Kesalahan Umum Saat Menggunakan Tabir Surya

Sunscreen memiliki banyak manfaat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Namun, banyak Kesalahan Umum Saat Menggunakan Tabir Surya. Sehingga sunscreen tidak lagi berguna untuk melindungi kulut, tapi justru malah merusak kulit. Simak selengkapnya dibawah ini.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Tabir Surya

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Tabir Surya | Tabir surya atau sunscreen adalah salah satu perlengkapan wajib bagi mereka yang sering beraktivitas di ruang terbuka, utamanya dibawah sinar matahari.

Namun menurut riset yang dimuat di Journal Of The American Academy Of Dermatologi, ternyata ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang saat menggunakan tabir surya. Kesalahan tersebut bukan hanya membuat kulit tidak terlindungi, namun juga bisa menimbulkan risiko kanker kulit akibat paparan ultraviolet dari matahari. Lalu apa saja kesalahan umum yang sering dilakukan saat menggunakan tabir surya?? berikut diantaranya :

  • Asal Beli Sunscreen, Yang Penting Ada Tulisan SPF-nya

Sama halnya dengan menggunakan kosmetik, sunscreen yang digunakan juga tetap harus menyesuaikan jenis kulit anda. Sunscressn terdiri dari beberapa jenis. Ada yang bentuk krim, losion, semprot, dan gel. Jika anda memiliki kulit kering, gunakan sunscreen jenis krim, losion, gel atau semprot. Sedangkan jika anda memiliki jenis kulit berminyak sebaiknya pilih jenis yang gel atau semprot.

Dalam kemasan sunscreen biasanya tertera apa saja kandungannya, termasuk SPF. SPF merupakan perkiraan berapa lama sinar matahari akan membakar kulit. Yayasan Kanker Kulit merekomendasikan minimal menggunakan SPF 30, yang dapat menghalangi 97 persen sinar UVB, dan maksimum SPF 50, yang dapat menghalangi 98 persen sinar UVB.

Sinar UVA dapat menyebabkan timbulnya kerutan, penuaan dini, dan kanker kulit. Sedangkan UVB dapat menyebabkan kulit terbakar. Perhatikan kemasan yang tertera, perlindungan terhadap UVA ditandai dengan PA+, PA++, PA+++.

Bila tidak tertera sebaiknya periksa kandungannya apakah mengandung zink atau avabenzone. Dua bahan aktif tersebut dapat melindungi kulit dari bahaya kanker.

  • Hanya satu kali mengoleskan sunscreen sepanjang hari

Tidak ada sunscreen yang melindungi kulit dari sinar matahari hingga 100 persen, meskipun Anda menggunakan SPF yang tinggi. Sunscreen akan luntur atau hilang saat Anda berkeringat dan jika terkena air. Karena itu, sebaiknya oleskan kembali sunscreen setiap dua jam sekali.

  • Cuma mengoleskan sunscreen pada kulit yang terbuka

Kebanyakan dari Anda biasanya menggunakan sunscreen hanya pada kulit yang terpapar matahari saja. Sebenarnya menggunakan sunscreen yang baik adalah rata ke seluruh bagian tubuh, meskipun bagian tersebut ditutupi oleh baju. Jika sunscreen tidak digunakan ke seluruh tubuh, hasilnya tidak akan optimal. Sehingga kulit Anda masih mungkin terpapar sinar matahari.

  • Tidak pakai sunscreen di bagian-bagian ini

Biasanya sunscreen hanya dipakai pada wajah, tangan, dan kaki. Sebaiknya gunakan juga sunscreen di area belakang telinga, leher, maupun belakang leher. Daerah tersebut juga rentan terpapar sinar matahari langsung meskipun letaknya berada di area tersembunyi.

Nah, sunscreen untuk badan biasanya berbeda dengan sunscreen wajah. Gunakan sunscreen yang memang khusus untuk wajah atau sunscreen badan yang diperbolehkan untuk wajah. Pasalnya, sunscreen untuk wajah mengandung formula yang lebih sensitif, melindungi dari iritasi, dan tidak memicu jerawat.

Sama halnya dengan kulit tubuh, bibir merupakan bagian tubuh yang harus dilindungi. Tetapi jangan menggunakan sunscreen untuk tubuh. Gunakanlah lip balm sedikit tebal yang mempunyai kandungan SPF yang baik untuk melindungi bibir Anda.

  • Baru pakai sunscreen sesaat sebelum keluar rumah

Kulit membutuhkan waktu setidaknya 30-60 menit untuk menyerap sunscreen. Jadi jika Anda baru menggunakan sunscreen beberapa saat sebelum beraktivitas keluar rumah atau saat berada di bawah sinar matahari, kulit Anda tidak akan mendapatkan perlindungan apa pun dan berisiko terbakar matahari.

  • Hanya menggunakan sunscreen ketika sedang panas terik

Bagaimanapun cuacanya, Anda harus selalu menggunakan sunscreen, sekalipun saat musim hujan. Sinar UVB yang menyebabkan luka bakar memang melemah pada saat musim hujan, namun sinar UVA datang lebih kuat.

Baik sinar UVA dan UVB sama-sama dapat menyebabkan kanker kulit dan kerusakan sel akibat sinar matahari. Oleh karena itu, Anda tetap harus menggunakan sunscreen, meskipun di musim hujan atau ketika mendung. Menggunakan sunscreen juga berfungsi untuk menjaga kelembababn kulit sehingga kulit tidak akan dehidrasi.

Baca Juga : Nutrisi Dan Vitamin Untuk Otak Yang Wajib Terpenuhi | Jenis Olahraga Otak Yang Bisa Bikin Tambah Pintar

Itu dia Kesalahan Umum Saat Menggunakan Tabir Surya. Hindari kesalahan diatas, supaya manfaat dari sunscreen bisa anda dapatkan. Sekian dan semoga bermanfaat. Terus kunjungi situs resmi agen qnc jelly gamat ini untuk mendapatkan informasi penting dan menarik lainnya.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan Tabir Surya