristirahat.

Ibaratnya, setiap pagi tubuh Anda akan melakukan “pemanasan” pada setiap organnya, termasuk jantung dan pembuluh darah. Permintaan darah dan makanan meningkat di dalam tubuh, sehingga jantung harus memompa darah lebih cepat. Selain itu, pembuluh darah cenderung menyempit di pagi hari. Hal ini yang membuat jantung Anda semakin bekerja keras.

Jika saat itu ada penyumbatan di salah satu pembuluh darah, maka serangan jantung tidak bisa dihindari. Ketika itu, Anda akan mengalami berbagai gejala serangan jantung.

Baca Juga : Mengeringkan Pakaian Dalam Rumah Berbahaya Bagi Kesehatan

Kenapa Serangan Jantung Lebih Sering Terjadi Di Pagi Hari?

Mengeringkan Pakaian Dalam Rumah Berbahaya Bagi Kesehatan

Di musim penghujan seperti sekarang, menjemur pakaian banyak yang dilakukan di dalam rumah. Padahal, perlu anda ketahui bahwa Mengeringkan Pakaian Dalam Rumah Berbahaya Bagi Kesehatan. Simak selengkapnya dibawah ini.

Mengeringkan Pakaian Dalam Rumah Berbahaya Bagi Kesehatan

Mengeringkan Pakaian Dalam Rumah Berbahaya Bagi Kesehatan | Musim penghujan sudah tiba. Pada musim ini, biasanya pengurus rumah tangga kesulitan mencari tempat untuk menjemur pakaian. Sebab, jika pakaian dijemur di luar rumah, akan repot memasukkan pakaian itu saat awan mendung tiba. Alternatifnya: menjemur pakaian di dalam rumah.

Namun Anda perlu berhati-hati ketika menjemur pakaian di dalam rumah. Sebab, sebuah penelitian terbaru mengungkapkan menjemur pakaian basah di dalam rumah berisiko bagi kesehatan penghuni rumah tersebut. Mereka rentan terkena penyakit asma, demam dan alergi.

Penelitian yang dilakukan oleh Mackintosh School of Architecture menemukan banyak rumah tangga yang mengandung terlalu banyak embun. Sepertiga dari embun ini disumbang oleh pengeringan cucian di dalam rumah.

Studi ini dilakukan oleh Mackintosh Environmental Architecture Research Unit di Glasgow dan menemukan bahwa dari 100 unit rumah yang diteliti, sebanyak 87 persennya melakukan pengeringan pakaian di dalam rumah saat musim dingin atau musim hujan tiba.

Menurut salah seorang peneliti, Rosalie Menon, orang tidak begitu peduli mengenai banyaknya embun yang ditambahkan di udara.

Baca Juga : Obat Herbal Bronkitis

Berkunjung ke rumah seseorang, kami menemukan bahwa mereka mengeringkan baju-baju mereka di ruang keluarga atau bahkan di dalam kamar tidur,” ujar dia seperti dikutip BBC, beberapa waktu lalu.

Selain itu, para ilmuwan menemukan hubungan antara mengeringkan cucian dengan tumbuhnya jamur. Partikel dari jamur ini diketahui bisa menyebabkan infeksi paru-paru pada orang yang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh yang ditemukan pada 25 persen rumah yang diteliti.

Studi ini dibiayai oleh Engineering and Physical Sciences Research Council yang pertama kali menemukan dampak dari pengeringan pakaian di dalam rumah secara pasif. Semua jenis rumah yang disurvei ternyata tidak mempunyai ruang yang cukup untuk menjemur pakaian.

Para ilmuwan berharap disediakan ruangan khusus untuk menjemur pakaian di perumahan baru yang dibangun.

Ruang khusus ini seharusnya terpisah dan mendapat ventilasi. Ini seperti lemari berudara,” ujar Menon.

