Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Satu dekade lalu, sebuah emasil beredar yang memperingatkan perempuan berhati-hati menggunakan deodoran karena bisa menyebabkan kanker payudara. Namun Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? Untuk mengetahuinya, simak informasi dibawah ini.

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?

Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? | Letak ketiak yang dekat dengan payudara menimbulkan dugaan bahwa apa pun yang digunakan di sekitar bagian ini akan berdampak kepada perubahan sel pada organ payudara. Ditemukannya unsur tertentu dari deodoran pada jaringan payudara memunculkan kekhawatiran bahwa deodoran menjadi pemicu kanker payudara.

Ada berita yang mengemukakan bahwa deodoran mengandung bahan tertentu yang dapat diserap kulit dan memasuki tubuh melalui goresan terbuka yang mungkin timbul akibat mencukur bulu ketiak. Disebutkan pula bahwa pengolesan di area ini dapat berisiko menyebabkan kanker payudara karena lokasinya yang berdekatan dengan organ tersebut.

Bahan yang dimaksud adalah senyawa berbasis aluminium yang terkandung di dalam beberapa produk deodoran. Bahan ini membentuk sumbatan sementara pada kelenjar keringat, sehingga menghentikan aliran keringat pada permukaan kulit. Penyerapan bahan ini oleh kulit disebut-sebut dapat menyebabkan efek yang serupa dengan yang diakibatkan oleh efek estrogen yang mampu mendukung pertumbuhan sel-sel kanker payudara. Selain aluminium, unsur lain yang bernama parabens juga dicurigai dapat menimbulkan efek serupa di atas. Kamu dapat menemukannya di dalam label dengan nama seperti methylparaben, propylparaben, butylparaben, atau benzylparaben.

Rumor yang beredar adalah zat-zat kimia di dalam deodoran menghalangi tubuh membuang racun, sehingga kemudian mencapai kelenjar getah bening dan berperan menyebabkan perubahan sel menjadi sel kanker. Beberapa penelitian juga mengklaim zat-zat kimia tersebut dapat berinteraksi dengan DNA dalam beberapa sel atau menyebabkan perubahan sel payudara sehingga menyebabkan berkembangnya potensi kanker payudara.

Namun penelitian-penelitian selanjutnya tidak menemukan adanya bukti atas sangkaan tersebut. Hingga saat ini belum ada bukti yang kuat bahwa deodorant dapat meningkatkan risiko kanker. Berikut perinciannya:

  • Penelitian menyatakan bahwa parabens ditemukan pada jaringan tumor payudara dari sebagian sampel pengidap kanker payudara. Meski demikian, tidak serta merta membuktikan bahwa parabens adalah penyebab tumor.
  • Selain itu, belum tentu juga parabens yang dimaksud berasal dari penggunaan deodoran. Ada banyak kosmetik lain yang mengandung parabens yang juga berisiko terserap melalui permukaan kulit. Sehingga tidak dapat disimpulkan bahwa hanya deodoran yang menjadi penyebab adanya parabens di dalam tubuh manusia.
  • Sebagian besar deodoran yang beredar di pasaran saat ini tidak mengandung parabens.
  • Penelitian lain dengan sampel yang lebih besar menemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko kanker payudara pada wanita pengguna deodoran, begitu juga bagi mereka yang menggunakan pencukur bulu ketiak
  • Kanker payudara juga ditemukan pada wanita yang tidak terlalu sering mencukur bulu ketiak dan tidak menggunakan produk deodoran dengan kandungan bahan yang diduga berbahaya tersebut.
  • Faktor-faktor lain, seperti riwayat anggota keluarga pengidap kanker payudara dan konsumsi pil kontrasepsi, lebih berpengaruh dibandingkan penggunaan deodoran.

Penggunaan deodoran juga sempat dipertanyakan keamanannya pada pengidap gangguan ginjal. Hal ini dikarenakan tubuh tidak lagi dapat membuang aluminium secepat yang diperlukan sehingga berisiko menyebabkan penumpukan dalam tubuh. Pasien dialisis dengan kadar aluminium tinggi memang lebih berisiko mengidap demensia.

Namun ini bukan berarti bahwa pengidap gangguan ginjal sebaiknya tidak menggunakan deodoran. Faktanya menurut dokter, meski dapat terserap tubuh, tidak mungkin kadar aluminium dalam deodoran cukup untuk mendatangkan bahaya terhadap ginjal.

Penyakit kanker payudara dan demensia adalah penyakit kompleks yang tidak mungkin disebabkan oleh satu faktor kecil, seperti deodoran. Faktor-faktor yang dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit-penyakit ini adalah seperti pada umumnya, olahraga cukup, mengonsumsi makanan sehat, serta sedapat mungkin menghindari stres.

Kesimpulannya, tidak ada bukti ilmiah kuat yang dapat membuktikan dugaan bahwa deodoran dapat membahayakan kesehatan penggunanya. Namun jika kamu masih ragu, sebaiknya cermati bahan-bahan yang terkandung dalam deodoran yang tertera pada kemasan. Meski tidak terbukti secara medis, namun mengingat fakta bahwa jaringan tubuh manusia memang menyimpan parabens, maka ada baiknya menghindari bahan serupa untuk digunakan. Caranya adalah dengan membaca label pada kemasan secara saksama. Demikian jawaban dari pertanyaan Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara?, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

Baca Juga : Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi | Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya

| Benarkan Deodoran Dapat Menyebabkan Kanker Payudara? |

Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya

Mitos-mitos kesehatan seringkali menimbulkan pemahaman yang keliru pada banyak orang. Akibatnya bisa fatal apabila mitos yang beredar mengenai penyakit serius, salah satunya kanker payudara. Informasi keliru soal penanganan penyakit berbahaya ini bisa memicu penanganan yang salah apabila sampai dipercaya dan ditelan mentah-mentah, baik oleh penderita maupun orang lain. Nah dibawah ini sudah kami uraikan mengenai Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya, karena tentu tidak benar.

Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda PercayaMengungkap Fakta Diibalik Mitos Seputar Kanker Payudara

Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya | Mitos yang berlawanan dengan fakta aslinya menyebabkan kesalahpahaman diantara masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti melakukan serangkaian penelitian untuk membuktikan kebenaran informasi yang beredar, apakah itu hanya sekedar mitos yang menyebabkan kesalahpahaman, atau itu sebenarnya merupakan teori tersebut. Apa saja mitos kanker payudara dan apakah sudah pasti benar? berikut diantaranya :

  • Kanker Payudara Hanya Terjadi pada Wanita

Pria pun bisa terkena kanker payudara, meskipun potensinya 100 kali lebih rendah dibandingkan wanita. Pria memiliki risiko mengidap kanker payudara sebesar 0,1 persen, sementara wanita 12,5 persen. Namun diagnosa kanker payudara pada pria biasanya baru diketahui ketika sudah dalam tahap stadium lanjut. Jadi ada baiknya jika pria pun mulai mengamati perubahan-perubahan pada payudaranya dan memeriksakan ke dokter agar penanganannya lebih mudah.

  • Kanker Payudara Hanya Dialami Wanita Paruh Baya

Kanker payudara tidak memandang usia, penyakit ini bisa menyerang wanita usia muda maupun tua. Dikutip dari Women’s Health, sekitar 12.880 wanita berusia di bawah 40 tahun di Amerika Serikat, terdiagnosa kanker payudara di 2015. Di Indonesia sendiri, salah satu cancer survivor bernama Tria mengaku terdiagnosa kanker payudara di usia 24 tahun, sementara Hening, terkena kanker di usia 29 tahun.

  • Jika Timbul Benjolan, Sudah Pasti Kanker Payudara

Tidak semua benjolan adalah gejala kanker payudara. Tanda-tanda kanker payudara bisa bervariasi. Selain benjolan, kanker payudara biasanya juga ditandai dengan puting yang melesak ke dalam, bengkak, iritasi kulit, keluar cairan selain ASI dari puting atau kemerahan. Ada baiknya jika Anda segera memeriksakan diri ke dokter apabila terdapat perubahan sekecil apa pun pada payudara. Semakin dini didiagnosa, maka kesempatan untuk bertahan juga semakin besar.

  • Pakai Bra Berkawat dan Deodoran Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Ini adalah mitos paling kuno yang secara ilmiah telah terbukti salah. Studi yang dipublikasikan di jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers Prevention menemukan bahwa kebiasaan pakai bra pada wanita tidak ada hubungannya dengan peningkatan risiko kanker payudara pada wanita yang mengalami menopause. Diperkuat lagi dengan data dari National Cancer Institute, yang menyatakan hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan pemakaian deodoran dan antiperspirant bisa menyebabkan kanker payudara.

Penyebab kanker payudara multifaktorial artinya banyak yang melatarbelakangi. Pertama faktor genetik, gaya hidup yang banyak minum alkohol dan merokok, terlalu banyak makan lemak, menstruasi terlalu dini, menopause terlalu tua, obesitas dan pada wanita yang tidak memberikan ASI,” jelas Prof. Dr. dr. Susworo, Sp.Rad(K). ONK.RAD.

  • Mamogram, MRI, dan USG menyebabkan kanker payudara

Salah. Melakukan pengecekan payudara dengan mammogram memang memanfaatkan sinar radiasi. Dari sinilah kabar burung mammografi sebagai penyebab kanker payudara berasal. Nyatanya, mammogram yang dilakukan rutin  justru sangat membantu menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara pada perempuan usia 45 hingga 75 tahun.Berbeda dengan mamogram, MRI merupakan pengecekan payudara menggunakan magnet, sedangkan USG menggunakan gelombang suara. Tapi sama dengan mammogram, tak ada penelitian medis kuat yang membuktikan bahwa kedua hal ini menyebabkan kanker payudara. USG dan MRI malah sangat berjasa untuk mendeteksi dini kehadiran sel-sel penyebab kanker payudara.

  • Genetik keluarga adalah penyebab kanker payudara

Penyebab utama kanker payudara berasal dari mutasi gen, tapi hanya sekitar 5-10 persen saja kasus kanker payudara yang berasal dari faktor genetik (keturunan). Mutasi gen bisa terjadi pada seseorang karena faktor lingkungan, gaya hidup, dan faktor usia. Persentase untuk kanker yang disebabkan oleh mutasi gen berkisar antara 90 -95 persen.

  • Ponsel dapat menyebabkan kanker payudara

Salah. Masyarakat beranggapan bahwa radiasi sinyal yang dipancarkan oleh ponsel bisa memengaruhi kesehatan bahkan menyebabkan kanker.

Radiasi bisa menyebabkan kanker ketika itu memutasi genetik. Dalam kasus ponsel, radiasi yang terpancar sangat kecil, hanya berkisar antara 450-2.700 MHz saja, dengan kekuatan puncak 0,1-5 watt. Mengingat kekuatan radiasi ponsel yang begitu kecil, maka sangat kecil kemungkinannya untuk bisa memutasi gen dalam jaringan tubuh. Dengan kata lain, radiasi ponsel tidak menyebabkan kanker.

Baca Juga : Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Nah itu informasi mengenai Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya karena ketidakbenarannya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

| Mitos Kanker Payudara Yang Harus Stop Anda Percaya |

Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Karena sering masak gorengan, mungkin Anda jadi jarang mengganti minyak goreng. Banyak penjual gorengan juga biasanya tidak mengganti minyak goreng yang sudah dipakai, bahkan sampai berhari-hari lamanya. Padahal minyak jelantah, atau minyak goreng yang tidak diganti untuk menggoreng sangat berisiko buat kesehatan. Lalu apa saja Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah

Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah | Saat memasak menggunakan minyak goreng, terkadang tidak semua minyak terpakai habis. Bagi sebagian ibu rumah tangga, pasti akan enggan untuk membuang minyak bekas tersebut, terlebih harga minyak setiap waktunya mengalami kenaikkan. Namun, jika melihat efek samping yang dapat terjadi, maka anda perlu menghilangkan kebiasaan ini. Minyak yang telah digunakan untuk mggoreng, akan menyisakan residu yang berbahaya bagi kesehatan.

