Mitos Yang Salah Seputar Diet Yang Harus Diabaikan

Mencari tahu berbagai informasi mengenai diet adalah hal yang wajib anda lakukan sebelum melakukan diet. Namun sayangnya, tak semua informasi-informasi tersebut benar dan tak terbukti secara ilmiah. Ada  beberapa pemahaman soal diet yang salah kaprah dan ternyata dipercayai oleh sebagian besar dari kita. Simak selengkapnya Mitos Yang Salah Seputar Diet Yang Harus Diabaikan dibawah ini.

Mitos Yang Salah Seputar Diet Yang Harus Diabaikan

Mitos Yang Salah Seputar Diet Yang Harus Diabaikan | Sejumlah orang yang ingin menurunkan berat badan kerap salah dalam mengartikan diet. Mereka menganggap, diet harus mengonsumsi makanan yang sehat, organik, tidak makan makanan berlemak, dan hanya mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Padahal diet yang sesungguhnya tidak seperti itu.

Diet adalah mengatur pola makan yang benar. Benar waktu wamakn, benar jumlah makanan, serta benar jenis makanan yang dipilih. Tak ketinggalan, mutu dan kualitasnya. Artinya, sekalipun diet tidak mengonsumsi makanan sehat, mereka tetap bisa langsing bila mengikuti pedoman ini.

Mitos Yang Salah Seputar Diet

  • Menghindari makan malam

Makan malam ibarat momok yang menakutkan bagi pelaku diet. Makan malam pun sering disalahkan sebagai penyebab berat badan Anda melonjak.

Faktanya, menghindari makan malam justru akan membuat Anda lebih lapar dan cenderung mengemil pada malam hari. Untuk menyiasatinya, pilihlah makanan yang tinggi serat tetapi rendah kalori, seperti sayur dan buah

  • Diet detoks

Memang, berat badan Anda dapat turun dengan minum jus buah atau sayuran saja dalam sehari. Namun, Anda tidak mungkin melakukan pola diet tersebut seumur hidup, bukan?

Ketika Anda kembali ke pola makan normal, justru berat badan Anda akan meningkat dan Anda akan kehilangan berbagai nutrisi penting.

  • Menghindari karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama tubuh Anda. Menghindari karbohidrat justru akan membuat Anda lemas dan tidak berenergi.

Untuk menyiasatinya, Anda bisa mengganti karbohidrat yang tinggi serat tetapi rendah indeks glikemik. Contohnya, beras merah atau roti gandum.

  • Melakukan diet sangat rendah kalori

Diet dengan kalori yang sangat rendah (< 1000 kalori) akan membuat Anda kekurangan berbagai vitamin dan mineral penting.

Berat badan Anda memang dapat turun sekejap, tetapi Anda juga bisa berisiko mengalami efek samping kesehatan. Seperti diare, muntah, bau mulut, hingga kerontokan rambut.

  • Berolahraga dengan perut kosong

Ada mitos bahwa berolahraga dengan perut kosong dapat membakar kalori lebih banyak. Berdasarkan penelitian, berolahraga dengan atau tanpa makan terlebih dahulu tidak akan banyak memengaruhi pembakaran kalori.

Namun, ada baiknya Anda makan terlebih dahulu maksimal 1 jam sebelum berolahraga agar tidak terjadi gangguan pencernaan.

Menurunkan berat badan paling baik dilakukan dengan kombinasi diet sehat dan olahraga. Kedua hal ini tidak dapat dipisahkan. Anda harus tetap melakukan olahraga bersamaan dengan pengaturan makanan.

Telitilah setiap informasi yang Anda dengar agar tidak terjebak dalam mitos diet yang bisa merugikan Anda. Hindari penurunan berat badan yang drastis. Penurunan berat badan yang ideal adalah 0.5 kg per minggu. Sekian mengenai Mitos Yang Salah Seputar Diet Yang Harus Diabaikan, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Faktor Penyebab Susah Mengingat Dan Sering Lupa

| Mitos Yang Salah Seputar Diet Yang Harus Diabaikan |

Faktor Penyebab Susah Mengingat Dan Sering Lupa

Anda lupa mengingat nama orang, padahal seminggu lalu baru bertemu?? Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa anda pikun?? ketahui dulu apa Faktor Penyebab Susah Mengingat Dan Sering Lupa dengan menyimak informasi yang kami uraikan dibawah ini.

Faktor Penyebab Susah Mengingat Dan Sering Lupa

Faktor Penyebab Susah Mengingat Dan Sering Lupa | Pernahkah Anda seketika lupa dengan nama orang yang baru saja Anda kenal? Atau, pernahkah Anda lupa meletakkan kunci kendaraan? Jika iya, pasti Anda merasa kesal dan heran kenapa Anda begitu mudah lupa. Namun tenang saja, Anda tidak sendirian, karena setiap orang nyatanya tidaklah sempurna. Setiap orang pun pasti pernah lupa.

Faktanya, adalah hal yang wajar jika Anda lupa akan nama atau hal-hal yang baru Anda pelajari. Hal tersebut terjadi karena informasi yang baru Anda pelajari belum sampai ke ingatan atau akar otak terdalam, atau Anda memang sedang tidak fokus dalam mengingat hal yang baru Anda pelajari.

Dan, tahukah Anda jika meskipun kapasitas penyimpanan otak Anda besar, namun otak tetap membutuhkan ruang baru untuk menyimpan hal-hal penting? Akibatnya, otak akan “menghapus” informasi yang dianggap kurang penting, kurang spesifik, dan jarang diingat kembali.

Penyebab Sering Lupa Dan Susah Ingat

  •  Terlalu banyak konsumsi lemak jenuh

Tanpa Anda sadari, pola makan dapat berpengaruh terhadap otak Anda dalam mengingat sesuatu. Terlebih, jika kolesterol, glukosa, atau tekanan darah Anda terlalu tinggi, pembuluh darah di sekitar otak Anda akan rentan mengalami kerusakan.

