Faktor Yang Menyebabkan Anak Kehilangan Nafsu Makan

Berbagai menu makanan enak yang disajikan di rumah belum tentu menjamin anak bisa makan lahap. Kendala yang sering membuat orangtua cemas adalah ketika melihat anak kesayangannya tiba-tiba kehilangan selera makan. Lalu apa sebenanya Faktor Yang Menyebabkan Anak Kehilangan Nafsu Makan? simak selengkapnya dibawah ini.

Faktor Yang Menyebabkan Anak Kehilangan Nafsu Makan

Faktor Yang Menyebabkan Anak Kehilangan Nafsu Makan | Nafsu makan anak yang menurun terkadang menjadi suatu permasalahan yang membuat para orangtua merasa khawatir. Kondisi nafsu makan yang menurun pada anak-anak merupakan hal yang wajar ketika memasuki usia balita. Pertumbuhan anak yang semakin besar membuat aktivitasnya bertambah sehingga minat untuk makan menjadi berkurang. Akan tetapi meskipun penurunan nafsu makan pada anak adalah hal yang wajar, sebaiknya para orangtua mengatasi hal tersebut supaya asupan nutrisi untuk kebutuhan anak pada masa pertumbuhan tidak terganggu.

Untuk mengatasi permasalahan nafsu makan anak yang menurun, Anda harus mengetahui terlebih dahulu faktor penyebabnya. Apabila penyebabnya sudah diketahui maka akan memudahkan dalam mengatasi dan mensiasatinya supaya kebutuhan nutrisi anak tetap tercukupi.

Penyebab Nafsu Makan Anak Berkurang :

  • Lambatnya pertumbuhan

Perubahan pertumbuhan bisa menyebabkan kemerosotan nafsu makan pada anak. Selama tahun pertama, anak-anak tumbuh dengan cepat. Tapi, setelah itu pertumbuhan anak akan melambat, dan ia mungkin bisa makan lebih sedikit.

Pada usia ini penurunan masih terbilang normal. Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, anak sedang dalam fase ‘negativistik’. Fase ini merupakan fase yang normal dimana anak usia 18 bulan hingga 3 tahun belajar untuk menolak dan egonya mulai tumbuh. Karena itu, teruslah menjalin komunikasi yang baik dengannya.

  • Penyakit

Sebuah penyakit dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan yang signifikan pada anak. Jika seorang anak menderita sakit tenggorokan, sakit perut, diare, sakit kepala, demam atau gejala lainnya, biasanya akan kehilangan nafsu makan dan makan lebih sedikit daripada biasanya. Meski demikian, biasanya anak akan pulih nafsu makannya saat kesehatannya sudah membaik.

  • Stres

Stres memiliki banyak efek negatif pada balita dan anak kecil, termasuk kehilangan nafsu makan. Jika Anda mendapati anak kehilangan minat untuk makan atau sulit tidur, maka ia mungkin menderita stres.

Untuk menyembuhkan nafsu makan anak, Anda perlu mengidentifikasi penyebab stresnya dan meringankannya. Beberapa penyebab umum stres selama masa kanak-kanak adalah masalah keluarga seperti kematian dalam keluarga, kematian hewan peliharaan, perundungan (bullying), ketidakmampuan mengatasi tekanan akademis atau alasan lainnya.

  • Obat

Beberapa obat-obatan juga dapat mengurangi nafsu makan pada anak. Biasanya, anak kehilangan nafsu makan karena efek samping yang umum dari obat antibiotik.

  • Anemia

Anemia adalah penyebab lain dari penurunan nafsu makan pada anak-anak. Mereka yang menderita anemia tampak lebih lemah, lelah dan mudah tersinggung. Jika tidak segera diobati, anemia dapat mengganggu perkembangan anak dan aktivitas belajarnya.

  • Cacing usus

Cacing usus dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan pada anak. Cacing yang berada di dalam sistem pencernaan anak seperti parasit sehingga menyebabkan pendarahan usus, kehilangan nafsu makan, dan disentri.

Itulah Faktor Yang Menyebabkan Anak Kehilangan Nafsu Makan. Segera lakukan pemeriksaan ke dokter, jika terlihat satu dari beberapa gejala yang menyebabkan anak kehilangan nafsu makan. Selain itu, ajaklah anak Anda ke tempat makan favorit yang dapat menggugah selera makannya.

Baca Juga : Sering Melewatkan Sarapan Berisiko Besar Idap Penyakit Jantung | Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Sedang Marah

Faktor Yang Menyebabkan Anak Kehilangan Nafsu Makan