Hanya Mencium Aroma Kopi Bisa Bantu Tingkatkan Konsentrasi

Kopi dikenal memiliki khasiat pada setiap bagiannya, baik itu kopi seduh hingga ampasnya. Penelitian terbaru kembali mengungkap fakta bahwa Hanya Mencium Aroma Kopi Bisa Bantu Tingkatkan Konsentrasi. Simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Hanya Mencium Aroma Kopi Bisa Bantu Tingkatkan Konsentrasi

Hanya Mencium Aroma Kopi Bisa Bantu Tingkatkan Konsentrasi | Kopi mengandung kafein yang disebut bermanfaat baik bagi otak. Minum kopi sering dilakukan untuk menjaga fokus sekaligus meningkatkan konsentrasi ketika beraktivitas.

Nah, sebuah penelitian menarik yang dilakukan oleh ilmuwan dari Stevens Institute of Technology, Amerika Serikat, mengungkap bahwa manfaat kopi bisa didapatkan meski tidak diminum. Kopi tetap bisa menjaga performa otak hanya dengan dicium baunya saja.

Bukan hanya bau kopi meningkatkan performa kerja seseorang, bau kopi juga membuat orang tersebut percaya bahwa dirinya bisa bekerja lebih baik daripada biasanya,” ungkap peneliti Adriana Madzharov, dikutip dari Daily Mail.

Penelitian dilakukan dengan menganalisis kemampuan 100 mahasiswa menyelesaikan soal aljabra. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama mengerjakan soal di ruangan berbau kopi, sementara kelompok mengerjakan di ruangan kelas biasa. (Obat Asam Urat Herbal)

Hasil penelitian menyebut kelompok pertama memiliki hasil tes yang lebih baik daripada kelompok kedua. Sesi wawancara usai tes pun menyebut partisipan di kelompok pertama lebih percaya diri daripada kelompok kedua.

Peneliti menyebut hasil ini bisa digunakan oleh perusahaan sebagai alternatif meningkatkan performa karyawan. Bau kopi disebut mengirimkan efek plasebo ke otak, di mana otak mengira tubuh sudah mengonsumsi kopi sehingga bisa bekerja lebih baik.

Supervisor, arsitek, maupun manager toko bisa meningkatkan performa karyawannya dengan menaruh bubuk kopi di beberapa tempat strategis sehingga baunya bisa tercium ke seluruh ruangan,” tandasnya.

Baca Juga : Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya

| Hanya Mencium Aroma Kopi Bisa Bantu Tingkatkan Konsentrasi |

Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya

Pernah menemukan memar di kulit Anda dan sama sekali tidak tahu apa penyebabnya? Anda tidak sendirian, karena ternyata beberapa orang memang lebih mudah memar dibanding yang lain. Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya.

Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya

Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya | Apakah anda mengalami memar karena secara tidak sengaja menabrak meja atau lemari? Keadaan ini merupakan hal yang normal. Akan tetapi, bila anda mengalami memar hanya karena benturan ringan atau anda bahkan tidak ingat mengapa memar tersebut muncul, maka anda mungkin perlu berhati-hati. Nah, dibawah ini terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab mengapa anda mudah mengalami memar :

  • Penuaan

Faktor usia bisa jadi salah satu penyebab Anda mudah memar. Semakin bertambah usia Anda, kulit akan semakin kehilangan lapisan lemak yang bisa melindungi Anda dari benturan. Kulit pun jadi semakin menipis karena produksi kolagen mulai menurun. Akibatnya, kulit Anda jadi lebih sensitif. Anda tidak harus terbentur cukup keras sampai memar muncul, tersenggol sedikit saja mungkin sudah menimbulkan memar sehingga Anda tidak menyadari dari mana memar tersebut berasal.

  • Leukimia

Penyakit kanker ini menyerang sel darah merah. Salah satu gejala yang ditimbulkan adalah munculnya memar-memar pada tubuh, seperti di punggung. Ini terjadi karena penderita leukimia kekurangan keping darah. Keping darah ini bertugas untuk mengubah darah dari cair menjadi gumpalan. Oleh sebab itu, penderita leukimia jadi sangat mudah berdarah dan memar karena darahnya yang sangat encer. Leukimia adalah salah satu jenis kanker dengan harapan hidup yang relatif rendah, apalagi jika terlambat dideteksi atau tidak segera ditangani.

  • Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit turunan yang menyebabkan darah seseorang sangat sulit menggumpal karena kekurangan jenis protein tertentu. Pada setiap penderita hemofilia, tingkat keseriusannya berbeda-beda. Ada beberapa orang yang mudah memar tanpa sebab, tapi ada juga yang mudah memar jika tubuhnya menyenggol atau terbentur sesuatu. Penyakit ini termasuk langka di Indonesia. Menurut Yayasan Hemofilia Indonesia, prevalensinya hanyalah 4 dari 1 juta orang. Namun, hemofilia bisa mengancam nyawa.

  • Kurang keping darah

Kondisi seseorang yang kekurangan keping darah disebut dengan trombositopenia. Biasanya dalam keadaan sehat, Anda akan menampung sekitar 150.000 hingga 450.000 keping darah (trombosit). Jika angka trombosit Anda berada di bawah rentang tersebut, maka Anda mengalami trombositopenia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya anemia, infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, leukimia, obat-obatan kemoterapi, kehamilan, dan faktor keturunan. Jika Anda mengalami trombositopenia, Anda cenderung memiliki memar atau ruam pada kulit karena darah yang encer mudah merembes keluar dari pembuluh darah kapiler.

  • Olahraga atau aktivitas fisik yang berlebihan

Ketika Anda memaksa otot-otot untuk bekerja secara berlebihan, misalnya saat Anda berolahraga berat, pembuluh darah bisa pecah dan timbullah memar-memar pada kulit. Biasanya ini terjadi pada orang yang sering mengangkat beban berat. Serat-serat otot yang sobek karena aktivitas fisik yang berlebihan juga bisa menyebabkan memar. Di samping itu, ketika Anda sedang berolahraga atau beraktivitas secara intens, secara tidak sadar Anda mungkin mengalami benturan dengan benda tumpul.

  • Konsumsi obat

Jenis obat-obatan tertentu bisa menyebabkan Anda mudah memar. Aspirin, obat antikoagulan (mencegah penggumpalan darah), prednison, pil KB, dan obat antiplatelet dapat meningkatkan risiko munculnya memar-memar pada kulit. Ini karena obat-obatan tersebut memberikan efek melemahnya dinding-dinding pembuluh darah. Untuk menghindari efek samping tersebut, sebaiknya konsultasikan kondisi Anda pada dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan tertentu. (Obat Mata Anti Radiasi)

  • Purpura dermatitis

Gangguan pada pembuluh darah ini umumnya ditemui pada orang lanjut usia (lansia). Memar-memar yang berwarna ungu kemerahan akan muncul, terutama pada permukaan kulit tulang kering. Ini terjadi karena darah merembes keluar dari pembuluh darah kapiler. Pada beberapa lansia, memar yang muncul bisa disertai dengan rasa gatal.

  • Kekurangan vitamin C

Penyakit scurvy disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Salah satu dampak dari kekurangan vitamin C adalah melemahnya dinding-dinding pembuluh darah sehingga Anda jadi lebih mudah mengalami perdarahan dan memar-memar tanpa sebab yang jelas. Produksi kolagen pun akan terhambat dan kulit Anda jadi lebih sensitif terhadap trauma yang disebabkan oleh pukulan atau benturan.

  • Diabetes tipe 2

Penyakit yang biasanya muncul ketika seseorang telah dewasa ini juga dikenal sebagai kencing manis. Untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, biasanya dokter akan menganjurkan suntik insulin. Hal ini berisiko menyebabkan resistensi terhadap insulin. Salah satu gejalanya adalah muncul memar-memar karena pembuluh darah yang rusak. Selain itu, memar-memar yang dialami penderita diabetes memang lebih sulit sembuh jadi pada tubuh Anda bisa terdapat banyak memar.

Baca Juga : Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita

| Anda Mudah Memar? Mungkin Ini Yang Jadi Penyebabnya |

Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita

Tahukah anda jika Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita ? Hal ini ternyata bisa dijelaskan dari sisi ilmu pengetahuan. Untuk itu, simak selengkapnya dibawah ini.

Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita

Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita | Sejumlah studi pernah mengklaim bahwa beberapa pria memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah daripada yang diduga sebelumnya, tapi untuk masalah influenza alias flu ternyata bisa lebih cepat pulih daripada perempuan.

Beranjak dari situlah kemudian para peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health memutuskan untuk menyelidiki berbagai efek flu pada lelaki dan perempuan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Biology of Sex Differences menyatakan bahwa perempuan cenderung lebih menderita saat flu dari lelaki. Sayangnya mengenai alasan tersebut, peneliti belum mengonfirmasi.

Dalam studi, tim melakukan penelitian dengan mengambil tikus jantan hidup yang sudah terinfeksi dan sel manusia dengan dosis H1N1 yang tidak mematikan, strain Influenza A.