Terlebih jika minyak tersebut tidak disimpan di lemari pendingin, maka bakteri akan mudah berkembang. Bahkan minyak sisa juga bisa menyebabkan keracunan dan yang lebih berbahaya lagi dapat menimbulkan kanker.

Setiap jenis minyak mempunyai titik jenuh berbeda-beda, nah jika titik jenuh minyak sudah melampaui batas maka anda sebaiknya mengganti dengan yang baru dan membuang minyak yang sudah digunakan. Berikut bahaya penggunaan minyak jelantah :

  • Infeksi bakteri

Minyak yang sudah dipakai berkali-kali akan jadi sarang untuk perkembangbiakan berbagai jenis bakteri. Salah satunya yaitu Clostridium botulinum, bakteri penyebab penyakit botulisme. Bakteri-bakteri tersebut akan makan dari partikel dan remah-remah sisa gorengan yang ada di panci atau minyak. Maka, menggoreng dengan minyak bekas pun akan membuat Anda lebih rentan kena infeksi bakteri.

  • Meningkatkan risiko kanker

Selain bakteri, minyak jelantah juga jadi sumber radikal bebas. Radikal bebas akan ikut terserap ke dalam makanan yang digoreng dan masuk ke dalam tubuh Anda. Di dalam tubuh, radikal bebas akan menyerang sel-sel dalam tubuh dan menjadi karsinogen, yaitu penyebab kanker.

Semakin sering Anda menggoreng dengan minyak jelantah, makin banyak pula radikal bebas yang menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan mutasi gen. Sel dalam tubuh Anda pun lebih rentan berubah jadi sel kanker.

  • Meningkatkan risiko penyakit degeneratif

Menurut penelitian oleh para ahli dari University of the Basque Country di Spanyol, minyak jelantah mengandung senyawa organik aldehid. Senyawa ini diketahui bisa berubah menjadi karsinogen dalam tubuh Anda. Selain itu, aldehid juga bisa memicu penyakit degeneratif kronis. Misalnya penyakit jantung, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson.

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

Bahaya minyak jelantah yang sering tak disadari adalah kadar kalori dan lemak trans yang akan semakin meningkat. Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Food Chemistry tahun 2016, minyak zaitun yang sebelum digoreng tidak mengandung lemak trans pun akhirnya akan mengeluarkan lemak trans juga setelah dipakai menggoreng berkali-kali.

Kalori dan lemak trans yang berlebihan akan memicu kelebihan berat badan, bahkan sampai obesitas. Obesitas sendiri bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti diabetes dan penyakit jantung.

Baca Juga : Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

| Bahaya Akibat Menggoreng Dengan Minyak Jelantah |

Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

Makan adalah kebutuhan paling primitif bagi semua makhluk hidup termasuk manusia. Tujuan seseorang makan adalah untuk menghasilkan energi agar dapat melakukan aktivitas dengan baik. Tapi anda harus hati-hati, sebab ada beberapa Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya

Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya | Ketika lapar, insting manusia adalah makan agar lapar hilang dan tergantikan dengan perut yang kenyang. Tapi ada beberapa jenis makanan yang justru membuat perut bertambah lapar. Efek mengenyangkan dari makanan ini hanya sebentar dan perut justru akan semakin lapar begitu efeknya hilang.

Hal itu karena makanan-makanan ini tidak memiliki kandungan serat, lemak dan protein yang cukup. Sehingga makanan lebih cepat diproses tubuh, energi lebih cepat dilepas dan rasa lapar pun kembali mendera.

Lemak, serat, dan protein membantu mengenyangkan. Jadi makanan tanpa komponen-komponen itu akan membuat Anda ingin segera makan lagi,” jelas Alex Caspero, R.D.

Makanan Yang Malah Bikin Lapar

  • Roti tawar putih

Roti tawar putih adalah salah satu makanan favorit saat sarapan. Namun jangan heran jika setelah mengkonsumsinya Anda justru merasa lapar –dan ingin makan lagi. Hal tersebut terjadi karena roti tawar putih tidak mengandung serat atau nutrisi yang dapat membuat Anda kenyang.

Roti tawar putih mengandung karbohidrat olahan yang cepat dicerna menjadi gula oleh tubuh, sehingga menyebabkan tubuh melepaskan insulin dan membuat Anda cepat merasa lapar. Oleh karena itu, Anda lebih disarankan untuk mengkonsumsi roti gandum yang mengandung serat saat sarapan -untuk membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

  • Sereal

Sama halnya dengan roti tawar putih, konsumsi sereal saat sarapan juga dapat membuat Anda merasa cepat lapar. Hal tersebut terjadi karena sereal mengandung banyak gula yang akan cepat dicerna oleh tubuh –sehingga membuat Anda cepat lapar.

  • Jus buah

Jus buah sering kali disajikan dengan tambahan gula, air, dan disaring. Hal tersebut justru dapat mengurangi kandungan serat dalam buah yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Konsumsi satu gelas jus buah ternyata dapat meningkatkan kadar gula dalam darah, kemudian menurunkannya secara cepat, sehingga menimbulkan perasaan lapar.

Oleh karena itu, Anda lebih dianjurkan untuk membuat smoothies (tidak disaring), tidak menggunakan gula, dan menambahkan bubuk protein untuk menyeimbangkan gula darah dan meningkatkan rasa kenyang.

  • Camilan asin

Pernahkan Anda menginginkan makanan manis setelah makan camilan asin seperti keripik atau kentang goreng? Jika iya, hal tersebut ternyata adalah hal wajar karena pengecap rasa dan otak mengaitkan energi dengan makanan yang manis, bahkan setelah Anda cukup banyak makan cemilan asin. Adanya fenomena sensor rasa kenyang juga akan membuat tubuh beranggapan bahwa hanya “lambung asin” yang sudah terisi penuh, namun “lambung manis” belum terisi saat Anda makan cemilan asin.