Studi yang dilakukan Harvard University menemukan bahwa orang yang mengonsumsi banyak lemak jenuh memiliki daya ingat yang kurang baik dibandingkan mereka yang kurang konsumsi makanan tersebut. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk konsumsi makanan yang kaya akan omega 3 dan protein, yang berperan dalam menjaga daya ingat otak Anda.

  • Jarang olahraga

Olahraga nyatanya dapat membuat otak mengalirkan darah secara optimal. Studi yang juga dilakukan di Harvard University menemukan bahwa olahraga secara rutin dapat memperbaiki ingatan dan kemampuan berpikir. Olahraga dapat membuat kadar insulin tubuh berkurang, inflamasi berkurang, dan menstimulasi hormon pertumbuhan yang merupakan zat kimia di otak yang dapat mempengaruhi kesehatan sel otak, pertumbuhan pembuluh darah di otak, dan pertahanan sel otak yang baru.

Olahraga juga dapat memperbaiki mood dan kualitas tidur, mengurangi kecemasan dan stress, di mana kedua hal tersebut berpengaruh pada kemampuan kognitif otak. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk berolahraga secara rutin, setidaknya 20 sampai 30 menit sehari.

  • Kebiasaan merokok dan penggunaan obat-obatan terlarang

Tanpa Anda sadari, kebiasaan merokok dapat merusak kemampuan mengingat Anda, karena merokok dapat mengurangi oksigen yang sampai ke otak. Sedangkan, penggunaan obat-obatan terlarang dapat merusak kemampuan mengingat Anda dengan mengganti zat kimia di otak yang membuat otak sulit untuk mengingat kembali (recall).

  • Kurang tidur

Studi yang dilakukan di Universitas California telah menemukan adanya hubungan antara tidur dengan kemampuan daya ingat otak. Saat Anda tidur, gelombang otak diproduksi untuk menyimpan memori. Gelombang tersebut akan mentransfer hippocampus ke prefrontal korteks, yang merupakan tempat memori jangka panjang disimpan. Sehingga, saat Anda kurang tidur, memori otak tidak akan sampai ke prefrontal korteks. Akibatnya, Anda akan lebih mudah lupa dalam mengingat sesuatu hal, seperti nama seseorang.

  • Depresi dan stres

Selain dapat mengganggu kehidupan sehari-hari, deprei dan stres dapat mengganggu konsentrasi dan kemampuan mengingat. Saat Anda depresi dan stres, pikiran Anda akan mengalami overstimulasi atau terganggu, sehingga membuat kemampuan mengingat otak Anda menjadi berkurang. Bahkan, stres dapat menimbulkan trauma emosional yang dapat mengarah pada kehilangan ingatan.

  • Usia

Seiring perkembangan usia, kemampuan mengingat seseorang akan berkurang. Sebuah studi menyebutkan bahwa kehilangan memori bukan bagian dari pertambahan usia, karena otak akan selalu mampu memproduksi sel-sel baru di usia berapapun. Oleh karena itu, di saat Anda lupa, sebenarnya, Anda hanya perlu waktu untuk mengingatnya kembali, jadi Anda hanya mengalami keterlambatan mengingat, bukan kehilangan ingatan.

Baca Juga : Kenali Jenis-Jenis Penyakit Kista Ovarium

| Faktor Penyebab Susah Mengingat Dan Sering Lupa |

Perbedaan Antara Penyakit Kista Dengan Penyakit Miom

Dalam keseharian, tak jarang masyarakat keliru dalam mendefinisikan miom dan kista. Sebenarnya apa  Perbedaan Antara Penyakit Kista Dengan Penyakit Miom? Untuk simak informasinya dibawah ini.

Perbedaan Antara Penyakit Kista Dengan Penyakit Miom

Perbedaan Antara Penyakit Kista Dengan Penyakit Miom | Seringkali para perempuan bingung dalam membedakan kista dan miom. Keduanya memang tampak sama, namun ternyata miom dan kista berbeda. Anda perlu memahami perbedaan miom dan kista agar Anda pun bisa mencegahnya.

Berdasarkan lokasi, kista biasanya terdapat di rahim, saluran telur, indung telur, vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista juga bisa terjadi di bagian tubuh lain seperti gusi. Sedangkan miom, sebagian besar tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Ada juga miom yang tumbuh di leher rahim.

Dilihat dari gejalanya pun keduanya cukup berbeda. Bila Anda menderita kista, Anda akan merasakan nyeri di perut bagian bawah, neyri saat haid, sering merasa ingin buang air besar atau kecil dan pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut. Sementara, penderita miom akan merasakan nyeri di perut bagian bawah, atau di sekitar pinggul, nyeri saat berhubungan seksual, gangguan haid, seperti nyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak, dan haid tak beraturan (sering haid), perut terasa penuh dan pada sebagian wanita kadang mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi.

Kista sampai sekarang belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun diduga bahan-bahan karsinogenik menjadi salah satu penyebabnya. Sedangkan miom lebih banyak disebabkan oleh faktor hormonal terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Namun, miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun.

Pola Hidup Sehat Untuk Cegah Kista Dan Miom

Untuk menghindari kedua penyakit tersebut, saran Boyke Dian Nugraha, ahli kandungan dari Klinik Pasutri Tebet, Jakarta, ada baiknya kaum wanita mengurangi asupan makanan yang dapat memicu produksi hormon estrogen, seperti tahu dan tempe, atau kacang kedelai.

Itu bisa merangsang timbulnya mioma,” tandas Boyke.

Pola hidup sehat lainnya, timpal Mulyadi Tedjaprana, Direktur Klinik Medizone., mengurangi konsumsi makanan berlemak dan sering mengonsumsi makanan kaya serat. Selain itu, hindari pemberian zat tambahan pada makanan. Yang paling penting adalah rutin berolahraga.

Kebiasaan rokok dan alkohol jelas harus dihentikan. Kalau bisa, juga hindari stres,” tegas Mulyadi.