Peningkatan produksi amphiregulin pada tikus jantan dan sel manusia diyakini telah memungkinkan waktu pemulihan lebih cepat dari strain influenza. Sedangkan tikus jantan yang menghasilkan amphiregulin ditemukan memiliki waktu pemulihan yang sama dengan tikus betina. (Obat Gangguan Hormon Pada Wanita)

Amphiregulin adalah adalah faktor pertumbuhan yang telah ditemukan untuk memainkan peran dalam perbaikan dan pengembangan jaringan.

Temuan baru di sini adalah bahwa perempuan memiliki perbaikan jaringan yang lebih lambat selama pemulihan, karena produksi amphiregulin yang relatif rendah,” kata penulis utama Sabra Klein, PhD, yang bekerja sebagai profesor di Bloomberg School dilansir dari Independent.co.uk.

Profesor Klein berpendapat bahwa perawatan flu di masa depan yang meningkatkan produksi amphiregulin dapat sangat bermanfaat bagi perempuan.

Namun, meski tim peneliti telah menemukan hubungan antara produksi amphiregulin dan waktu pemulihan influenza, mereka belum mengetahui alasan, mengapa lelaki lebih bisa menghasilkan tingkat amphiregulin yang lebih besar daripada perempuan.

Satu alasan yang mungkin bisa menjelaskan adalah karena kadar hormon seks testosteron yang lebih tinggi pada lelaki yang ada hubungannya juga pada produksi amphiregulin.

Selama penelitian, para peneliti menemukan bahwa testosteron juga berperan dalam melindungi tikus jantan dari gejala flu yang parah.

Baca Juga : Makanan Yang Bikin Kemampuan Otak Menurun

| Pria Lebih Cepat Sembuh Dari Sakit Flu Dibanding Wanita |

Kurangi Konsumsi Makanan Ini Jika Tak Mau Otak Jadi Lemot

Kata ‘Generasi Micin’ bermaksud sebagai kata untuk mengejek orang-orang yang dianggap kurang pintar karena pengaruh micin. Namun rupanya, micin bukan satu-satunya hal yang bikin kemampuan otak menurun, Kurangi Konsumsi Makanan Ini Jika Tak Mau Otak Jadi Lemot.

Kurangi Konsumsi Makanan Ini Jika Tak Mau Otak Jadi Lemot

Kurangi Konsumsi Makanan Ini Jika Tak Mau Otak Jadi Lemot | Makanan yang kita konsumsi sangatlah penting untuk mendapatkan energi dan nutrisi yang mendukung aktivitas kita sehari-hari. Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Ada protein, karbohidrat dan lemak yang akan didapatkan dari makanan.

Makan makanan sehat akan memberikan asupan gizi yang cukup bagi tubuh dan otak. Jika kalian ingin meningkatkan kemampuan ota, konsumsilah makanan sehat dan bergizi. Selain mengasalah kemampuan otak dengan belajar, asupan makanan yang kita makan ternyata sangat berpengaruh.

Jika anda ingin lebih pintar, hindari makanan yang menjadi perusak kecerdasan otak, termasuk micin. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa makanan dan minuman yang harus anda hindari jika tak ingin otak jadi lemot :

  • Makanan Manis

Makanan manis memang dikenal sebagai makanan penyebab diabetes, karena tingkat kandungan gula nya yang sangat tinggi. Tak hanya itu makanan manis juga kurang baik bagi lingkar pinggang juga pada fungsi otak. Sebenarnya, makanan manis tidak selalu bisa membuat mood menjadi lebih baik. Konsumsi makanan dengan kandungan gula dalam jangka panjang bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menelaah dan mempelajari sesuatu.

  • Makanan yang digoreng

Telah banyak yang mengetahui bahwa makanan yang digoreng memang dapat merusak tubuh. Apalagi makanan yang digoreng dengan minyak yang telah dipakai berulang kali. Hal tersebut membuat penumpukan lemak jahat, hingga mengakibatkan berbagai penyakit bisa datang menyerang tubuh kita misalnya saja kolesterol, kanker, jantung dan yang lainnya. (Obat Anti Radiasi Pada Mata)

  • Gandum tidak utuh

Banyak orang yang beranggapan bahwa gandum memiliki kandungan yang baik untuk tubuh. Tetapi sebenarnya tak semua gandum itu menyehatkan. Apalagi bagi gandum yang tak 100% gandum utuh. Dengan memakannya secara berlebih gandum yang tak utuh tersebut menyebabkan penuaan dini lebih cepat dan dapat mempengaruhi kondisi seseorang menjadi lebih mudah pelupa atau pikun.