  • Makanan cepat saji

Kandungan lemak trans yang terkandung dalam makanan cepat saji dapat menyebabkan radang usus dan merusak kemampuan tubuh untu memproduksi neurotransmitter yang berperan dalam mengendalikan nafsu makan. Selain itu, banyaknya kandungan garam dalam makanan cepat saji juga dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga membuat Anda ingin makan dan minum berulang-ulang.

Untuk mencegah nafsu makan berlebih, maka Anda dianjurkan untuk memilih makanan yang sehat, terutama yang mengandung lemak tak jenuh, protein, dan karbohidrat kompleks. Makanan ini dicerna lebih lambat di dalam tubuh sehingga membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Itulah Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya. Beberapa makanan diatas tak hanya tidak menyehatkan namun juga tak bisa memuaskan rasa lapar anda. Mengonsumsi makanan diatas akan membuat anda tetap lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan, sehingga memicu kelebihan berat badan dan obesitas. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

| Makanan Yang Justru Bikin Lapar Setelah Mengonsumsinya |

Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

Melindungi kulit dari bahaya sinar matahari bukan hanya dilakukan dari luar, tetapi juga dari dalam. Maka dari itu sebaiknya Anda mengonsumsi Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari

Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari | Bagi orang yang tinggal di perkotaan, teriknya sinar matahari tentu bukan lagi hal yang asing. Apalagi kalau anda perlu berjalan kaki, atau naik angkutan umum untuk menjalani aktivitas rutin anda, anda akan terpapar sinar matahari setiap harinya. Atau mungkin anda yang suka sekali liburan di pantai atau berenang di siang hari di tempat terbuka, tentu saja sinar matahari akan membuat kulit anda lebih gelap.

Seperti yang anda ketahui, matahari memancarkan sinar UV yang tidak baik untuk anda, terutama pada kulit. Selama ini, kebanyakan orang bergantung pada sunscreen untuk melindungi kulit Anda dari pancaran sinar UV. Padahal, terkadang sunscreen juga mengandung bahan-bahan kimia lain yang justru berbahaya untuk Anda. Kabar baik untuk Anda, ada jenis-jenis makanan yang dapat membantu Anda menyerang sinar UV. Selain itu, makanan ini juga aman untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Makanan yang mengandung antioksidan adalah makanan yang paling baik untuk menyerang efek sinar UV, karena antioksidan dapat membantu menetralisasi efek dari pancaran sinar UV.

Makanan Pelindung Kulit Dari Efek Sinar Matahari

  • Tomat

Tomat yang berwarna merah cerah, mengandung lycopene, satu jenis antioksidan yang dapat melindungi tubuh Anda dari sinar matahari. Menambahkan tomat ke dalam pola makan harian Anda terbukti dapat mencegah bahaya akibat sinar matahari. Tomat akan lebih mudah diserap bila sudah dimasak karena dapat membantu pelepasan lycopene dari sel tanaman tomat.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun memiliki kandungan yang lebih sehat dibandingkan mentega atau margarin. Minyak zaitun mengandung omega 3, yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Bukan hanya dapat melindungi Anda dari kanker kulit, minyak zaitun juga dapat mencegah Anda dari penuaan dini.

  • Paprika merah

Vitamin C merupakan kunci untuk pembentukan kolagen yang dapat melawan kerutan kulit. Selama ini vitamin C sangat identik dengan buah jeruk. Padahal paprika merah juga mengandung vitamin C yang tinggi. Ditambah lagi, paprika merah juga sangat rendah gula.

  • Kunyit

Kunyit mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, yang banyak terdapat pada sinar matahari. Dengan mengonsumsi makanan yang mengandung kunyit, Anda tidak perlu khawatir lagi untuk beraktivitas di luar ruangan.

  • Salmon

Salmon mengandung asam lemak omega 3. Selain baik untuk perkembangan otak, omega 3 juga baik untuk melindungi kulit Anda dari sinar matahari. Antioksidan dan antiinflamasi sangat baik untuk melawan berbagai penyakit akibat radikal bebas.

  • Brokoli

Sayuran hijau ini juga mengandung antioksidan yang dapat melawan sel kanker dan zat berbahaya lain yang terdapat dalam paparan sinar matahari. Jadi sebaiknya jangan musuhi lagi sayuran berwarna hijau yang satu ini.

  • Biji labu

Biji labu mengandung zinc, yaitu mineral yang dapat berfungsi sebagai antioksidan, anti peradangan, melindungi efek radiasi sinar UV, mempercepat penyembuhan luka, dan meningkatkan sistem imun. Bukan saja melindungi kulit wajah Anda rusak akibat paparan sinar matahari, biji labu juga dapat membantu memperlambat tumbuhnya jerawat akibat bakteri.

  • Green tea atau white tea

Green tea dan white tea kaya akan polifenol (terutama catechins) yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker, yang bisa jadi dakibatkan dari efek pancaran sinar UV.

  • Raspberry

Terpapar sinar UV mengakibatkan produksi matrix metalloproteinase enzymes (MMP) pada tubuh Anda, yang merusak kolagen pada kulit. Raspberry mengandung antioksidan yang disebut ellagic acid, yang dapat mencegah produksi enzim MMP ini. Raspberry juga kaya akan vitamin C, yang dapat membantu menyerang kerusakan DNA di sel kulit.

  • Dark chocolate

Dark chocolate kaya akan inpolifenol yang dapat melindungi kulit Anda dari paparan sinar UV. Penelitian menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi dark chocolate dapat berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar kulitnya dua kali lebih lama dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengonsumsi dark chocolate. Untuk proteksi kulit yang terbaik, konsumsilah dark chocolate yang mengandung paling sedikit cocoa sebanyak 70%.

  • Walnuts

Walnuts mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi, yang dapat menurunkan peradangan pada kulit setelah terpapar sinar UV. Selain itu, walnuts juga bisa membantu tubuh Anda menyerang kanker kulit.