Meski hanya 0,1% dari total kasus tumor jinak ini yang berkembang menjadi kanker ganas, menurut Martin Walean, dokter kandungan RS Permata Bunda, bukan tidak mungkin ke depannya akan makin banyak perempuan yang mengidap kista atau mioma.

Jika tidak dicegah sedari dini, kista dapat tumbuh jadi kanker ovarium mematikan,” kata dia.

Saat ini, menurut Martin, kanker ovarium merupakan penyebab kematian utama pada kasus penyakit ginekologi di Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam itu, kanker ovarium merupakan penyakit kelima yang menyebabkan kematian perempuan setelah kanker paru-paru, kolorektal, payudara, dan pankreas.

Catatan saja, di AS, sebelum tahun 1998, kasus kanker ovarium pada perempuan berusia di bawah 50 tahun mencapai 5,3 per 100.000 kasus. Angka ini terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 1998 tercatat merudi 41,4 per 100.000 kasus yang menimpa perempuan di atas 50 tahun.

Baca Juga : Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista

Demikian informasi mengenai Perbedaan Antara Penyakit Kista Dengan Penyakit Miom beserta dengan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat.

| Perbedaan Antara Penyakit Kista Dengan Penyakit Miom |

Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista

Bagi anda yang saat ini punya penyakit kista, harus tahu apa saja Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista agar dapat membantu mempercepat penyembuhan penyakit kista. Selain itu, pengobatannya pun harus dengan obat yang tepat agar penyakit kista bisa langsung sembuh.

Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista

Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista | Beberapa wanita sangat mengkhawatirkan tumbuhnya kantung berisi cairan di dalam ovarium atau lebih dikenal dengan kista ovarium. Salah satu yang mengkhawatirkan ada;ah perkembangan kista ovarium akan mengakibatkan gangguan kesuburan sehingga sulit untuk hamil.

Meskipun pada dasarnya kista akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi ketidaknyamanan bagi wanita yang menderita kista akan sering dirasakan terutama terasa nyeri di bagian bawah perut, terjadinya pendarahan menstruasi yang sangat berat.

Meskipun kista merupakan  penyakit keturunan atau degeneratif, sehingga apabila orang tua ataupun nenek mengalami kista maka sudah dipastikan salah satu keturunannya membawa sifat kista. Tidak menutup kemungkinan anda dapat mengembangkannya, sehingga sebaiknya anda menjaga gaya hidup sehat, termasuk dalam mengkonsumsi makanan sehingga terhidar dari penyakit kista. Begitu pula bagi anda yang pernah mengalami kista, menjaga asupan makanan yang sehat sangat penting agar kista tidak kembali berkembang di tubuh anda.

Pantangan Makanan Penderita Kista

  • Sayuran Tauge, Sawi Putih dan Kankung

Pantangan pada penderita kista adalah mengkonsumsi sayuran seperti tauge. Salah satunya dikarenakan tauge akan mendorong pertumbuhan sel, dikhawatirkan akan mengembangkan penyakit kista, kemudian sayuran lain seperti sawi putih dan kangkung kurang baik dalam penyerapan obat obat kista yang sedang anda konsumsi. Dikarenakan sawi putih dan kangkung akan mengurangi efektivitas kerja obat. Bagi anda yang telah divonis penderita kista ovarium, kurangi konsumsi cabai karena akan menurunkan jumlah oksigen di dalam tubuh anda.

  • Buah Durian, Nangka, Nanas

Pada dasarnya buah buahan sangat bermanfaat untuk kesehatan, akan tetapi untuk kondisi kesehatan seperti penderita kista atau penyembuhan dari penyakit kista sebaiknya menghindari buah-buahan seperti nangka dan lengkeng. Nangka dan lengkeng mengandung zat yang dapat berpotensi mengembangkan sel kanker. Sedangkan buah buahan seperti durian, nanas, duku dan juga anggur tidak disarankan dalam jumlah banyak dikonsumsi oleh penderita kista, karena mengandung alkohol yang dapat mengembangkan ke sel kanker.

  • Minuman Beralkohol & Soda

Minuman beralkohol pada dasarnya akan memberikan pengaruh yang buruk pada kesehatan, tidak menutup kemungkinan bagi anda yang menderita kista atau pernah menderita kista. Begitu pula dengan minuman bersoda yang akan membuat penderita kista semakin parah.

  • Daging Unggas

Daging unggas yang dimaksud adalah daging yang berasal dari hewan ternak yang menggunakan obat-obatan kimia yang disuntikan pada unggas sehingga bobot unggas menjadi meningkat. Hormon yang disuntikan pada unggas yang mempunyai pengaruh yang buruk untuk kesehatan manusia.

  • Seafood

Makanan laut tidak baik apalagi dikonsumsi berlebihan, apalagi bila anda menderita kista, kandungan lemak yang tinggi dapat memperburuk kondisi kesehatan anda. Kurangi konsumsi seafood bagi anda penderita kista.

  • Makanan Yang Diawetkan

Penderita kista sebaiknya menghindari makanan yang diawetkan, salah satunya mie instans, ikan asin dan beberapa makanan lainnya. Makanan yang diawetkan mengandung kandungan senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan.

Nah, itulah beberapa jenis Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista. Selain itu, untuk pengobatan kista yang cepat dan tepat adalah dengan menggunakan Obat Herbal Kista yakni QnC Jelly Gamat. QnC Jelly Gamat merupakan solusi terbaik untuk mengatasi penyakit kista. QnC Jelly Gamat Obat Kista ini dipercaya mampu mengempiskan kista dengan kemampuan 3x lebih cepat. Untuk informasi dan pemesanan, hubungi > SMS, Whatsapp : 085294145551 — BBM : D820B8BB.

