Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

Walaupun terdengar menyehatkan namun siapa sangka bahwa akupuntur mampu menyimpan efek samping untuk kesehatan. Lalu apa Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur ??

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur | Akupuntur adalah teknik memasukkan jarum tipis ke dalam kulit yang dilakukan oleh praktisi, untuk merangsang titik-titik strategis pada tubuh. Akupuntur merupakan salah satu perawatan medis yang paling banyak dicari orang saat ini. Metode ini diyakini bisa membawa keseimbangan energi di dalam tubuh.

Teknik akupuntur membantu meringankan rasa sakit yang terkait dengan masalah kesehatan kronis, seperti nyeri punggung, nyeri leher, depresi, insomnia, dan osteoarthritis atau nyeri lutut, disfungsi sendi, nyeri saraf (neuropati), dan nyeri bahu.

Akupunktur juga digunakan untuk penyakit kronis lainnya seperti kanker, skizofrenia, sakit kepala migrain dan pengapuran sendi (osteoarthritis). Ada juga beberapa orang yang lebih memilih untuk menggunakan akupunktur untuk mengendalikan kecanduan seperti ketergantungan kokain dan rokok.

Namun, sama halnya dengan perawatan medis lainnya, akupunktur juga memiliki potensi efek samping tertentu. Sedikit orang yang belum menyadari beberapa efek samping dari akupunktur.

Efek Samping Akupuntur

  • Kelelahan

Meskipun biasanya akupuntur bisa meningkatkan energi, orang bisa merasa kelelahan setelah akupuntur. Ini adalah tanda peringatan bahwa Anda perlu beristirahat. Jika Anda mengalaminya, bersantailah sepanjang sisa hari seperti tidur lebih awal. Kombinasi akupuntur dan istirahat akan membuat Anda merasa sehat kembali.

  • Ruam kulit

Ruam kulit, kemerahan, dan gatal-gatal akibat akupuntur dapat disebabkan oleh masuknya infeksi atau mungkin berkaitan dengan dermatitis kontak yang relatif jinak akibat stimulasi jarum. Jika ruam Anda tidak membaik dalam beberapa hari atau malah memburuk, beri tahu dokter kulit.

  • Rasa sakit

Bagian tubuh yang ditusuk jarum bisa terasa sakit setelah jarum diangkat, terutama telapak tangan dan jari kaki. Rasa sakit akibat akupuntur biasanya menghilang dalam 24 jam. Dalam kasus langka, memar bisa muncul di lokasi tusukan jarum. Namun, jangan bingung karena ini bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan dan tidaklah lebih dari sekedar ketidaknyamanan estetika.

  • Kedutan otot

Orang bisa mengalami kedutan otot di luar sadar selama atau setelah akupuntur. Jika Anda merasa bahwa salah satu otot Anda mengalami kejang akut, terutama jika itu adalah otot yang baru saja ditusuk jarum, segera beri tahu praktisi akupuntur Anda.

  • Pusing

Bangkit dengan cepat dari meja akupuntur bisa menyebabkan pusing. Jika kepala Anda terasa ringan setelah pengobatan, duduklah di ruang tunggu praktisi akupuntur untuk beberapa menit dan tarik napas dalam-dalam.

  • Pelepasan emosi

Terkadang orang menangis selama pengobatan. Bukan karena mereka kesakitan, tetapi karena emosi mereka, yang mungkin tertahan selama menjalani kehidupan, mengalir keluar. Pelepasan emosi adalah sesuatu yang positif, tetapi bisa mengejutkan.

  • Cedera organ

Jika jarum dimasukkan terlalu dalam, jarum dapat menusuk organ dalam—terutama paru-paru. Ini hanyalah pengalaman yang luar biasa langka dari seorang praktisi.

Baca Juga : Jenis Kanker Mematikan Pada Pria Yang Sulit Dideteksi || Gemar Makan Kentang Goreng Tingkatkan Risiko Kematian

Itulah beberpa Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur. Karena perawatan ini merupakan perawatan kesehatan, maka lakukanlah di tempat yang terpercaya. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Dari Akupuntur |