Baca Juga : Jenis Teh Bebas Kafein Yang Menyehatkan Tubuh

Mengeringkan Pakaian Dalam Rumah Berbahaya Bagi Kesehatan

Jenis Teh Bebas Kafein Yang Menyehatkan Tubuh

Sama seperti kopi, teh juga mengandung zat kafein meski tak banyak jumlahnya. Nah bagi anda yag sedang mencari teh yang bebas kafein, cobalah Jenis Teh Bebas Kafein Yang Menyehatkan Tubuh seperti dibawah ini.

Jenis Teh Bebas Kafein Yang Menyehatkan Tubuh

Jenis Teh Bebas Kafein Yang Menyehatkan Tubuh | Teh merupakan minuman sehari-hari yang biasa mendampingi aktivitas seseorang, mulai dari pendamping sarapan sampai menjadi minuman untuk momen relaksasi Anda. Teh yang umum di konsumsi antara lain, teh hitam (teh sachet yang dijual di pasaran), teh hijau yang kaya antioksidan, dan teh Oolong.

Semua jenis teh pada dasarnya terbuat dari tumbuhan daun teh (camellia sinensis). Proses pembuatannya juga relatif sama yaitu daun teh dipetik, lalu masuk ke dalam tahap pelayuan daun. Setelah lay,u daun teh mulai digiling dan dioksidasi. Teh yang sudah dioksidasi selanjutnya dikeringkan dan teh baru bisa dikonsumsi.

Namun, tahukah Anda kalau teh yang biasa Anda minum sehari-hari itu mengandung kafein? Ya, secangkir teh yang anda minum itu mengandung sekitar 55 miligram kafein. Kafein mengandung rasa pahit dari teh yang anda minum.

Apa, sih, kafein itu? Kafein merupakan kandungan zat alkaloid yang bisa ditemukan di berbagai jenis tanaman kopi dan teh umumnya. Kafein memiliki fungsi sebagai zat stimulan untuk sistem saraf pusat. Kafein ini dasarnya dapat mencegah kantuk pada tubuh. Meski sehat dan tidak pada dosis berbahaya, teh yang terdapat kafein nyata nya dapat memunculkan efek rileks dan dapat meningkatkan konsentrasi Anda. Coba simak kandungan kafein dalam jenis teh per cangkir di bawah ini.

– Teh putih: 30 – 50 miligram
– Teh hijau: 35 – 70 miligram
– Teh oolong: 50 – 75 miligram
– Teh hitam: 60 – 90 miligram

Baca Juga : Obat Herbal Kanker Paru  Obat Herbal Nyeri Sendi

Beberapa contoh teh di atas, kandungan kafeinnya lumayan tinggi karena proses penyeduhan yang dilakukan hanya sekali. Untuk ada pecinta teh tetapi ingin menghindari kafein dalam teh, sebaiknya mengonsumsi teh herbal. Teh herbal adalah teh yang terbuat dari tumbuhan berkhasiat yang tidak mengandung kafein. Di bawah, ini ada beberapa teh herbal yang sering dikonsumsi dan tanpa adanya zat kafein :

  • Teh chamomile

Teh ini merupakan salah satu jenis teh yang tidak memiliki kandungan kafein di dalamnya. Teh chamomile terbuat dari bunga chamomile yang dikeringkan. Teh chamomile ini mempunyai efek baik bagi tubuh, yaitu membuat tidur lebih nyenyak dan bisa meredakan kecemasan yang ada pada diri Anda. Medical Center Universitas Maryland di Amerika Serikat menyarankan cara membuat teh chamomile, dengan memasukan 3 sendok teh bunga chamomile kering lalu tuangkan air dalam cangkir, dan diamkan 15 menit. Teh siap dinikmati.

  • Teh dari daun mint

Berbeda dengan teh yang dicampur daun mint, teh herbal yang satu ini komposisi utamanya adalah dari daun mint yang dikeringkan. Teh ini sama sekali tidak mengandung kafein. Daun mint yang diracik menjadi teh memiliki rasa segar dan sedikit manis jika diminum. Teh herbal mint berguna untuk meredakan sakit perut dan sesak nafas pada tubuh. Untuk ibu hamil dan yang memiliki penyakit asam lambung sebaiknya tidak dianjurkan mengonsumsi teh herbal ini.