  • Junk Food

Makanan jenis ini memang dikenal sebagai makanan yang lezat untuk disantap. Tetapi dari semua kelezatan itu apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat membahayakan kondisi tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Montreal menyebutkan bahwa junk food dapat mengubah sistem kimia dalam otak. Salah satu akibat terlalu sering makan junk food seseorang cenderung memiliki kecemasan tinggi dan depresi.

  • Alkohol

Seperti yang telah diketahui bahwa alkohol tidak baik jika dikonsumsi secara sembarangan. Karena efek yang ditimbulkan akibat banyaknya mengkonsumsi alkohol akan berdampak buruk bagi tubuh. Kandungan alkohol juga kerap digunakan untuk bahan campuran makanan dan minuman sehari-hari.

Penggunaan produk yang mengandung alkohol harus mulai kita hindari, karena jika tidak, kandungan alkohol akan memberikan efek semacam ‘awan ilusi’ yang membuat kita susah fokus dan kurang dapat berpikir jernih.

Baca Juga : Waspada, Metode Dry Cleaning Bisa Sebabkan Leukimia

| Kurangi Konsumsi Makanan Ini Jika Tak Mau Otak Jadi Lemot |

Waspada, Metode Dry Cleaning Bisa Sebabkan Leukimia

Metode dry cleaning memang membantu meringankan salah satu pekerjaan rumah tangga. Dengan metode baju secara kering ini anda bisa membersihkan baju mahal atau yang berbahan tertentu sehingga tidak rusak. Namun Waspada, Metode Dry Cleaning Bisa Sebabkan Leukimia. Simak info lengkapnya dibawah ini.

Waspada, Metode Dry Cleaning Bisa Sebabkan Leukimia

Waspada, Metode Dry Cleaning Bisa Sebabkan Leukimia | Shakira Aurum, Putri dari Denada sedang terbaring sakit didiagnosa menderita leukemia. Saat ini anak Denada sedang menjalani perawatan di rumah sakit Singapura. Berita mengagetkan ini mengangkat topik leukimia ke permukaan. Apa itu dan apa penyebabnya? Namun yang lebih mengagetkan lagi, salah satu penyebab yang ditemukan bisa menyebabkan kanker ini adalah metode pencucian baju secara kering atau dry cleaning.

Leukemia atau kanker darah adalah salah satu jenis keganasan yang mengenai sel darah dan sumsum tulang. Pada keadaan normal, sumsum tulang akan memproduksi berbagai komponen darah seperti sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (keping darah). Sel-sel darah tersebut nantinya akan “mati” dan digantikan dengan sel baru yang sudah dihasilkan oleh sumsum tulang.

Dry cleaning dan leukemia

Dry cleaning merupakan proses mencuci dengan menggunakan larutan pencuci khusus, yaitu tetrachlorethylene atau perchlorethylene (PERC). Larutan PERC dapat menghilangkan noda dan kotoran pada pakaian tanpa menggunakan air.

Metode dry cleaning sering digunakan untuk mencuci pakaian yang berbahan lembut, seperti wol, kulit, atau sutra, untuk menghindari kerusakan pakaian akibat penggunaan mesin cuci. (Obat Pembersih Paru-Paru Bagi Perokok)

Terkait hal itu, The International Agency for Research on Cancer (IARC) dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa larutan PERC yang digunakan dalam metode dry cleaning tergolong sebagai zat karsinogenik. Ini berarti, PERC termasuk ke dalam zat yang berpotensi menyebabkan kanker pada manusia.

American Cancer Society juga menyatakan hal serupa. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa mereka yang sering terpapar PERC, seperti pegawai dry cleaning atau pabrik kimia yang menggunakan PERC, lebih rentan mengalami beberapa jenis kanker, termasuk kanker esofagus, kandung kemih, kanker darah (leukemia), dan kanker kelenjar getah bening (limfoma).

Usut punya usut, senyawa PERC yang tertinggal di baju setelah proses dry cleaning dapat menempel di kulit atau terhirup saat bernapas, lalu masuk ke paru dan aliran darah. Dalam jumlah sedikit, senyawa ini dapat dikeluarkan dari tubuh melalui urine. Namun, bila semakin sering terpapar, maka jumlahnya akan semakin banyak dan menumpuk dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian memicu timbulnya kanker.