Untuk hasil terbaik, Anda perlu memakan salah satu dari jenis-jenis makanan yang dapat menyerang sinar UV ini setiap harinya. Selain menyerang sinar UV, makanan-makanan ini juga mengandung nutrisi yang memberikan efek baik bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Itulah sederet Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari. Jangan malas untuk mengonsumsi makanan diatas, sebab seluruhnya berkhasiat melindungi kulit anda dari efek buruk sinar matahari.

Baca Juga : Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan

| Makanan Yang Mampu Melindungi Kulit Dari Kerusakan Sinar Matahari |

Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan

Air putih memang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan Anda. Beberapa orang pun percaya banyak minum air putih dapat membantu menurunkan berat badan. Untuk itu ketahui Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan

Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan

Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan | Jika malas olahraga, tak terlalu suka dengan sayur dan buah, sepertinya susah jika ingin menurunkan berat badan. Karena aturan dasar untuk memulai hidup sehat dan bisa menurunkan berat badan adalah dengan membiasakan diri makan sayur dan buah serta rutin olahraga agar kalori bisa dikelola dengan baik.

Tapi ada jalan menuju Roma, begitu juga jika punya tujuan menurunkan berat badan, selalu saja ada cara untuk bisa kurus, salah satunya adalah dengan minum air putih. Seperti dilansir Lifehack.org, bahwa air putih sering disebut-sebut sebagai ‘cairan ajaib’ yang bisa membantu menurunkan berat badan.

Salah satu penjelasan logisnya, karena air memberikan efek perut terasa penuh dan kenyang, sehingga hasrat makan pun berkurang. Ilmuwan Dr Batmanghelidj menjelaskan dalam bukunya “Anda Tidak Sakit, Anda Haus dan Obesitas, Kanker dan Depresi: Bagaimana Air Menyembuhkan Penyakit Maut ini“.

Berikut beberapa alasan mengapa air putih bisa menjadi alternatif untuk menurunkan berat badan :

  • Air Minum Mengurangi Kelaparan

Gejala tubuh yang lapar dan haus bisa sama, sulit dibedakan. Dan ketika berpikir sedang lapar, sebenarnya sedang haus. Minum air lebih banyak sebelum makan akan membuat kenyang lebih dulu sebelum benar-benar makan.

Hal ini bisa menurunkan nafsu makan, dan bisa membakar kalori lebih banyak. Sehingga rasa lapar yang Anda rasakan akan menjadi makanan, saat Anda membutuhkan kalori dan bukan hanya air.

  • Air Minum Tak Ada Kalori

Jika tak ingin gemuk, maka jangan makan makanan berkalori. Semua makanan dan minuman itu berkalori, kecuali air putih. Jadi jika ingin cepat langsing, minum air putih tidak akan membuatmu gemuk.

Sebaliknya, air putih akan mencegah dehidrasi yang juga akan membuat otak bekerja lebih baik. Kalori untuk otak Anda menjadi kekuatan pendorong utama untuk asupan cairan dan itu karena ada lebih banyak air di otak Anda daripada bagian tubuh Anda yang lain.

Jadi kekurangan air apa pun dirasakan oleh otak Anda terlebih dahulu. Otak Anda memiliki beberapa sumber energi potensial, glukosa adalah yang paling jelas. Tapi tahukah Anda bahwa beberapa energi berasal dari air yang melintasi membran sel? Hal ini dapat disamakan dengan energi hidroelektrik.

Sebagian dari energi otak Anda berasal dari air, ia akan meminta lebih banyak lagi ketika tubuh Anda sedikit mengalami dehidrasi. Ingat, otak Anda mengalami dehidrasi sebelum bagian tubuh Anda yang lain, karena presentase airnya lebih tinggi.

Otak Anda akan menggunakan sebagian dari energi ini dari makanan yang Anda makan untuk kebutuhan energinya, tetapi otak adalah organ kecil, jadi tidak banyak berguna. Jika Anda tidak benar-benar lapar akan kalori, sisa tubuh Anda juga tidak memerlukan makanan ini. Jadi inilah alasan lain mengapa minum air putih menurunkan berat badan.

  • Minum Air Bisa Membakar Lemak

Butuh banyak bahan baku untuk membakar lemak tubuh, dan salah satunya yang utama adalah air. Bersama dengan enzim lipase (enzim penghancur lemak), air akan bekerja mengubah lemak jadi energi tubuh. Tanpa air, sulit sekali mengubah lemak jadi energi.

Enzim yang disebut lipase dibutuhkan untuk memecah lemak. Jika Anda membayangkan lemak Anda seperti dinding bata, lipase adalah pahat yang menghilangkan batu bata satu demi satu. Batu bata sekarang bebas untuk bepergian untuk digunakan di sekitar tubuh dan dibakar untuk energi.

Lipase membutuhkan air dalam persediaan yang baik agar bisa bekerja dengan baik. Begini Cara kerjanya:

Lemak + Air + Lipase = Asam Lemak

Asam lemak adalah blok bangunan kecil lemak. Mereka cukup kecil untuk dilepaskan ke sirkulasi Anda dan akan dijemput oleh sel-sel di sekitar tubuh Anda yang membutuhkan energi.

Mereka dilepaskan lebih mudah saat Anda terhidrasi dengan baik. Minum air putih untuk menurunkan berat badan memungkinkan enzim memecah lemak secara efisien.

  • Air Minum Meningkatkan Tingkat Energi

Karena air digunakan untuk mengubah lemak jadi energi, tubuh akan otomatis lebih berenergi kebutuhan air tercukupi. Air juga digunakan untuk semua proses metabolisme tubuh dan otak. Jika tak ada air, maka tubuh tak bisa bekerja dengan baik, termasuk dalam proses menurunkan berat badan.

Bila tubuh Anda tidak terhidrasi dengan baik, air diambil dari sel Anda untuk menjaga sirkulasi Anda sampai dengan kuota penuh. Dalam hal ini sel Anda akan terlihat seperti tanaman layu. Hasil ini kurang dari tingkat energi puncak sel di seluruh tubuh Anda.

