Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Bukan cuma muka atau punggung saja yang bisa jerawatan karena area kemaluan terutama perempuan juga paling sering dihinggapi jerawat. Lalu apa Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan ?

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan

Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan | Jerawat tidak hanya bisa menyerang kulit wajah tapi bagian tubuh lainnya. Selain wajah, bagian tubuh lain yang rentan ditumbuhi jerawat biasanya di punggung. Namun jerawat ternyata juga bisa muncul di organ intim.

Seperti hal nya bagian tubuh lain yang ditutupi kulit, area vagina pun bisa ditumbuhi jerawat. Tumbuhnya jerawat pada vagina biasa disebut dengan vulva acne, dan penyebabnya bisa bermacam-macam. Biasanya jerawat muncul di Miss V dengan sendirinya, atau karena area intim yang terlalu lembap.

Penyebab Jerawat Di Area Kewanitaan

  • Keringat

Boleh dibilang, inilah penyebab utama (dan paling umum) dari jerawat di vagina. Keringat di area selangkangan akan mengumpulkan bakteri yang bisa menyebabkan peradangan dari pori-pori keringat, dan karenanya menyebabkan tumbuhnya jerawat di area tersebut. Jika penyebabnya keringat, tak ada cara lain untuk mengatasinya kecuali mengenakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat seperti katun. Hindari celana dalam dari bahan sutera atau nilon.

  • Celana dalam yang ketat

Jika celana dalam terlalu ketat, maka tidak akan ada sirkulasi udara. Keringat pun menjadi sumber bakteri. Selain itu, celana dalam yang ketat juga bisa menimbulkan gesekan dengan kulit di area vagina sehingga terjadi lecet. Jika terpapar bakteri, bagian yang kemerahan ini akan mengalami infeksi dan akhirnya menimbulkan jerawat. Untuk menghindari gesekan pada area vagina, kenakan celana dalam yang pas di tubuh Anda.

  • Tidak rajin mengganti pembalut

Jangan hanya mengganti pembalut ketika cairan darah sudah penuh. Gantilah tiap 4 jam untuk menghindari kelembaban pada kulit. Jika kulit yang lembab teriritasi, terjadi luka terbuka, lalu terpapar bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes. Bakteri ini bisa saja hingga pada kulit bagian tubuh yang lain, dan tanpa sadar menyentuh area vagina.

  • Rambut yang tumbuh ke dalam

Ingrown hair atau bulu pubis yang tumbuh ke dalam umumnya disebabkan oleh kebiasaan mencukur area tersebut, atau tanpa sengaja gerakan Anda membuat rambut tercabut. Ketika mencukur, bisa saja alat pencukur menggores pori-pori bulu pubis. Kemudian, selama proses pemulihan pori-pori tersebut menutup dan membawa serta folikel rambut. Hal inilah yang menyebabkan bengkak yang mirip jerawat.

  • Siklus hormonal

Hormon progesteron punya efek yang sama pada kelenjar apokrin, seperti juga kelenjar minyak pada wajah atau punggung. Tingkat progesteron yang tinggi akan memancarkan ketidakseimbangan hormon pada tubuh perempuan, yang kemudian menyebabkan akumulasi lemak pada pori-pori. Nah, pori-pori ini lalu menjadi meradang, menyebabkan tumbuhnya jerawat di area vagina. Itu sebabnya banyak perempuan mengalami jerawat vagina menjelang menstruasi. Anda bisa membasuhnya dengan pembersih jerawat biasa jika jerawat ini hanya tumbuh di sekitar vagina.

  • Mengonsumsi makanan tertentu

Coba ingat-ingat, apakah sebelum jerawat tumbuh Anda baru saja mengonsumsi makanan seperti margarin, mayones, atau telur dalam jumlah banyak? Jenis makanan ini mengandung lemak yang tinggi, sehingga mungkin akan menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Periksa kembali apa saja yang Anda makan selama seminggu terakhir, untuk mengetahui apakah jerawat tersebut memang disebabkan oleh makanan.

  • Reaksi alergi

Jika jerawat tumbuh di vagina setelah Anda mengonsumsi beberapa jenis makanan yang biasanya tidak Anda makan, mungkin saja jerawat ini merupakan reaksi alergi dari makanan tersebut. Kebanyakan reaksi alergi terlihat dari kulit yang memerah atau meradang, yang mirip dengan jerawat atau bisul.

Itulah Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan. Untuk mencegah munculnya jerawat di area kewanitaan maka gunakan pakai dalam yang membuat kulit bernafas seperti kain katun. Kemudian bersihkan area kewanitaan ketika dirasa sudah tidak terlalu nyaman. Sekian dan semoga bermanfaat.

Baca Juga : Menyusui Dapat Turunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung | Inilah Akibatnya Jika Anda Menonton Televisi Terlalu Lama

| Penyebab Munculnya Jerawat Di Area Kewanitaan