  • Teh jahe

Salah satu teh herbal ini menggunakan akar jahe sebagai bahan utamanya. Teh jahe ini secara alami tidak mengandung kafein, berguna untuk meredakan mual dan sakit perut. Akar jahe bisa diperoleh di supermarket atau toko herbal. Cara membuatnya adalah dengan memasukan potongan akar jahe sebesar ruas jari, lalu tuangkan air panas dan diamkan beberapa menit. Setelah itu, teh siap dinikmati.

Baca Juga : Selain Pada Tembakau, Nikotin Juga Ada Pada Beberapa Makanan Ini

Jenis Teh Bebas Kafein Yang Menyehatkan Tubuh

Selain Pada Tembakau, Nikotin Juga Ada Pada Beberapa Makanan Ini

Nikotin adalah senyawa kimia yang banyak terdapat didalam rokok. Senyawa alami yang ada dalam tumbuhan ini termasuk kelompok alkaloid. Tahukah anda ternyata Selain Pada Tembakau, Nikotin Juga Ada Pada Beberapa Makanan Ini.

Selain Pada Tembakau, Nikotin Juga Ada Pada Beberapa Makanan Ini

Selain Pada Tembakau, Nikotin Juga Ada Pada Beberapa Makanan Ini | Selama ini rokok memang selalu dianggap punya banyak risiko kesehatan. Penyakit yang didatangkan karena merokok juga banyak, salah satunya kanker.

Kandungan rokok yang berupa nikotin juga selama ini masih kerap disorot. Nikotin yang berasal dari tembakau itu dianggap sebagai salah satu dari banyak zat biang racun dalam rokok.

Daun tembakau memiliki kandungan nikotin yang bervariasi. Standar kandungan nikotin dalam tembakau berkisar 0,5-3,5 % per 100 gram tembakau. Dengan angka yang persentase kandungan yang tak begitu besar itu, selama ini rokok sering disebut menyebabkan kecanduan.

Nah, tapi tahukah anda, selain rokok ternyata ada beberapa makanan yang ternyata juga mengandung nikotin?? Padahal selama ini saat memakannya, anda merasa bahwa makanan tersebut aman dari bahaya nikotin. Berikut beberapa makanan yang terdapat kandungan nikotin didalamnya :

  • Kembang Kol

Menurut sebuah studi tahun 1993, kembang kol mengandung 3,8 g nikotin. Berarti jika memakannya sebanyak 263,4 g, efeknya sama saja seperti berada di dalam ruangan dengan perokok selama tiga jam.

  • Terong

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa makan 10 g terong punya efek yang sama seperti perokok pasif. Satu buah terong mengandung 100 g nikotin.

Baca Juga : Obat Mata Blefaritis

  • Kentang

Sumber karbohidrat yang satu ini juga mengandung nikotin. Namun hanya kentang berjenis ‘pulp’ saja yang banyak terkandung nikotin. Dalam satu buahnya mengandung 15,3 g nikotin.

  • Kulit Kentang

Makan kentang dengan kulitnya memang baik untuk kesehatan. Meskipun kandungan nikotinnya sedikit tetapi juga perlu batasi konsumsinya kerena mengandung 4,8 g nikotin.

  • Tomat Mentah

Tomat yang masih mengkal atau mentah memiliki jumlah nikotin tertinggi. Dalam sebuah penelitian ditemukan kandungan nikotin dalam tomat hijau sebanyak 42,8 g.

  • Tomat Matang

Sebuah studi yang dilakukan tahun 1993 menemukan 4,1 g nikotin pada tomat matang. Namun jika makan 244 g tomat, efeknya sama seperti perokok pasif.

Baca Juga : Ini Tandanya Jika Tidur Malam Anda Kurang Berkualitas

Selain Pada Tembakau, Nikotin Juga Ada Pada Beberapa Makanan Ini

Ini Tandanya Jika Tidur Malam Anda Kurang Berkualitas

Berat badan naik belakangan ini?? Susah fokus jika belum minum kopi?? Maunya marah-marah seharian?? Bisa jadi itu semua karena kurang tidur semalaman. Ini Tandanya Jika Tidur Malam Anda Kurang Berkualitas.