Baca Juga : Tanda Dan Gejala Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita

| Makanan Yang Harus Dihindari Wanita Penderita Kista |

Tanda Dan Gejala Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita

Biasanya kista ovarium bisa hilang dengan sendirinya tanpa anda tahu bahwa anda memiliki kista ovarium. Namun, kista ovarium yang sudah besar dapat menunjukan beberapa gejala. Lalu apa Tanda Dan Gejala Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita

Tanda Dan Gejala Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita

Tanda Dan Gejala Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita | Setiap wanita memiliki dua ovarium yang setiap bulannya akan melepaskan sel telur secara bergantian. Terkadang kista (kantung kecil berisi cairan) bisa berkembang di salah satu ovarium. Mungkin Anda pernah mengalaminya tanpa Anda ketahui. Banyak wanita memiliki kista setidaknya satu kali selama hidupnya. Namun, umumnya ini tidak menyakitkan dan tidak berbahaya. Bahkan, kista ovarium ini bisa hilang dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan.

Namun, yang perlu diwaspadai adalah ketika kista ini tidak hilang, malah makin membesar, dan pecah. Kista jenis inilah yang biasanya dapat menimbulkan gejala kista ovarium dan membuat Anda tidak nyaman. Ada dua jenis kista ovarium yang perlu Anda ketahui, yaitu:

  • Kista ovarium fungsional. Kista yang berkembang karena bagian dari siklus menstruasi. Jenis kista ini tidak berbahaya dan mudah untuk hilang dengan sendirinya. Ini merupakan jenis kista yang paling umum.
  • Kista ovarium patologis. Kista ini berkembang karena pertumbuhan sel yang tidak normal. Biasanya kista ini menimbulkan gejala dan perlu perawatan khusus untuk menanganinya. Kista jenis ini bisa jinak atau ganas (kanker).

Gejala Kista Ovarium

  • Menstruasi Yang Tidak Menentu Setiap Bulannya, Serta Keluarnya Darah Yang Terlalu Banyak

Pada umumnya seorang wanita saat haid atau menstruasi biasanya hanya 5 – 7 hari dalam sebulan dan banyaknya darah yang keluar biasanya paling banyak pada awal menstruasi seperti 3 hari pertama. Namun saat anda merasa haid tidak normal, tanggal datangnya haid juga tidak menentu dan darah yang keluar teramat banyak sebaiknya anda waspadai siapa tau itu tanda tanda bahwa penyakit kista sedang mengintai kita. Segera periksalah ke dokter.

  • Rasa Nyeri Yang Teramat Dahsyat Di Bagian Bawah

Saat anda sedang tidak terlalu banyak pekerjaan lalu tiba-tiba mengalami nyeri pada bagian bawah yang teramat dahsyat dan sering sekali terjadi, sebaiknya anda mulai harus menemui dokter spesialis untuk berkonsultasi.

  • Mual Dan Muntah-Muntah

Saat mengalami mual dan muntah mungkin banyak wanita yang berpikir bahwa mereka sedang hamil. Namun sebenarnya bisa saja mual dan muntah yang terjadi hampir setiap hari pada anda belum menikah, sebaiknya anda segera memeriksakannya, agar tahu apa yang terjadi dengan tubuh anda. Bisa saja penyakit kista sudah mulai mengancam

  • Terlalu Berat Dan Kepenuhan Di Bagian Perut

Saat anda mulai mengalami hal ini, sebaiknya segera kunjungi dokter, apakah anda sehat atau mungkin dalam ovarium mulai ada kista?

  • Saat Berhubungan Seksual Terasa Sakit Dibagian Panggul

Saat anda sedang asyik berhubungan seksual, ternyata panggul terasa nyeri dan anda akan merasa terganggu, dan pasangan anda juga akan merasakan itu. Namun mungkin anda akan berpikiran bahwa memang hanya kecapekan. Tapi jangan terlalu cepat menyimpulkan, alangkah baiknya anda memeriksakan diri ke dokter karena kejadian itu bisa saja menjadi ciri-ciri sedang terkena kista ovarium.

  • Terjadi Pendarahan Pada Organ Intim Rahim

Mungkin jika terjadi seperti ini para wanita mulai merasa bahwa ada  yang aneh dalam dirinya. Biasanya pendarahan itu akan terjadi saat kista mulai tumbuh di tubuh para wanita, semakin besar kista maka semakin banyak pula pendarahan itu akan terjadi.

  • Sering Buang Air Kecil / Besar

Biasanya seseorang yang sering mengalami buang air kecil hanya menganggap bahwa dirinya memang sedang kedinginan, ada pula saat sering buang air besar mungkin akan merasa bahwa memang ada yang terganggu dalam sistem pencernaan. Tapi sebaiknya anda waspada karena bisa jadi itu tanda adanya kista di dalam tubuh.

Baca Juga : Obat Penyakit Kista Untuk Ibu Hamil

| Tanda Dan Gejala Penyakit Kista Ovarium Pada Wanita |

Tips Mengatasi Gatal-Gatal Selama Masa Kehamilan

Merupakan hal normal bila ibu hamil merasakan gatal yang melebihi biasanya dibandingkan ketika sebelum hamil. Namun anda jangan khawatir, karena kami akan memberikan beberapa Tips Mengatasi Gatal-Gatal Selama Masa Kehamilan. Untuk itu simak terus informasi dibawah ini.

Tips Mengatasi Gatal-Gatal Selama Masa Kehamilan

Tips Mengatasi Gatal-Gatal Selama Masa Kehamilan | Kehamilan adalah jenjang baru dalam kehidupan wanita di seluruh dunia. Ketika seorang wanita hamil, ia harus siap menerima berbagai macam perubahan dalam dirinya, baik fisik, mental, dan hormonnya. Karena perubahannya yang banyak ini, ia pastilah mengalami banyak hal baru. Mau tidak mau, fase seperti ini harus dilalui. Hal-hal baru ini tidak hanya hadir dalam bentuk sesuatu yang menyenangkan, seperti misalnya momen ketika si janin menendang-nendang perut ibu, namun juga hal-hal menganggu, seperti gatal dan  rasa mual di pagi hari. Sebenarnya, gatal yang dialami selama kehamilan adalah wajar adanya. Biasanya terjadi di triwulan ketiga.

