Gejala Penyakit Diabates Yang Sering Tidak Disadari

Tidak semua penyakit diabetes melitus memiliki gejala yang nyata, seperti sering haus, bolak balik buang air kecil, atau mati rasa ditangan atau kaki. Terdapat juga Gejala Penyakit Diabates Yang Sering Tidak Disadari seperti dibawah ini.

Gejala Penyakit Diabates Yang Sering Tidak Disadari

Gejala Penyakit Diabates Yang Sering Tidak Disadari | Banyak orang yang belum menyadari gejala penyakit diabates, umumnya mereka hanya mengetahui tanda seperti rasa kebas ditangan dan kaki, sering merasa haus, dan sering buang air kecil. Padahal masih ada beberapa gejala diabetes saat ini yang belum banyak diketahui.

Gejala awal diabetes ini sangat penting untuk diketahui, terlebih bagi orang yang memiliki riwayat diabetes. Hal ini agar penyakit tersebut dapat dicegah dan diobati dengan cepat. Berikut gejala diabetes yang jarang disadari :

  • Perubahan kulit

Warna kehitaman dan bercak di lipatan kulit, terutama di belakang leher, siku, atau buku-buku jari, bisa menjadi tanda awal kadar gula darah terlalu tinggi. Walau faktor genetik juga bisa mnyebabkan perubahan pada kulit yang disebut acanthosis nigrican.

Menurut dokter kulit Sanjiv Saini, kadar insulin yang tinggi memicu pertumbuhan sel kulit dan melanin sehingga mengakibatkan adanya bercak hitam. Kondisi ini bisa menandakan kadar gula darah yang melebihi normal.

  • Ketajaman penglihatan berubah

Terkadang, meningkatnya ketajaman penglihatan bukan sesuatu yang perlu disyukuri. Selain penglihatan yang buram, perubahan ketajaman penglihatan menjadi lebih baik juga bisa menjadi tanda diabetes tipe 2. Hal ini terjadi karena kadar air di tubuh berubah, termasuk di sekitar mata sehingga penglihatan ikut berubah.

  • Gatal-gatal

Diabetes akan berpengaruh pada sirkulasi darah, sehingga terkadang menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal. Rasa gatal itu terutama dirasakan di bagian tangan, kaki, dan telapak kaki.

  • Pendengaran terganggu

Jika akhir-akhir ini Anda merasa harus menambah volume suara di televisi menjadi lebih tinggi, atau meminta orang lain mengulang perkataannya karena terdengar kurang jelas, mungkin Anda perlu mengecek kadar gula darah.

Orang yang kadar gula darahnya tinggi tapi belum masuk kriteria diabetes cenderung mengalami gangguan pendengaran. Para ahli menjelaskan, diabetes merusak pembuluh darah dan saraf di telinga bagian dalam.

  • Mendengkur

Hampir separuh orang yang menderita diabetes melitus mengalami gangguan napas saat tidur. Hal itu ditandai dengan suara mengorok saat tidur dan mudah mengantuk di siang hari.

  • Gusi merah dan bengkak

Diabetes dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan kemampuan Anda untuk melawan infeksi sehingga meningkatkan risiko infeksi pada gusi dan rahang gigi Anda. Gusi Anda dapat bengkak atau mungkin mengalami luka.

  • Lambatnya penyembuhan luka

Gula darah tinggi dapat mempengaruhi aliran darah dan menyebabkan kerusakan saraf di daerah tubuh sehingga mengganggu proses penyembuhan alami tubuh Anda.

  • Rentan terhadap infeksi atau penyakit

Seseorang dengan gejala awal diabetes cenderung lebih rentan terhadap infeksi bakteri maupun jamur karena mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang menurun. Mikroorganisme tersebut membutuhkan glukosa sebagai sumber energinya. Infeksi dapat tumbuh dalam lipatan kulit yang hangat dan lembab, seperti antara jari tangan dan kaki, di bawah payudara, atau di dalam atau di sekitar alat kelamin.

Itu dia Gejala Penyakit Diabates Yang Sering Tidak Disadari. Mengetahui gejala diabetes lebih awal akan memudahkan anda untuk mengatasi gejala tersebut dan bahkan dapat mencegahnya. Diabetes dapat dicegah dengan melakukan olahraga teratur, menjaga pola hidup sehat dan menjaga kadar gula darah tetap normal.

Baca Juga : Bahaya Yang Bisa Terjadi Jika Gula Darah Terlalu Tinggi | Yang Harus Dilakukan Agar Terhindar Dari Risiko Diabetes

Gejala Penyakit Diabates Yang Sering Tidak Disadari