Ini Tandanya Jika Tidur Malam Anda Kurang Berkualitas

Ini Tandanya Jika Tidur Malam Anda Kurang Berkualitas | Efek dari tidur kurang berkualitas di pagi hari mirip dengan tidur kurang. Ini berarti, Anda akan merasa lelah, kurang konsentrasi, dan sulit bangun dari tempat tidur.

Memang kita tak akan bisa langsung bangun dan merasa segar saat alarm berbunyi, tapi jika satu jam setelah bangun tubuh masih terasa lelah dan mengantuk, kemungkinan Anda kurang mengalami tidur dalam,” kata Shelby Harris direktur Pengobatan Perilaku Tidur di Motefiore Health System, AS.

Ketahui apa saja tanda-tanda Anda kurang mendapat tidur dalam meski durasi tidur sudah cukup.

  • Terus mengantuk

Normal jika Anda merasa mengantuk setelah makan siang. Tetapi, kualitas tidur yang buruk bisa jadi penyebab mengapa Anda juga mengantuk di pagi hari atau sore, serta terus-menerus menguap.

Banyak orang mengira mereka tertidur semalaman, tetapi orang dengan gangguan tidur sleep apnea, sepanjang waktu tidur mereka terganggu sehingga tubuh kekurangan oksigen sehingga esok harinya mengantuk,” kata Harris.

  • Daya ingat menurun

Tidur sangat penting untuk performa otak, terutama di bagian prefrontal cortex, area yang penting untuk perhatian dan memori jangka pendek. Tidur kurang nyenyak bisa menurunkan fungsi otak.

Baca Juga : Obat Herbal Jantung Koroner

  • Gampang marah

Ya, jika Anda mengalami tidur yang kurang dalam, Anda akan gampang emosi. Penelitian menunjukkan, orang yang kurang tidur memiliki mood lebih buruk. Selain itu, tidur dan depresi juga berkaitan erat.

  • Mudah lapar

Sulit menahan rasa lapar dan terus ngemil makanan tinggi kalori? Mungkin pemicunya karena kualitas tidur Anda buruk.

Kita akan mencari makanan tinggi gula, tinggi lemak untuk sumber energi yang cepat,” kata Harris.

Tidur yang tidak nyenyak bukan cuma membuat kita kelelahan, tapi juga tidak bisa membuat keputusan dengan baik.

  • Malas melakukan aktivitas fisik

Bila kualitas tidur Anda buruk selama beberapa malam, mood akan berantakan dan juga kurang berenergi keesokan harinya. Ini sebabnya mengapa Anda jadi malas melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

  • Libido rendah

Kurang tidur dan juga tidur kurang nyenyak diketahui akan menurunkan gairah seksual. Selain itu, kurang tidur juga memengaruhi level hormon yang sangat penting untuk kepuasan dan fungsi seksual.

  • Timbangan bertambah

Mungkin porsi makan Anda tak bertambah, tapi tetap saja timbangan bertambah. Sebuah penelitian menunjukkan, orang yang tidurnya kurang dalam memiliki lingkar pinggang lebih lebar. Kemungkinan hal ini terjadi karena pengaruh hormon pertumbuhan dan kortisol yang berperan penting dalam lemak visceral.

Baca Juga : Perhatikan, Ini Tandanya Jantung Tak Bekerja Secara Normal

Ini Tandanya Jika Tidur Malam Anda Kurang Berkualitas

Perhatikan, Ini Tandanya Jantung Tak Bekerja Secara Normal

Pada umumnya, berbagai penyakit yang menyerang jantung disebabkan oleh faktor yang berbeda dan menunjukkan gejala yang berbeda pula. Namun, karena menyangkut organ tubuh yang sama, biasanya masalah pada jantung akan menunjukkan ciri-ciri umumnya. Perhatikan, Ini Tandanya Jantung Tak Bekerja Secara Normal.