Gatal selama kehamilan

Ada tiga penyebab gatal selama kehamilan, yaitu kulit kering, garis stretch pada kulit perut, dan gejala PUPP. Kepanjangan PUPP yaitu Pruritic Urticarial Papules and Plaques of Pregnancy yang biasa terjadi karena ada peningkatan aktivitas hormon gonadotropin dan estrogen. Tingkat kegatalannya pun bervariasi. Mulai dari yang paling ringan sampai yang menimbulkan ruam pada tubuh. Bahkan ada beberapa kasus yang sampai menyebabkan bengkak dan bercak kemerahan. Kasus seprti ini biasa terjadi pada wanita yang hamil anak kembar atau anak pertama. Gatal ini akan muncul di sekitar perut atau garis stretch marks yang kemudian menyebar ke lengan dan paha. Kejadian seperti ini sangat berbahaya baik bagi sang ibu maupun anaknya. Efeknya bisa sangat menganggu. Pada kasus yang biasa, dokter biasanya memberikan salep tropis untuk mengatasi kasus ini atau merekomendasikan antihistamin.

Sebenarnya kebanyakan kasus gatal selama kehamilan tidak berbahaya karena ini kasus yang normal. Namun, jika merasa terganggu, segera hubungi dokter. Gatal ini bias langsung hilang sesaat setelah melahirkan. Biasanya gatal ini muncul jika sang ibu berada di tempat yang panas hawanya. Maka, sebaiknya gunakan pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan katun. Sehingga sirkulasi udara tidak akan terganggu. Sebaiknya jangan keluar rumah saat temperature masih panas. Namun, jika keadaan memaksa untuk keluar rumah, sebaiknya menyiapkan tisu basah atau kipas angin mini untuk mencegah kulit dari kekeringan.

Cara Atasi Gatal Saat Hamil

  • Memakai lotion pelembab

Jaga selalu kelembaban kulit selama kehamilan karena resiko untuk mengalami gatal akan sangat tinggi. Dengan memakai lotion pelembab, ini akan membantu mengurangi bekas garukan. Caanya, cukup oleskan lotion ke area yang gatal, seperti perut dan sekitar dada karena area-area ini sangat tinggi kemungkinannya untuk gatal.

  • Perbanyak konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, dan air putih

Bahan-bahan konsumsi tersebut sangat baik untuk menjaga kelembaban tubuh secara alami. Keuntungannya pun tidak hanya untuk ibu hamil, namun juga untuk bayi yang dikandungnya.

  • Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat

Wanita hamil biasanya memproduksi keringat lebih banyak dari wanita yang tidak hamil. Karena dia akan sering sekali merasa kepanasan dan berkeringat, maka ini dapat menyebabkan gatal. Solusinya adalah dengan memakai baju hamil yang terbuat dari bahan katun. Selain mengurangi gatal, bahan ini juga nyaman dipakai.

  • Mandi dengan air dingin

Sebaiknya jangan mandi dengan air panas atau hangat karena hanya akan meningkatkan resiko gatal. Jangan lupa untuk menggunakan sabun yang memiliki pH rendah, misalnya sabun bayi.

  • Hindari produk pembersih dengan kandungan parfum maupun detergen yang kuat – karena bisa membuat kulitmu kering atau iritasi, serta lebih mudah memunculkan rasa gatal. Sebaliknya, gunakan sabun lembut yang bisa melembapkan kulit atau sabun dengan kandungan pH seimbang.
  • Usapkan losion calamine di area kulit yang gatal – Krim ini umumnya aman digunakan oleh ibu hamil untuk mengurangi rasa gatal.
  • Segarkan kembali kulitmu dengan krim pelembap yang tidak mengandung pewangi atau parfum.
  • Bila kamu mengalami eksim, konsultasikan kepada dokter tentang krim ataupun salep yang aman untuk digunakan.

Baca Juga : Perubahan Pada Kulit Wanita Selama Masa Kehamilan

Bila anda sudah menempuh langkah diatas untuk mengatasi gatal, namun gatal belum juga membaik, maka kami sarankan anda mengatasi gatal dengan cara menggunakan QnC Jelly Gamat yang merupakan Obat Untuk Meredakan Gatal-Gatal Pada Ibu Hamil. QnC Jelly Gamat ini aman dikonsumsi semua usia termasuk oleh ibu hamil. QnC jelly gamat telah mendapatkan pengakuan HALAL dari MUI, sehingga anda tidak perlu khawatir akan kualitas dan keaslian obat ini.  Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi > SMS / telpon: 085294145551, via BBM: PIN BB D820B8BB.

| Tips Mengatasi Gatal-Gatal Selama Masa Kehamilan |

Perubahan Pada Kulit Wanita Selama Masa Kehamilan

Banyak sekali Perubahan Pada Kulit Wanita Selama Masa Kehamilan. Ini termasuk berbagai perubahan yang terjadi di area lain selain perut anda. Apa sajakah itu? Simak informasi dibawah ini untuk mengetahuinya.

Perubahan Pada Kulit Wanita Selama Masa Kehamilan

Perubahan Pada Kulit Wanita Selama Masa Kehamilan | Pada saat hamil, berbagai perubahan bisa dialami seorang perempuan. Selain berat badan yang bertambah, perut membesar, juga ada perubahan pada kulit. Jika sebelumnya kulit wajah anda mulus, saat hamil bisa jadi jerawat akan muncul di beberapa titik.

Para pakar berpendapat suatu hari seorang perempuan hamil bia saja bangun tidur dengan wajah berseri-seri. Namun beberapa hari kemudian wajahnya terlihat berminyak dan suram. Penyebab kondisi ini adalah ketidakseimbangan hormon.

