Diet Bisa Turunkan Kapasitas Dan Kinerja Otak

Anda pasti pernah melakukan diet untuk menurunkan berat badan Anda. Namun, pola makan dalam diet yang salah ternyata bisa memengaruhi kerja otak. Penelitian menyebutkan bahwa Diet Bisa Turunkan Kapasitas Dan Kinerja Otak. Simak selengkapnya dibawah ini.

Diet Bisa Turunkan Kapasitas Dan Kinerja Otak

Diet Bisa Turunkan Kapasitas Dan Kinerja Otak | Dilansir dari Merdeka.com,  Diet adalah salah satu cara orang untuk mengontrol berat badan. Beberapa diet sehat yang aman dilakukan terbukti bisa membuat orang turun berat badan. Namun penelitian terbaru mengungkap bahwa diet tak hanya bisa membuat berat badan turun, tetapi juga bisa merusak kapasitas mental Anda.

Peneliti dari Harvard, Sendhil Mullainathan menjelaskan pada New York Times bahwa kebiasaan menghitung kalori bisa menyumbat otak dan mengurangi kemampuan otak untuk berpikir serta melakukan perhitungan yang lain. Professor Mullainathan menjelaskan bahwa ‘penyumbatan’ ini mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan berbagai kegiatan berpikir.

Jika diasosiasikan dengan cara komputer bekerja, kebiasaan menghitung kalori bisa mengurangi bandwidth pada otak sehingga otak tak memiliki cukup kapasitas untuk melakukan kegiatan berpikir lainnya seperti mencari pemecahan masalah, belajar hal-hal baru, atau kemampuan berpikir dan menganalisis masalah secara logis.

Baca Juga : Obat Herbal Asma

Penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang sedang berdiet memiliki ‘bandwidth’ otak yang lebih kecil dibandingkan dengan orang yang tak melakukan diet. Hal lain yang mengurangi kapasitas berpikir otak adalah bagaimana orang yang biasanya berdiet menghitung ‘penukaran’ makanan yang mereka lakukan. Misalkan ketika mereka makan satu toples kue, berarti mereka tak boleh makan malam, dan lainnya.

Artikel tersebut menyitir salah satu hasil penelitian pada International Journal of Eating Disorders yang mengamati cara bertindak orang yang berdiet dan orang yang tak berdiet terhadap sebungkus cokelat. Orang yang berdiet menghabiskan banyak waktu dan kapasitas otak mereka untuk berpikir tentang kalori, menghitung, hingga mencari-cari alasan mengapa mereka harus makan cokelat.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa orang yang berdiet tanpa harus banyak berpikir mengenai kalori lebih mudah berhasil berdiet dan tetap memiliki kapasitas otak yang baik, seperti dilansir oleh Daily Mail (25/09).

Mullainathan juga menekankan bahwa pengurangan kapasitas berpikir otak ini tak hanya berlaku pada makanan, melainkan apapun yang membuat seseorang berpikir terlalu keras pada satu hal. untuk itu, Mullainathan menyarankan agar banyak orang menghemat ‘bandwidth’ otak mereka dan tak menghabiskannya pada satu hal saja.

Baca Juga : Luka Di Siang Hari Lebih Cepat Sembuh Daripada Luka Malam Hari

Diet Bisa Turunkan Kapasitas Dan Kinerja Otak