Dalam situasi ini Anda akan merasa kurang beruntung. Jika Anda tidak merasa energik, Anda tidak akan energik. Anda tidak akan bergerak sebanyak dan karena itu Anda tidak akan membakar energi sebanyak itu.

Dengan menjaga tubuh Anda terhidrasi sepenuhnya, sel Anda akan tetap berfungsi dan berfungsi pada tingkat yang lebih tinggi. Ini memberi Anda lebih banyak energi, jadi Anda tidak hanya merasa lebih baik tapi juga lebih banyak, membakar lebih banyak kalori.

Baca Juga : Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui

Nah, itulah Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan. Usahakan minum setidaknya 8 gelas air sepanjang hari, itu minimal 2 liter. Dengan meminum jumlah ini, anda akan membiarkan otak anda terhidrasi dan rasa lapar yang anda rasakan akan untuk makanan, bukan air. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Alasan Mengapa Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan |

Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui

Ibu hamil harus menyadari, payudara bisa tumbuh membesar selama masa kehamilan. Anda juga dapat melihat banyak perubahan lain pada payudara ketika menyusui. Simak informasi dibawah ini untuk mengetahui apa saja Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui

Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui

Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui | Selama fase kehamilan, seorang wanita tentu akan mengalami perubahan yang signifikan pada tubuhnya. Tak hanya perutnya yang membesar atau berat badannya yang bertambah, ukuran dan bentuk payudaranya juga mengalami perubahan karena akan dipakai untuk menyusui begitu anaknya terlahir nantinya. Sebenarnya, apa sajakah perubahan yang terjadi pada payudara ibu menyusui?

Pakar kesehatan ginekologi bernama dr. Arundhati Dhar menyebutkan beberapa perubahan yang terjadi pada payudara ibu meyusui. Perubahan pertama terjadi pada sekitar puting payudara dimana di area tersebut mulai muncul benjolan kecil dengan warna yang cenderung lebih gelap. Perubahan ini ternyata terjadi secara alami sebagai persiapan untuk disusui oleh bayi. Benjolan kecil ini ternyata mampu mensekresi zat minyak yang bisa melumasi, membersihkan, sekaligus memberikan perlindungan pada puting. Tak hanya muncul benjolan di sekitar puting, payudara ibu menyusui juga akan memiliki bau yang mirip dengan cairan ketuban. Adanya bau ini ternyata bisa menjadi penunjuk arah bagi bayi yang mencari puting payudara ibunya saat ingin menyusui.

Saat dipakai untuk menyusui, ibu biasanya akan merasakan sensasi kesemutan atau terbakar pada payudaranya. Meskipun terasa kurang nyaman, pakar kesehatan menyebut hal tersebut sebagai sesuatu yang alami dan akan kembali normal seiring dengan waktu. Selain itu, terkadang payudara akan sangat penuh dengan ASI sehingga ukurannya menjadi sangat besar dan terasa nyeri. Dalam banyak kasus, payudara yang penuh dengan ASI akan membuat ASI menetes atau muncrat dengan sendirinya. Untuk menghilangkan rasa nyeri atau ASI yang menetes ini, ibu bisa segera menyusui buah hatinya atau memerahnya sebagai ASI simpanan.

Di hari-hari pertama setelah melahirkan atau awal-awal menyusui, cukup banyak ibu hamil yang mengalami kontraksi pada perutnya. Hal ini ternyata sangat wajar terjadi karena adanya hormon oksitosin yang memang sedang aktif pada tubuh. Seiring dengan waktu, kontraksi ini akan menghilang dan ibu akan kembali merasakan perutnya kembali nyaman.

Baca Juga : Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Demikian informasi mengenai Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda.

| Perubahan Yang Terjadi Pada Payudara Ibu Menyusui |

Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Terkadang menonton televisi bisa menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat. Akan tetapi pernahkan kita menyadari kalau menonton televisi terlalu lama sangatlah berbahaya bagi kesehatan. Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama | Menonton televisi (TV) bisa jadi sumber hiburan dan informasi bagi seseorang yang ingin mengisi waktu luang. Namun demikian hati-hati agar jangan sampai terjebak menjadi kebiasaan berjam-jam menonton TV.

Alasannya karena kebiasaan yang seperti itu bisa dibilang termasuk gaya hidup malas (sedentari) dan menurut para ahli bisa berdampak buruk pada kesehatan. Studi-studi khususnya telah melihat apa saja yang bisa diakibatkan oleh kebiasaan menonton TV terlalu lama.

Akibat Kelamaan Nonton TV

  • Risiko sakit jantung

Berdasarkan analisis data yang dikumpulkan selama enam tahun dengan melibatkan 8.800 laki-laki dan perempuan di Australia (usia 25 yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung), peneliti menemukan bahwa setiap satu jam menonton TV dapat meningkat risiko kematian akibat serangan jantung sebesar 18 % dan risiko kematian akibat kanker sebesar 9 %. Ini berarti bahwa orang yang menonton TV lebih dari empat jam memiliki 80 % peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler selama periode waktu 6 tahun dibandingkan orang yang menonton kurang dari 2 jam setiap harinya.

  • Anak lambat belajar bicara

Sebuah penelitian mengungkapkan sekitar 1 dari 4 anak laki-laki dan 1 dari 7 anak perempuan memiliki masalah dalam hal kemampuan berbicaranya. Dan diperkirakan sekitar 4 persen dari jumlah anak yang berusia 3 tahun belum bisa berbicara.

Keterlambatan anak berbicara ini turut dipengaruhi oleh faktor keluarga yang sering mengajaknya menonton TV secara terus menerus. Kebisingan dari suara TV membuat anak kecil sulit memahami bahasa orang dewasa di sekitarnya.