Perubahan Kulit Pada Masa Kehamilan

  • KULIT BERSINAR

Selama kehamilan berjalan, banyak ibu hamil mengalami perubahan kulit yang justru terlihat makin bersinar. Satu hal yang mungkin tidak anda sadari bahwa sebenarnya adalah karena memang ada alasan biologis yang bisa menjawab pernyataan-pernyataan tersebut.

Saat anda hamil, peredaran darah anda menjadi lebih tinggi dari biasanya sehingga pembuluh darah yang ada di bawah kulit anda bisa membuat pipi anda terlihat lebih memerah. Dan oleh karena perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan, produksi minyak yang ada di tubuh anda menjadi lebih tinggi dari sebelumnya dan hal ini menyebabkan kulit anda terlihat lebih berkilau dari sebelumnya.

  • TOPENG KEHAMILAN

Apakah anda memperhatikan adanya beberapa bintik coklat atau kuning di kulit wajah anda? Apa yang anda lihat di kaca disebut dengan “topeng kehamilan” atau yang juga dikenal dengan chloasma. Chloasma bisa muncul akibat efek dari hormon kehamilan yaitu progesteron dan esterogen yang terdapat pada sel melanin dalam kulit. Jika anda adalah wanita yang termasuk rentan terhadap chloasma, anda bisa meminimalisir efeknya dengan menghindari terlalu sering berada di bawah terpaan sinar matahari. Pigmentasi yang anda alami akan mulai menghilang setelah anda melahirkan dan ketika level hormon yang ada di tubuh anda sudah mulai kembali pada level setelah melahirkan.

  • JERAWAT

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan juga membawa beberapa dampak lain pada perubahan kulit, yaitu kemunculan jerawat. Untuk perawatan kulit, terutama pori wajah anda yang lebih berminyak saat hamil, anda bisa menggunakan scrub wajah yang berbahan dasar ringan. Anda pastinya ingin menghindari produk scrub yang kasar atau mengandung exfoliant karena kulit anda akan berubah menjadi sangat sensitif selama kehamilan.

  • PENINGKATAN PIGMENTASI

Anda akan menemukan bahwa areola (daerah datar di sekitar puting) dan puting susu anda akan berubah warna menjadi lebih gelap dan tetap berwarna sedikit lebih gelap bahkan setelah anda melahirkan. Anggap saja bahwa perubahan pigmen ini hanyalah satu dari sekian banyak “cinderamata” yang bisa anda dapatkan dari proses menjadi ibu! Bintik-bintik serta tahi lalat yang anda miliki juga bisa berubah warna menjadi lebih gelap dan beberapa tahi lalat baru mungkin saja muncul selama masa kehamilan anda. Satu hal yang perlu anda ingat, jika tahi lalat baru yang muncul berwarna sangat gelap dan memiliki bentuk yang tidak umum, anda harus segera memeriksakannya ke dokter.

  • STRETCH MARKS

Menurut penelitian American Academy of Dermatology, lebih dari 90% wanita memiliki stretch mark ketika masa kehamilan mereka mencapai usia 6 sampai 7 bulan. Stretch mark sendiri muncul akibat adanya peregangan lapisan dasar kulit selama kehamilan dan biasanya kemunculannya ditandai dengan dengan garis berwarna merah muda atau keunguan pada bagian perut atau dalam beberapa kasus juga terdapat di bagian dada dan paha. Untungnya, garis-garis ini akan memudar dan berubah warna menjadi perak seiring dengan berjalannya waktu yang membuat garis-garis ini menjadi samar dan tidak terlalu terlihat.

  • LINEA NIGRA

Linea nigra merupakan salah satu perubahan kulit yang paling aneh yang terjadi selama kehamilan. Bukanlah suatu yang lazim untuk wanita memiliki garis coklat tipis yang memanjang dari pusar ke bagian tengah tulang kemaluannya. Sebenarnya, garis tersebut memang sudah ada sejak dahulu namun keberadaannya tidak terlalu terlihat sampai perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan membuat garis tersebut berubah menjadi kecoklatan.

Jangan kuatir dengan pikiran bahwa anda harus memiliki garis coklat seperti goresan krayon di perut anda seumur hidup, karena garis ini akan menghilang dengan sendirinya beberapa bulan setelah anda melahirkan.

  • GATAL PADA KULIT

Wajar bila terjadi gatal dan ruam saat kehamilan tanpa sebab. Hampir ¼ calon ibu mengalami kulit yang gatal.

> Gatal umum

Anda akan merasa lebih sensitif terhadap bahan yang biasanya tidak mempengaruhi Anda, seperti klorin pada kolam renang. Oleskan losion calamine pada area tersebut dapat membantu meredakan gatal. Jika ruam atau iritasi berlangsung lebih dari beberapa hari, konsultasikan dengan dokter.

> Gatal parah

Ada kondisi yang relatif langka, yaitu obstetric cholestasis (OC) yang dapat menyebabkan gatal pada seluruh tubuh. Rasa gatal dapat menjadi lebih intens pada telapak tangan atau kaki. Hubungi dokter jika Anda mengalami gejala ini.

Lihat Juga : Obat Untuk Meredakan Gatal-Gatal Pada Ibu Hamil

> Ruam

Ada beberapa ruam yang berwarna merah dan gatal, tapi tidak berbahaya yang disebabkan oleh kehamilan, seperti:

-Atopic Eruption of Pregnancy (AEP)
Polymorphic Eruption of Pregnancy (PEP)

AEP menyebabkan benjolan yang gatal pada kulit dan biasanya muncul pada trimester pertama pada 1 dari 300 wanita hamil. Kondisi ini tidak berbahaya dan akan hilang setelah bayi Anda lahir.

Anda bisa jadi rawan terhadap AEP, jika Anda memiliki:

  1. Eksim
  2. Asma
  3. Alergi makanan

Mengoleskan krim emollient dapat meringankan gatal. Dokter dapat meresepkan antihistamin untuk mengurangi gatal pada malam hari.