Tak sebatas menjadi penyebab kanker, senyawa PERC ternyata juga menimbulkan efek negatif bagi tubuh. Senyawa itu diketahui dapat menyebabkan kebingungan, sakit kepala, rasa ingin pingsan, hingga kerusakan otak dan sel saraf yang lebih parah.

Memang, dampak negatif senyawa PERC tidak langsung terjadi seketika. Jadi, bila pernah menggunakan jasa dry cleaning, Anda tidak serta-merta akan mengalami leukemia atau kondisi berbahaya lain di kemudian hari. Namun, demi keamanan dan kesehatan bersama, akan lebih baik jika Anda menggunakan metode konvensional dalam membersihkan pakaian dan menghindari paparan terhadap senyawa PERC sebisa mungkin.

Baca Juga : Jangan Langsung Berenang Setelah Makan, Ini Alasannya

| Waspada, Metode Dry Cleaning Bisa Sebabkan Leukimia |

Jangan Langsung Berenang Setelah Makan, Ini Alasannya

Saat akan berenang dan mendatangi kolam renang, banyak orang yang membawa makanan atau membeli makanan di sana, karena olahraga ini memang bikin lapar. Namun, tahukah anda sebenarnya Jangan Langsung Berenang Setelah Makan, Ini Alasannya.

Jangan Langsung Berenang Setelah Makan, Ini Alasannya

Jangan Langsung Berenang Setelah Makan, Ini Alasannya | Berenang adalah kegiatan pengisi waktu liburan favorit banyak orang, terutama anak dan remaja. Berenang juga termasuk olahraga yang bisa memaksimalkan seluruh fungsi tubuh. Meski demikian, sebaiknya anda tidak berenang dalam kondisi perut penuh setelah makan.

Nasihat lama menyebut sebaiknya tunggu 30 menit setelah makan sebelum menceburkan diri ke kolam. Dikhawatirkan, berenang dengan kondisi perut yang penuh bisa memicu kram sehingga risiko tenggelam lebih besar.

Perut yang penuh disebutkan dapat membuat aliran darah ke organ pencernaan meningkat, sehingga otot-otot menjadi kekurangan dan terjadilah kram. (Obat Sakit Kepala Menahun)

Walau teori tersebut dibantah para ahli, namun menurut penelitian tahun 2011 yang dimuat dalam jurnal Medicine, Science and the Law menyebutkan, berenang dengan perut kenyang memang berbahaya.

Peneliti dari Tokyo Women’s Medical University meneliti data dari 536 otopsi antara April tahun 2000 dan Desember tahun 2007. Mereka membagi hasil otopsi dalam dua kategori: mereka yang makanan padatnya terlihat di lambung (menandakan seseorang baru saja makan) dan mereka yang tanpa makanan padat.

Dari 34 jenazah yang menunjukkan baru saja makan, sekitar 79 persennya meninggal karena tenggelam. Bukan hanya itu, hampir 80 persen kasus tenggelam diketahui ada makanan padat di lambungnya.

Hasil penelitian itu juga menyebutkan, perut yang penuh dikombinasikan dengan berenang, bisa menyebabkan kepala terasa ringan, pusing, sesak napas, sehingga seseorang kehilangan kesadarannya.

Baca Juga : Ini Dia Sederet Penyakit Yang Sering Salah Didiagnosa

| Jangan Langsung Berenang Setelah Makan, Ini Alasannya |

Ini Dia Sederet Penyakit Yang Sering Salah Didiagnosa

Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter. Nah, Ini Dia Sederet Penyakit Yang Sering Salah Didiagnosa.

Ini Dia Sederet Penyakit Yang Sering Salah Didiagnosa

Ini Dia Sederet Penyakit Yang Sering Salah Didiagnosa | Terkadang, bahkan dokter terbaik pun bisa membuat kesalahan. Menurut Yayasan Keamanan Pasien di Amerika, 40% dari seluruh kesalahan yang dilakukan dokter adalah salah diagnosis. Diagnosis penyakit yang meleset tersebut terjadi karena banyak penyakit yang memiliki gejala mirip.

Jika penyakit yang diderita tak kunjung sembuh atau membaik, tak ada salahnya untuk mencari tahu apa penyebabnya. Ada kemungkinan hal tersebut diakibatkan kesalahan diagnosis, sehingga penyakit yang sebenarnya atau yang mendasarinya belum terobati.

Setiap dokter memiliki kemungkinan melakukan kesalahan diagnosis, meski demikian jika pasien tidak merasa lebih baik sebaiknya usahakan untuk mencari alternatif lain. Berikut beberapa kondisi kesehatan yang paling sering mengalami kesalahan diagnosis :

  • Diagnosis: Depresi
    Penyakit sebenarnya: Sleep apnea

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri.

Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh.

Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah. (Obat Pembersih Paru-Paru)

  • Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome)
    Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac

Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat. Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda.

  • Diagnosis: Migrain
    Penyakit sebenarnya: Stroke

Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke.

  • Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi)
    Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh)

Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus. Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut.

  • Diagnosis: Multiple sclerosis
    Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme

Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.

Baca Juga : Alasan Pemain Bola Sering Memuntahkan Kembali Minumannya

| Ini Dia Sederet Penyakit Yang Sering Salah Didiagnosa |

Alasan Pemain Bola Sering Memuntahkan Kembali Minumannya

Saat menonton pertandingan bola, mungkin anda sering melihat pemain sepak bola memuntahkan kembali air yang diminumnya saat jeda. Sebenarnya kenapa mereka melakukannya? Cari tahu Alasan Pemain Bola Sering Memuntahkan Kembali Minumannya Dibawah ini.

Alasan Pemain Bola Sering Memuntahkan Kembali Minumannya

Alasan Pemain Bola Sering Memuntahkan Kembali Minumannya | Ada salah satu kebiasaan para pemain sepakbola yang kerap mengundang pertanyaan dari fans. Yaitu kebiasaan mereka memuntahkan air minum saat laga terhenti sejenak.

Pemandangan ini kerap terlihat di laga yang berlangsung ketat seperti di Piala Dunia 2018. Bagaimana para pemain sering melakukan hal seperti ini. Alih-alih menenggak air mineral yang diberi, para pemain hanya memanfaatkan air minum itu untuk berkumur-kumur dan selanjutnya memuntahkannya kembali.

Ternyata, ada alasan ilmiah di balik hobi unik para pemain itu. Tindakan para pemain ini kerap disebut dengan istilah carb rinsing (pembilasan karbohidrat).

Dilansir Business Insiden, para pemain berkumur-kumur untuk melarutkan karbohidrat di mulut. Tindakan ini diyakini bisa menjaga kinerja tubuh dan otak.

Tindakan ini diyakini bekerja dengan cara ‘mengelabui’ receptors di mulut dan mengirimkan sinyal ke pusat otak, bahwa ada tambahan energi di mulut. Sinyal di otak ini membuat otot bekerja lebih keras. Dan ini tanpa efek negatif, daripada meminum air saat kelelahan yang membuat sakit perut dan kram.

Dalam sebuah studi European Journal of Sport Science pada 2017, carb rinsing meningkatkan kinerja tubuh dalam berbagai kegiatan fisik. Universitas Coventry sudah menguji 12 pria sehat berusia 20 tahunan. Setelah melakukan carb rinsing, mereka bisa melakukan aktivitas lebih baik dan fokus. (Obat Keputihan Berlebih)

Sementara itu, dalam Jurnal Internasional Nutrisi Olahraga dan Metabolisme pada 2015, 12 atlet pria yang melakukan carb rinsing mampu mengurangi kelelahan. Namun faktanya, metode carb rinsing tak selalu berhasil. Ini seperti diungkapkan dalam studi pada 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Sports Sciences.

Dalam studi tersebut, 15 pelari wanita tidak mengalami dampak apapun setelah melakukan metode carb rinsing usai berlari selama beberapa menit. Dari hasil studi, metode ini dianggap tidak memiliki dampak besar untuk aktivitas jangka pendek. Tapi, lebih efektif untuk aktifitas berat dengan tempo lama seperti laga sepakbola.

Asisten Profesor Fisiologi Olahraga di Michigan State, David Ferguson, mengatakan, metode ini membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan konsentrasi mereka. Sesuatu yang sangat penting setelah bermain lebih dari 90 menit.

Metode ini tidak membuat para pemain berlari lebih cepat atau menendang lebih keras. Ini hanya akan memaksimalkan konsentrasi mereka,” kata Ferguson.

Baca Juga : Kadar Hormon Estrogen Tinggi Bisa Picu Migrain Pada Pria

| Alasan Pemain Bola Sering Memuntahkan Kembali Minumannya |

Kadar Hormon Estrogen Tinggi Bisa Picu Migrain Pada Pria

Kadar estrogen setiap orang umumnya berbeda-beda, tergantung kondisi tubuh. Menurut sebuah penelitian Kadar Hormon Estrogen Tinggi Bisa Picu Migrain Pada Pria. Benarkah demikian? mari simak penjelasannya dibawah ini.