Perhatikan, Ini Tandanya Jantung Tak Bekerja Secara Normal

Perhatikan, Ini Tandanya Jantung Tak Bekerja Secara Normal | Masalah jantung dapat terjadi secara diam-diam, datang tiba-tiba, dan tidak terduga. Walau sering kali ada informasi yang telah diberikan oleh tubuh, tak jarang hal itu justru diabaikan

Khusus untuk perempuan, tanda-tanda atau gejala gangguan jantung tidak selalu mengikuti pola klasik,” kata Kerry Hildreth, MD, asisten profesor penuaan dan kesehatan jantung di University of Colorado School of Medicine.

Terlepas dari jenis kelamin Anda, mengetahui apa yang harus diketahui mengenai gangguan jantung ini adalah kunci.

Sebagai permulaan, selalu perhatikan tekanan darah dan Kolesterol. Demikian kata Paul Whelton, MD, seorang profesor epidemiologi di Tulane University School of Public Health.

Kemudian, waspada untuk satu atau lebih dari tanda-tanda potensi masalah sebagai berikut.

  • Nyeri dada atau nyeri otot

Tidak semua orang yang terkena serangan jantung terlihat seperti di film Hollywood (mencengkeram dada lalu jatuh ke lantai). Tekanan intens yang dirasakan,

Seperti ada gajah berdiri di dada Anda,” kata Whelton, berarti Anda harus segera meminta bantuan medis.

Apabila merasa otot di dada Anda tertarik, itu bisa jadi dasar yang menandakan Anda terkena penyakit kardiovaskular. Demikian kata Ashley Simmons, MD, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Universitas Kansas. Jadi, pastikan untuk memberi tahu dokter Anda mengenai gejala ini.

Simmons mengatakan, nyeri yang diakibatkan masalah jantung tidak selalu menyakitkan.

Bisa saja terasa halus dan kadang menyebar ke bagian tubuh lain, seperti bahu, lengan, leher, atau rahang.”

 

Nyeri dada yang muncul selama atau setelah olahraga atau ketika stres dan bertahan beberapa lama bisa menandakan adanya masalah dalam aliran darah,” kata Simmons.

  • Sesak napas

Jika sebuah aktivitas ringan sudah membuat Anda sesak napas, padahal sebelumnya Anda mudah untuk naik dan turun tangga tanpa terengah-engah, bisa jadi itu berarti ada masalah pada jantung Anda.

Saya meminta pasien untuk membandingkan aktivitas mereka hari ini dengan aktivitas mereka satu atau dua tahun lalu. Jika mereka melihat perubahan besar dalam napas mereka atau aktivitas yang mereka lakukan, itu mungkin adalah tanda bahwa ada sesuatu yang telah terjadi,” kata Simmons.

Sesak napas yang datang pada saat Anda berbaring juga bermasalah (ini mungkin berarti adanya masalah pada katup jantung). Jadi, pastikan untuk menyampaikan masalah ini kepada dokter Anda agar menjadi perhatian.

Baca Juga : Obat Ginjal Bengkak

  • Gejala seperti flu

Mual, lelah, tubuh terasa dingin atau berkeringat, bisa menandakan peredaran darah dalam tubuh tidak cukup baik,” kata Hildreth. Semua orang bisa saja mendapat gejala-gejala tersebut beberapa kali.

Namun, jika mendapati gejala ini setelah melakukan aktivitas fisik, segera temui dokter.

Sakit perut parah juga bisa menjadi peringatan. Penelitian menunjukkan, beberapa perempuan mengalami gangguan pencernaan selama beberapa hari sebelum terkena serangan jantung.

Karena tidak mengasosiasikan sakit perut dengan gangguan jantung, mereka menunda untuk mendapatkan pengobatan. Jika ragu, segera cari bantuan medis.

  • Pusing

Merasa pusing bisa menjadi tanda dari adanya penyumbatan atau masalah terkait katup jantung, terutama jika disertai dengan perasaan bahwa jantung Anda berdebar (palpitasi). Demikian jelas Simmons.

Merasa pusing setiap kali Anda berdiri dengan cepat juga dapat menjadi tanda akan terjadinya gangguan jantung. Hal ini ditemukan dalam sebuah penelitian terbaru yang dilakukan University of North Carolina.