Jika Anda mengalami PEP, Anda akan menyadarinya pada perut Anda, di sekitar tanda kerutan. Ruam dapat menyebar ke bokong dan paha. PEP lebih sering terjadi jika:

  1. Anda mengandung bayi pertama
  2. Anda mengandung anak kembar
  3. Salah satu wanita di keluarga Anda pernah mengalami PEP

Dokter dapat meresepkan antihistamin atau krim steroid untuk mengurangi rasa gatal. PEP biasanya akan hilang 1-2 minggu setelah Anda melahirkan.

| Perubahan Pada Kulit Wanita Selama Masa Kehamilan |

Penyebab Gatal Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya

Rasa gatal menjadi gangguan yang banyak dirasakan ibu hamil. Anda pun perlu mengenali penyebabnya agar bisa melakukan langkag tepat untuk mengatasinya. Maka dari itu, simak informasi di bawah ini untuk mengetahui Penyebab Gatal Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Gatal Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya

Penyebab Gatal Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya | Ketika anda mendapatkan kehamilan, pastinya anda akan mengalami gatal atau bahkan ruam di bagian perut. Dan hal ini merupakan hal yang wajar dan umum terjadi pada ibu hamil. Jika seperti itu, apa penyebab gatal pada ibu hamil?

Ibu hamil yang mengalami gatal itu dikarenakan keadaan perut juga payudara ibu hamil yang semakin hari semakin membesar, sampai keadaan kulit di area tersebut menjadi lebih kering dari biasanya. Dan kekeringan inilah yang menjadi penyebab utama terjadinya gatal-gatal pada ibu hamil.

Bukan hanya itu, selama kehamilan, anda juga akan mengalami perubahan hormon. Dan gatal-gatal ini juga bisa menyebar ke bagian lengan juga kaki yang nantinya bisa menyebabkan ruam merah di bagian kulit karena keadaan gatal-gatal saat hamil ini.

Akan tetapi, anda tidak perlu khawatir, karena keadaan gatal juga ruam merah yang terjadi di bagian kulit selama kehamilan bisa anda atasi dengan mudah dan bisa hilang dengan sendirinya setelah anda melahirkan.

Cara yang paling sederhana dalam mengatasi ruam juga gatal pada ibu hamil yaitu dengan cara menghindari mandi dengan menggunakan air hangat, karena keadaan ini bisa membuat kulit anda menjadi kering, sehingga gatal-gatal bisa anda rasakan semakin parah.

Bukan hanya itu, Anda juga dianjurkan untuk menggunakan body lotion yang memiliiki kandungan kadar moisturizer yang tinggi. Sehingga bisa membuat keadaan kulit Anda menjadi lembab juga lembut. Bukan hanya itu, penggunaan baju yang longgar yang memiliki bahan dasar katun juga bisa mengurangi gesekan yang terjadi antara kain juga kulit yang berada di sekitar perut, sehingga tidak menjadi semakin gatal.

Ketika Anda merasa gatal, Anda juga bisa mengkompres bagian-bagian yang gatal dengan menggunakan air dingin atau bahkan menggunakan es batu. Anda juga dianjurkan untuk menghindari berada di luar rumah ketika udara sedang sangat panas.

Dan ketika perasaan gatal Anda semakin parah dari waktu ke waktunya, yang memang juga disertai dengan gejala lain seperti urin yang keluar menguning pekat, mual yang disertai dengan muntah, hilangnya nafsu makan Anda serta rasa lelah yang berlebihan, maka Anda harus segera menghubungi dokter.

Dan jika keadaan tersebut anda biarkan dan terus berlanjut, maka bisa mengganggu keadaan liver serta kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Nantinya, ketika Anda menyampaikan gejala-gejala yang Anda alami, maka umumnya dokter akan menentukan tindakan seperti apa yang baik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Untuk mengatasi rasa gatal pada ibu hamil, selain dengan cara diatas, kami merekomendasikan QnC Jelly Gamat yang merupakan Obat Untuk Meredakan Gatal-Gatal Pada Ibu Hamil yang aman dan tentunya tanpa efek samping, karena terbuat dari 100% bahan-bahan alami. Selain terbuat dari bahan alami, qnc ini juga telah terdaftar di DEPKES P-IRT No. 109321601291-1229 dan juga telah mendapatkan pengakuan HALAL dari MUI, sehingga anda tidak perlu khawatir akan kualitas dan keaslian obat ini. Untuk informasi dan pemesanan, hubungi > SMS / telpon: 085294145551, via BBM: PIN BB D820B8BB.

| Penyebab Gatal Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya |

Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibandingkan Pria

Aktivitas perempuan, terutama ibu pada sebagian kalangan jauh lebih banyak dibanding ayah. Kaum hawa seringkali tidur paling terakhir dan bangun paling awal. Alhasil jumlah tidur mereka hanya sedikit. Padahal, wanita sebaiknya tidur lebih lama dibanding pria. Ketahui Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibandingkan Pria

Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibandingkan Pria

Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibandingkan Pria | Keahlian seorang wanita dalam hal multitasking ternyata juga berdampak pada kualitas tidur yang dimiliki. Banyaknya aktivitas yang harus dijalani wanita membuat mereka sering mengalami kesulitan untuk tidur, atau yang biasa dikenal dengan istilah insomnia. Padahal, menurut penelitian Jim Horne yang dikutip melalui lifehack.org, wanita membutuhkan tidur sekitar 20 menit lebih banyak dibandingkan dengan pria setiap malamnya.