Kadar Hormon Estrogen Tinggi Bisa Picu Migrain Pada Pria

Kadar Hormon Estrogen Tinggi Bisa Picu Migrain Pada Pria | Dilansir dari National Geographic, Sebuah makalah yang terbit di jurnal Neurology, mengungkap bagaimana pria dengan kandungan kadar estrogen tinggi dapat lebih sering mengalami migrain. Migrain adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan serangan sakit kepala sebelah.

Tim peneliti dari Pusat Kesehatan Universitas Leiden, Belanda, mengatakan studi ini adalah tindak lanjut dari penelitian sebelumnya. Studi sebelumnya menyebut perubahan dalam hormon seks wanita dapat memicu munculnya migrain atau tingkat serangan yang lebih berat.

Inilah yang membuat wanita tiga kali lebih mungkin mengalami migrain saat masa subur. Diyakini hormon seks wanita dapat membuat otak rentan terhadap gelombang sinyal sel listrik (CSD) dan neuron sensorik yang terlalu aktif melilit pembuluh darah otak di kepala, rahang, dan leher.

Kedua hal itu merupakan ciri khas patogenesis migrain. Sayang, belum ada studi yang meneliti keterkaitan hormon seks pria dengan gejala migrain.

Penelitian sebelumnya membuktikan kadar estrogen dapat memengaruhi migrain pada wanita dan tingkat keparahannya. Namun, tidak ada literatur yang membahas apakah hormon seks juga memicu migrain pada pria,” kata Dr W.P.J. Van Oosterhout, penulis sekaligus pemimpin penelitian dilansir Medical Express, Rabu (27/6/2018).

Untuk itu, Van Oosterhout dan timnya melibatkan 17 pria berusia rata-rata 47 tahun yang kerap dilanda migrain, sedikitnya tiga kali dalam sebulan.

Untuk variabel kontrolnya, mereka melibatkan 22 pria sehat yang tidak pernah mengalami migrain. Para partisipan diketahui tidak mengonsumsi obat yang dapat memengaruhi kadar hormon. (Obat Keputihan Berbau)

Mereka pun memiliki berat badan ideal, sesuai usia dan indeks massa tubuh. Setiap tiga jam sekali, para peneliti mengambil sampel darah para responden. Dalam satu hari, ada empat sampel darah yang diambil, untuk mengukur kadar estradiol, estrogen, dan testosteron.

Bagi peserta yang memiliki migrain, sampel darah pertama diambil saat peserta tidak mengalami migrain, setelah itu setiap hari sampai ia mengalami migrain. Dari sinilah ahli menemukan, pria dengan tingkat estrogen yang tinggi akan mengalami migrain.

Kami menemukan tingginya kadar estrogen dan kadar testosteron yang rendah akan memengaruhi migrain,” imbuhnya.

Sebagai perbandingan, saat migrain tingkat estrogennya 97 psikomoles per liter (pmol/L), sementara pria yang tidak mengalami migrain tingkat estrogennya 69 pmol/L.

Tim juga menemukan ada perbedaan dalam kadar testosteron. Saat kadar estrogen tinggi, kadar testosteron akan turun. Perbandingannya, 3,9 untuk pria yang migrain dan 5,0 untuk yang tidak migrain.

Tingkat testosteron meningkat 24 jam sebelum migrain, di mana gejalanya meliputi kelelahan, otot kaku, dan mengidam makanan.

Para peserta mengaku saat migrain datang, maka akan muncul gejala suasana hati yang buruk, kurang bertenaga, dan tidak bergairah dalam berhubungan seksual. Gejala itu tidak lain berkaitan dengan turunnya kadar testosteron.

Sebanyak 61 persen pria yang memiliki migrain melaporkan hal itu. Dari penelitian ini kita memang mendapat penelitian baru. Namun, Van Oosterhout menegaskan masih perlu adanya studi lebih lanjut dengan subjek penelitian yang lebih banyak agar hasilnya lebih akurat.

Masih diperlukan adanya penelitian lebih lanjut dengan populasi yang lebih besar untuk memvalidasi temuan kami,” kata Van Oosterhout. “Peran estrogen pada pria memicu munculnya migrain seperti halnya wanita. Ini perlu diselidiki lagi,” tegasnya.

Baca Juga : Ketahui Manfaat Luar Biasa Minum Susu Bagi Orang Dewasa

| Kadar Hormon Estrogen Tinggi Bisa Picu Migrain Pada Pria |

Ketahui Manfaat Luar Biasa Minum Susu Bagi Orang Dewasa

Minum susu hanya untuk anak kecil?? Salah besar! Susu bukan hanya untuk anak kecil, orang dewasa juga masih perlu rutin minum susu. Ketahui Manfaat Luar Biasa Minum Susu Bagi Orang Dewasa.