  • Kelelahan atau sulit tidur

Banyak perempuan yang terkena serangan jantung merasa lelah selama minggu menjelang serangan. Mereka juga melaporkan “gangguan tidur,” menurut sebuah studi dari University of Arkansas.

Baca Juga : Zat Kimia Pada Kemasan Plastik Bisa Picu Obesitas

Perhatikan, Ini Tandanya Jantung Tak Bekerja Secara Normal

Zat Kimia Pada Kemasan Plastik Bisa Picu Obesitas

Makanan cepat saji gaya hidup buruk seringkali menjadi ‘tersangka utama’ pada kasus obesitas. Namun kini ada faktor lain yang bisa mengingkatkan risiko terkena obesitas. Menurut penelitian menyebutkan bahwa Zat Kimia Pada Kemasan Plastik Bisa Picu Obesitas.

Zat Kimia Pada Kemasan Plastik Bisa Picu Obesitas

Zat Kimia Pada Kemasan Plastik Bisa Picu Obesitas | Paparan zat-zat kimia dari lingkungan ternyata juga bisa menyebabkan kegemukan. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah zat kimia dalam plastik kemasan makanan.

Penelitian menunjukkan, anak-anak yang sering terpapar bahan kimia untuk menghaluskan plastik, phthalate, cenderung mengalami obesitas dan menunjukkan tanda awal diabetes.

Tingginya kadar phthalate dalam urine berhubungan dengan resistensi insulin pada remaja. Berdasarkan data dari survei yang sama, diketahui juga bisphenol A (BPA), digunakan untuk kaleng alumunium, berpengaruh pada risiko kegemukan pada remaja.

“Pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik memang jadi penyebab obesitas. Namun unsur kimia yang mulai teridentifikasi juga berkontribusi,” kata dokter anak dari New York University, Dr Leonardo Trasande.

Tim riset Trasande menganalisis data dari survei kesehatan dan nutrisi nasional yang dilakukan pada 2003 hingga 2008. Tes ini menguji sampel urine dan darah 766 remaja berusia 12-19 tahun. Peneliti menemukan kadar salah satu jenis phthalate Di-2-ethylhexylphthalate (DEHP) yang tinggi berhubungan dengan resistansi insulin sebagai prekursor diabetes.

Baca Juga : Obat Iridosiklitis Akut

Dalam riset ini, hanya 15 persen partisipan dengan kadar rendah DEHP yang terkena resistansi insulin. Sementara resistensi insulin terjadi pada 22 persen responden dengan tingkat DEHP tertinggi.

DEHP, kata Trasande, sering digunakan untuk melembutkan botol plastik. Sebagai salah satu jenis phthalate, penggunaan DEHP ditandai dengan nomor di 3 kemasan daur ulang.

Unsur kimia mungkin memengaruhi bagaimana tubuh menghasilkan insulin sebagai respons atas gula. Karena itu, Trasande menyarankan orangtua menghindari membeli kemasan plastik dengan DEHP.

Saya menyarankan untuk tidak mencuci wadah plastik dalam mesin pencuci piring. Plastik yang sudah rusak atau tergores, sebaiknya langsung dibuang,” ujar Trasande.

Penelitian senada dilakukan Dr Joyce Lee dari University of Michigan di Ann Arbor yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics. Riset ini menggunakan data survei 2010 yang membandingkan kadar BPA pada anak usia 6-18 tahun.

Riset yang melibatkan 3.370 anak ini membuktikan kadar BPA tidak berhubungan dengan resistansi insulin atau kadar gula darah.

Namun, anak dengan kadar BPA tinggi lebih cenderung menjadi obesitas dan memiliki lingkar pinggang yang besar. Sebanyak 25 persen anak dengan kadar BPA tinggi dua kali lebih mungkin menjadi obesitas. Normalnya, rata-rata anak memiliki 2,6 nanogram atau 2,6 gram bilionths BPA pada tiap mililiter urine.

Baca Juga : Suara Bising Bisa Mengganggu Kesehatan Jantung

Zat Kimia Pada Kemasan Plastik Bisa Picu Obesitas

1 2 3 19