  • Gangguan tidur

Terlalu sering menonton TV dapatmengurangi kadarhormon melatonin di otak yang dapat mempengaruhiritmealami tubuhsehingga membuat Andaterjaga lebih lama, tidurtidak teraturdan lelah.Berkurangnyalevelmelatoninjuga kerapdikaitkan denganpubertas dinipada anak perempuan.

  • Pengaruhi psikis anak

Para peneliti di American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa adegan kekerasan yang ada di dalam video game, acara televisi, maupun film, memiliki kaitan erat dengan perilaku dan pikiran agresif, serta emosi pada anak-anak.

Adegan kekerasan meskipun hanya buatan dan bukan sungguh-sungguh terjadi, sebenarnya cukup traumatis bagi anak-anak tanpa memandang usia. Tanpa disadari hal ini bisa berdampak langsung, misalnya pada peningkatan frekuensi mimpi buruk, gangguan tidur serta kecemasan pada anak,” ujar Dr Dimitri Christakis, dari Seattle Children’s Research Institute.

  • Penggumpalan darah di paru

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation tersebut, seseorang yang menonton TV lebih dari 5 jam sehari punya risiko 2,5 kali lebih tinggi untuk mengalami kematian akibat penggumpalan darah di paru. Di kalangan dokter, kondisi ini disebut pulmonary embolism.

Pulmonary embolism atau embolisme paru bisa sangat mematikan karena menyumbat aliran darah. Jika pembuluh darah yang tersumbat pembuluh yang menuju jantung, maka dampaknya adalah kegagalan fungsi jantung.

Faktor pendorong terjadinya penggumpalan ini diduga karena duduk terlalu lama. Oleh karena itu dr Hiroyasu Iso selaku pemimpin studi menganjurkan seseorang agar rutin melakukan peregangan setiap satu jam menonton TV.

  • Diabetes

Sebuah studi pada perempuan yang diterbitkan Journal of American Medical Association tahun 2003 menunjukkan, risiko diabetes meningkat sebesar 14 % pada mereka yang menonton TV selama 2 dalam sehari. Penelitian lain juga menemukan bahwa pria yang menonton TV lebih dari 40 jam seminggu, 3 kali lebih berisiko menderita diabetes tipe 2 daripada pria yang menonton TV kurang dari 1 jam setiap minggunya.

  • Obesitas

Menonton televisi terlampau sering membuat otot Anda tidak bergerak. Jika otot-otot Anda tidak aktif dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

  • Attention Deficit Disorder (ADD)

ADD adalah gangguan pemusatan perhatian/konsentrasi dan sifat impulsif yang tidak sesuai pada umur anak, bahkan beberapa anak dapat menunjukkan sifat hiperaktif. Penelitian di University of Washington Child Health Institute menemukan bahwa pada anak usia 3 (tiga) tahun yang menonton TV dua jam per hari, 20% berisiko memiliki masalah gangguan perhatian pada usia 7 tahun dibandingkan anak-anak tidak menonton televisi.

  • Peningkatan risiko asma

Di Inggris,sebuah penelitianmempelajarikebiasaan menontonTVlebih dari3.000 anak-anakmulai usiabayisampai 11 tahun.Hasilpenelitianmembuktikan bahwaanak-anakyang menghabiskan2jam atau lebihmenonton televisiper hari, dua kali lebih berisikomenderitaasma.

  • Mindless eating

Banyak orang tidak sadar, bahwa ketika menonton televisi Anda memiliki kesempatan lebih banyak makan dibandingkan saat melakukan kegiatan lain.

  • Memberi efek negatif pada mental

MenontonTV untukjangka waktu lamamemiliki efeknegatif padaperkembangan intelektual anak.American Academy ofPediatricsmelaranganak-anak dibawah 2 tahun untuk menonton TV danmerekomendasikanpada anak usia diatas 2 tahun untuk tidak menonton TV lebihdari duajam sehari.

  • Sakit mata

Menonton televisiterlalu banyakburuk bagimata Anda,terutama ketikamenonton televisidi ruangan gelap.Memfokuskanmata Andaterlalu lamapada salahsatu objekdapat membuat mata Anda tegang.

  • Perilaku agresif

Anak-anak kecil lebih mungkin untuk menunjukkan perilaku agresif setelah melihat acara TV atau film kekerasan. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 anak usia 3 tahun menemukan bahwa anak-anak yang terlalu sering menonton TV, secara langsung atau pun tidak, akan berisiko untuk memamerkan perilaku agresif.

  •  Kurang sosialisasi

Terlalu sering menonton televisidapat mengurangiinteraksi sosialAnda dengan teman dan keluarga.Hal ini dapat menyebabkan berbagaifobiasosial.

Baca Juga : Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Nah itulah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama. Mulai sekarang janganlah anda membiasakan diri untuk menonton tv selama berjam-jam. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama |

Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Anda mungkin sudah sering dengar kalau kebanyakan makanan yang manis atau asin berbahaya buat kesehatan. Baik gula dan garam masing-masing memang punya risikonya sendiri bagi tubuh Anda. Namun, di antara keduanya, sebenarnya Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?

Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam? | Gula dibutuhkan manusia sebagai sumber karbohidrat sederhena. Karbohidrat diperlukan untuk menghasilkan kalori (energi). Energi sendiri digunakan untuk menjalankan bermacam-macam tugas. Misalnya fungsi kognitif otak, fungsi sistem pencernaan, dan fungsi gerak tubuh.

Sementara itu, zat yang bernama natrium yang terkandung dalam garan dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Lalu Mana Yang Lebih Berbahaya, Kebanyakan Gula Atau Garam ??

Pada dasarnya, kelebihan asupan apapun tak baik untuk kesehatan anda. Akan tetapi tak ada salahnya untuk mencari tahu perbandingan bahaya antara pola makan kebanyakan gula dan kebanyakan garam.

