Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Yang Direkomendasikan

Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Yang Direkomendasikan | Kebanyakan wanita biasanya ingin segera menurunkan berat badan setelah melahirkan sehingga keseimbangan asupan nutrisi menjadi tidak seimbang. Asupan makanan yang mengandung banyak nutrisi sangat dianjurkan bagi wanita yang baru melahirkan untuk memulihkan kondisi serta mendapatkan kualitas ASI yang bagus selama proses menyusui bayi.

Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Yang Direkomendasikan

Apabila asupan nutrisi kurang diperhatikan maka ASI yang dihasilkan tidak akan mengandung gizi yang baik untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi. ASI dengan kualitas yang baik bisa diproleh dari makanan yang kaya akan nutrisi atau gizi. Untuk menjaga agar produksi ASI tetap bagus dan penuh dengan nutrisi maka anda perlu mengkonsumsi Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Yang Direkomendasikan.

Makanan Untuk Ibu Yang Menyusui

√ Gandum Utuh & Nasi Merah

Karbohidrat yang bisa didapat dari nasi dan roti tentu saja wajib dipenuhi. Agar tidak semata-mata karbohidrat saja yang masuk, sesekali gantilah menu ini dengan makanan berbahan gandum utuh yang lebih kaya serat.

Makanan jenis ini juga memiliki manfaat yang sangat baik bagi ibu dan bayi karena kaya akan asam folat. Selain gandum utuh, nasi merah bisa dijadikan alternatif karena mampu menyediakan kalori untuk produksi ASI berkualitas tinggi.

√ Telur dan ikan

Cukupi kebutuhan protein makanan ibu menyusui dengan daging dan telur. Telur mengandung vitamin D yang berperan sebagai pembentuk tulang bayi. Pilihlah telur yang diperkaya DHA untuk mendapatkan kandungan asam lemak esensial yang lebih tinggi.

Dapatkan juga protein melalui konsumsi ikan, sedikitnya dua porsi seminggu. Pilihlah ikan yang kaya akan DHA, seperti salmon. DHA sendiri selain bagus untuk perkembangan sistem syaraf bayi, juga berperan mengurangi stres pasca melahirkan bagi sang ibu.

√ Buah dan sayuran

Buah dan sayuran memiliki aneka mikronutrisi yang berperan penting dalam perkembangan ibu dan anak. Serat dalam kandungan buah dan sayuran sangat baik bagi sistem pencernaan ibu menyusui. Konstipasi sebagai keluhan paling umum setelah melahirkan bisa diatasi dengan konsumsi buah dan sayuran yang cukup. Pastikan buah dan sayuran yang Anda konsumsi bebas dari pestisida.

Tingkat Kecukupan Nutrisi yang Wajib Diketahui

Kebutuhan gizi ibu menyusui berbeda dengan wanita yang tidak menyusui. Maka Tingkat nutrisi yang dibutuhkan tentu saja juga berbeda. Sebagai gambaran secara umum, berikut ini adalah beberapa hal yang penting untuk diketahui :

  • Kalori

Secara umum, ibu menyusui membutuhkan 500 kalori lebih banyak dari wanita yang tidak menyusui. Namun, daripada menghitung jumlah kalori, lebih baik berpatokan saja kepada rasa lapar yang sering menyapa Anda.

Penghitungan kalori bisa berbeda pada tiap individu karena kebutuhan makanan ibu menyusui sangat dipengaruhi oleh beraneka faktor dari kondisi ibu menyusui sendiri. Tiap ibu menyusui perlu memerhatikan banyaknya aktivitas, metabolisme tubuh, dan frekuensi menyusui.

  • Vitamin dan mineral

Selama menyusui, suatu hal yang normal jika dibutuhkan vitamin dan mineral yang lebih banyak daripada biasanya. Hal ini dilakukan demi mencukupi kebutuhan ibu dan bayinya sekaligus. Usahakan kebutuhan mineral dan vitamin ini tercukupi agar ibu dan bayi dapat tumbuh optimal.

Untuk mendapatkannya, pastikan makanan ibu menyusui yang dikonsumsi bervariasi, seimbang, dan alami. Energi yang dihasilkan makanan alami bisa bertahan lebih lama dalam tubuh daripada makanan berbahan sintesis. Makanan yang bervariasi juga dapat memperkaya gizi air susu, sekaligus membiasakan bayi saat sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI.

  • Cairan tubuh

Pastikan kebutuhan cairan dalam tubuh tercukupi. Minumlah secara teratur tanpa harus menunggu rasa haus terlebih dahulu. Jika warna urine Anda kuning pekat, tambahkan porsi air minum Anda.

Meski jumlah asupan minum air tidak memengaruhi suplai ASI untuk bayi Anda, namun upaya mencukupi cairan sangat penting pada masa menyusui. Harap diingat bahwa saat Anda menyusui, tubuh akan melepaskan hormon oksitosin yang akan mempercepat munculnya rasa haus.

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Menyusui

Ibu menyusui juga harus memerhatikan sebagian zat makanan yang berpotensi mengganggu kesehatan ibu dan anak. Beberapa di antaranya yang harus dihindari adalah:

  • Minuman Keras

Zat alkohol di dalam minuman keras akan turut dikonsumsi bayi melalui air susu ibu. Meski diperbolehkan hingga batasan tertentu, menghindari sepenuhnya akan menjadi tindakan yang bijaksana. Zat alkohol dari sekaleng bir mampu bertahan di dalam tubuh sekitar 2-3 jam. Artinya, Anda berisiko menyalurkan zat alkohol kepada bayi melalui proses menyusui pada masa-masa tersebut.

  • Kafein

Konsumsi kafein berlebihan juga sangat tidak disarankan selama Anda menyusui. Jangan mengonsumsi lebih dari 3 cangkir kopi dalam sehari. Tingginya kandungan kafein di dalam air susu dapat mengganggu sistem pencernaan bayi. Kafein juga terkandung dalam coklat, minuman ringan, kopi dan teh.

  • Ikan yang terpapar merkuri

Meski ikan kaya akan protein, hindari sebagian ikan yang berisiko telah terkontaminasi oleh merkuri. Beberapa jenis ikan yang terpapar oleh merkuri adalah hiu, makarel, todak, dan kakap.

Baca Juga : Penyebab Dan Cara Mengatasi Puting Lecet Saat Menyusui

Itulah Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Yang Direkomendasikan. Setelah mengetahui apa saja makanan ibu menyusui yang direkomendasikan dan yang harus dihindari, anda bisa lebih nyaman dan aman dalam menjalani proses menyusui. Sekian dan semoga bermanfaat.

| Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Yang Direkomendasikan |