Profesor John Horne mengatakan bahwa waktu tidur 20 menit lebih banyak yang dibutuhkan oleh wanita tentu bukanlah ukuran pasti. Karena, beberapa wanita akan membutuhkan waktu tambahan lebih atau bahkan kurang dari 20 menit. Bahkan menurut beliau, pria juga bisa saja membutuhkan waktu tidur 20 menit lebih banyak seperti yang dimiliki wanita jika pria tersebut memiliki pekerjaan yang kompleks dan harus membuat keputusan setiap harinya. Walau begitu, beliau juga mengakui bahwa kebutuhan tidur pria tidak akan lebih banyak dibandingkan dengan wanita. Berikut kami uraikan beberapa alasan mengapa wanita butuh tidur lebih banyak :

  • Keadaan biologis wanita berbeda dengan pria

Sudah sangat jelas bahwa kondisi biologis antara wanita dan pria sangat berbeda. Wanita memiliki hormon yang tingkatannya bisa berubah drastis setiap bulannya.

Tak hanya itu, saat hamil atau menopause, hormon wanita akan berubah dan ini menyebabkan kuantitas dan kualitas tidur mereka terganggu. Karena itu, sangat penting bagi wanita untuk memiliki kualitas tidur yang sangat baik di malam hari.

  • Otak wanita lebih banyak dipakai

Otak wanita dipakai lebih sering daripada pria, dan untuk memulihkannya, mereka butuh waktu yang lebih lama. Inilah yang menyebabkan wanita butuh tidur lebih lama.

Aktivitas di rumah dan kantor membuat otak mereka memikirkan sesuatu lebih banyak dibanding para pria. Karena otak mereka bekerja lebih banyak daripada otak pria, hasil riset menyebutkan bahwa otak wanita membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih.

  • Otak wanita cenderung lebih kompleks

Karena memiliki otak yang lebih kompleks, para peneliti menyebutkan wanita butuh tidur 20 menit lebih lama daripada pria. Dengan memiliki kualitas tidur yang baik, keadaan psikologis wanita pun akan baik.

  • Tidur berpengaruh pada keadaan mental wanita

Berbagai masalah, seperti depresi, marah, stres, dan sebagainya, dapat meningkat karena kurangnya tidur. Sebaliknya, ketika pria kurang tidur, mereka tidak menunjukkan keadaan tersebut. Tak hanya akan merusak mental, kurang tidur juga akan menyebabkan risiko penyakit lain.

  • Wanita bisa multitasking

Wanita dapat menonton televisi, memotong wortel, dan berbicara di telepon dalam waktu bersamaan. Tak hanya itu, ketiga hal tersebut juga bisa dilakukan tanpa masalah. Contoh kompleksnya, di rumah atau di kantor, wanita juga dituntut untuk melakukan banyak tugas.

Hal-hal tersebutlah yang membuat wanita menggunakan otak mereka lebih banyak daripada pria. Karena itu, wanita akan membutuhkan waktu untuk bersantai dan tidur lebih banyak dan lebih berkualitas.

Baca Juga : Makanan Yang Bantu Sukseskan Program Berhenti Merokok

Nah, itulah Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibandingkan Pria. Jangan pernah meremehkan tidur dan istirahat yang cukup. Saat tidur malam adalah waktu yang tepat bagi tubuh untuk beregenerasi dan memperbaharui sel-sel dalam tubuh. Tudur merupakan sebauah cara alami tubuh untuk mengembalikan kondisi tubuh kembali prima. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama Dibandingkan Pria |

Waspada, Flu Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung

Waspada, Flu Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung | Tahukah anda bahwa tak semua serangan jantung ditandai dengan nyeri dada. Beberapa bahkan muncul secara diam-diam yang seringkali tak disadari penderitanya.

Waspada, Flu Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari Universitas Sidney baru-baru ini menghasilkan sebuah fakta yang mengejutkan tentang penyakit flu. Bagaimana tidak, dalam penelitian ini, penyakit layaknya flu, pneumonia, hingga bronkitis dianggap bisa meningkatkan resiko penyakit jantung.

Profesor Geoffrey Tofler yang merupakan penulis senior yang terlibat dalam penelitian ini menyebutkan bahwa jika seseorang terinfeksi ketika penyakit tersebut, maka dalam hitungan hati atau minggu setelahnya, mereka akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung hingga 17 kali lipat. Fakta ini didapatkan setelah menganalisa kondisi 578 pasien yang menderita serangan jantung yang disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah arteri koroner.

Dalam penelitian ini, diketahui bahwa sebelum para pasien ini terkena serangan jantung, mereka mengalami gejala yang mirip layaknya penyakit flu yang disertai dengan pusing-[using atau gatal-gatal pada lehernya. Tak hanya itu, mereka diketahui pernah mengalami pneumonia atau bronkitis. Dari data yang ada, diketahui bahwa 17% pasien ini mengalami gejala layaknya infeksi pernafasan dan kemudia dalam waktu seminggu, mereka terkena serangan jantung. Sementara itu, 21% pasien lainnya mengalami infeksi pernafasan ini dan 31 hari setelahnya akhirnya juga terkena serangan jantung ini.

Profesor Tofler menyebutkan bahwan infeksi pernafasan sepertinya memang memicu gumpalan darah pada pembuluh darah. Pembuluh darah ini semakin membesar karena adanya peradangan dan adanya racun yang akhirnya ikut merusak pembuluh darah sehingga memicu serangan jantung.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita mewaspadai gejala-gejala layaknya flu atau serangan pernafasan yang berlangsung dalam waktu yang lama karena bisa jadi hal tersebut menandakan adanya serangan jantung, khususnya jika ada gejala lain yang berupa sesak nafas, rasa nyeri atau tertekan pada dada dan tangan, pusing-pusing, mual atau keluarnya keringat dingin. Segera periksakan kondisi ini ke dokter demi mencegah datangnya serangan jantung yang berbahaya. Sekian dan semoga bermanfaat..

Terus kunjungi salah satu situs resmi agen qnc jelly gamat ini untuk mendapatkan informasi penting dan menarik lainnya. Karena kami akan update setiap harinya.

Baca Juga : Manfaat Sehat Tak Terduga Yang Didapat Dari Stres

| Waspada, Flu Bisa Menjadi Tanda Serangan Jantung |

1 16 17 18 19 20 22