Bahaya Kelebihan Garam

Kekhawatiran terbesar para ahli gizi dan tenaga kesehatan seputar bahaya kebanyakan garam adalah risiko tekanan darah tinggi (hipertensi). Ini karena dalam tubuh Anda natrium dalam garam bertugas untuk menahan cairan dalam tubuh. Kalau Anda kebanyakan garam, makin banyak pula cairan yang menumpuk atau terjebak di pembuluh darah, ginjal, jantung, serta otak. Akibatnya, Anda bisa mengalami hipertensi.

Hipertensi dapat meningkatkan risiko komplikasi yang fatal seperti serangan jantung, gagal jantung, dan stroke.  

Kebanyakan gula ternyata lebih bahaya

Bahaya dari kebanyakan konsumsi gula jauh lebih rumit daripada garam. Kalau kebanyakan garam meningkatkan risiko Anda kena penyakit jantung, kebanyakan gula efeknya bisa menjalar ke mana-mana.

Gula berlebihan akan disimpan tubuh sebagai cadangan lemak. Maka, dalam jangka pendek mengonsumsi gula kebanyakan membuat Anda cepat gemuk. Namun, kebanyakan makan gula juga bisa meningkatkan risiko hipertensi, obesitas, diabetes, stroke, penyakit jantung, dan kanker. Ini karena kadar gula berlebih bisa menyebabkan peradangan serta penuaan sel-sel dalam tubuh.

Seperti dijelaskan oleh ahli gizi dari Pennsylvania State University, Dr. Mike Roussell, kebanyakan gula lebih bahaya daripada kebanyakan garam karena ternyata keduanya saling berkaitan.

Kalau Anda kebanyakan gula, tubuh akan memproduksi hormon insulin untuk mencerna gula. Padahal, hormon insulin akan meningkatkan fungsi natrium untuk menahan cairan di ginjal. Hal ini tentu mengarah pada akibat yang sama seperti kebanyakan makan garam, yaitu risiko hipertensi.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam?
Sebenarnya, keduanya tak akan menimbulkan masalah serius bila kita mengonsumsinya sesuai kebutuhan tubuh kita. Namun, konsumsi gula yang berlebih akan menimbulkan lebih banyak dampak buruk bagi tubuh kita. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

| Lebih Bahaya Kelebihan Gula Atau Kelebihan Garam? |

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

Walaupun terdengar menyehatkan namun siapa sangka bahwa akupuntur mampu menyimpan efek samping untuk kesehatan. Lalu apa Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur ??

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur | Akupuntur adalah teknik memasukkan jarum tipis ke dalam kulit yang dilakukan oleh praktisi, untuk merangsang titik-titik strategis pada tubuh. Akupuntur merupakan salah satu perawatan medis yang paling banyak dicari orang saat ini. Metode ini diyakini bisa membawa keseimbangan energi di dalam tubuh.

Teknik akupuntur membantu meringankan rasa sakit yang terkait dengan masalah kesehatan kronis, seperti nyeri punggung, nyeri leher, depresi, insomnia, dan osteoarthritis atau nyeri lutut, disfungsi sendi, nyeri saraf (neuropati), dan nyeri bahu.

Akupunktur juga digunakan untuk penyakit kronis lainnya seperti kanker, skizofrenia, sakit kepala migrain dan pengapuran sendi (osteoarthritis). Ada juga beberapa orang yang lebih memilih untuk menggunakan akupunktur untuk mengendalikan kecanduan seperti ketergantungan kokain dan rokok.

Namun, sama halnya dengan perawatan medis lainnya, akupunktur juga memiliki potensi efek samping tertentu. Sedikit orang yang belum menyadari beberapa efek samping dari akupunktur.

Efek Samping Akupuntur

  • Kelelahan

Meskipun biasanya akupuntur bisa meningkatkan energi, orang bisa merasa kelelahan setelah akupuntur. Ini adalah tanda peringatan bahwa Anda perlu beristirahat. Jika Anda mengalaminya, bersantailah sepanjang sisa hari seperti tidur lebih awal. Kombinasi akupuntur dan istirahat akan membuat Anda merasa sehat kembali.

  • Ruam kulit

Ruam kulit, kemerahan, dan gatal-gatal akibat akupuntur dapat disebabkan oleh masuknya infeksi atau mungkin berkaitan dengan dermatitis kontak yang relatif jinak akibat stimulasi jarum. Jika ruam Anda tidak membaik dalam beberapa hari atau malah memburuk, beri tahu dokter kulit.

  • Rasa sakit

Bagian tubuh yang ditusuk jarum bisa terasa sakit setelah jarum diangkat, terutama telapak tangan dan jari kaki. Rasa sakit akibat akupuntur biasanya menghilang dalam 24 jam. Dalam kasus langka, memar bisa muncul di lokasi tusukan jarum. Namun, jangan bingung karena ini bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan dan tidaklah lebih dari sekedar ketidaknyamanan estetika.

  • Kedutan otot

Orang bisa mengalami kedutan otot di luar sadar selama atau setelah akupuntur. Jika Anda merasa bahwa salah satu otot Anda mengalami kejang akut, terutama jika itu adalah otot yang baru saja ditusuk jarum, segera beri tahu praktisi akupuntur Anda.

  • Pusing

Bangkit dengan cepat dari meja akupuntur bisa menyebabkan pusing. Jika kepala Anda terasa ringan setelah pengobatan, duduklah di ruang tunggu praktisi akupuntur untuk beberapa menit dan tarik napas dalam-dalam.

  • Pelepasan emosi

Terkadang orang menangis selama pengobatan. Bukan karena mereka kesakitan, tetapi karena emosi mereka, yang mungkin tertahan selama menjalani kehidupan, mengalir keluar. Pelepasan emosi adalah sesuatu yang positif, tetapi bisa mengejutkan.

  • Cedera organ

Jika jarum dimasukkan terlalu dalam, jarum dapat menusuk organ dalam—terutama paru-paru. Ini hanyalah pengalaman yang luar biasa langka dari seorang praktisi.

Baca Juga : Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi

Itulah beberpa Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur. Karena perawatan ini merupakan perawatan kesehatan, maka lakukanlah di tempat yang terpercaya. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur |

1 21 22 23 24 25 29