Ketahui Manfaat Luar Biasa Minum Susu Bagi Orang Dewasa

Ketahui Manfaat Luar Biasa Minum Susu Bagi Orang Dewasa | Memasuki usia remaja dan dewasa, banyak orang yang memutuskan untuk berhenti mengonsumsi susu. Sebab banyak orang menganggap kebiasaan minum susu identik dengan anak kecil dan bayi. Padahal orang dewasa juga butuh asupan susu.

Rutin minum susu memang seringnya dianjurkan pada anak-anak saja. Pasalnya dalam masa pertumbuhan anak membutuhkan asupan nutrisi yang terbaik. Namun mengonsumsi setidaknya satu gelas susu sehari ternyata juga dibutuhkan oleh orang dewasa. Nyatanya minum susu bisa memberi manfaat sehat bagi tubuh, terutama terkait dengan kesehatan tulang. Apa saja manfaat minum susu bagi orang dewasa? berikut diantaranya :

  • Menjaga kesehatan tulang

Manfaat yang satu ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Setiap orang dewasa memerlukan kurang lebih 1000 mg kalsium per harinya. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah minum susu dan mengonsumsi produk olahan susu lainnya, seperti keju dan yoghurt.

  • Menyehatkan otak

Sebuah penelitian di Universitas Kansas, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi susu memiliki kadar glutation yang lebih tinggi dalam tubuhnya dibandingkan yang tidak minum susu. Glutation merupakan antioksidan yang baik untuk otak. Adanya antioksidan tersebut dapat menghindari sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas yang didapat dari makanan atau polusi.

  • Mencegah tekanan darah tinggi

Susu mengandung potasium (kalium) yang tinggi dan baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah. Hal tersebut akan mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah saat usia bertambah dan secara umum dapat menjaga kesehatan jantung.

  • Membangun otot dan mencegah depresi

Bagi mereka yang ingin memiliki postur tubuh yang baik dengan otot yang kuat, susu dapat menjadi asupan pilihan untuk mendampingi olahraga rutin. Susu mengandung protein yang baik untuk pembentukan otot. Dan untuk manfaat yang satu ini mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa kandungan vitamin D pada susu dapat memicu terbentuknya serotonin dalam tubuh. Serotonin merupakan senyawa yang berperan dalam pengaturan ritme tidur, mood, bahkan nafsu makan. Kadar serotonin yang cukup tinggi dalam tubuh akan mencegah seseorang mengalami depresi. (Obat Sakit Kepala Menahun)

  • Anti Penuaan Dini

Salah satu manfaat dari rutin mengonsumsi susu adalah mencegah terjadinya penuaan dini pada kulit. Karena rutin mengonsumsi susu ternyata dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, salah satu penyebab pennuaan dini pada orang dewasa.

Selain penuaan dini, serangan radikal bebas yang berlebihan juga bisa mengganggu produksi hormon dan pada akhirnya bisa menurunkan daya ingat dan penglihatan.

  • Menghindari Dehidrasi

Dehidrasi terjadi saat cairan tubuh yang keluar jauh lebih banyak daripada cairan yang masuk. Hal ini kemudian menyebabkan orang tersebut mengalami kekurangan cairan. Seringnya, orang yang mengalami dehidrasi dianjurkan untuk mengonsumsi air untuk mengganti cairan yang hilang.

Nah, ternyata susu juga bisa menjadi pilihan untuk mengganti cairan tubuh, lho. Rutin mengonsumsi susu yang tinggi nutrisi dan juga air disebut dapat membantu menghidrasi tubuh dengan maksimal.

  • Mencegah Obesitas

Salah satu alasan seseorang meninggalkan susu adalah takut gemuk. Pasalnya, susu memang dikenal memiliki kandungan lemak. Tak jarang, sejumlah metode diet juga menganjurkan pengikutnya untuk menghindari konsumsi asupan yang satu ini.

Namun ternyata, jika dikonsumsi dengan benar susu malah bisa mencegah seseorang mengalami obesitas. Malahan, deretan kandungan nutrisi yang ada di dalam susu bisa memberi manfaat luar biasa bagi tubuh. Seperti kandungan vitamin, lemak, hingga protein.

Baca Juga : Meski Menyenangkan, Kunyah Permen Karet Bisa Bikin Sakit Kepala

| Ketahui Manfaat Luar Biasa Minum Susu Bagi Orang Dewasa |

1 2 3 4 25