Perubahan Pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Daging

Menjadi vegetarian pada akhirnya adalah pilihan pribadi. Namun ada beberapa alasan yang mungkin bisa mengubah pandangan anda saat berhenti mengkonsumsi daging. Inilah Perubahan Pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Daging.

Perubahan Pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Daging

Perubahan Pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Daging | Banyak penelitian yang menemukan sering mengonsumsi daging, terutama daging merah bisa memicu berbagai keluhan seperti obesitas, kolesterol, tekanan darah tinggi hingga kanker.

Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pakar kesehatan menyarankan untuk membatasi konsumsi daging. Bahkan ada pula yang memutuskan untuk berhenti makan daging.

Menurut pendiri Essence Nutrition Monica Auslander, MS, RD, para vegetarian menikmati beberapa manfaat karena mereka berhenti mengonsumsi daging yang didukung perubahan kualitas kulit dan tingkat energi.

Inilah yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda saat berhenti makan daging :

  • Bakteri sehat bertambah

Di dalam pencernaan kita terdapat enzim untuk menangani masing-masing protein nabati dan hewani. Saat Anda berhenti mengonsumsi daging, yang merupakan sumber protein hewani, jumlah bakteri sehat akan bertambah.

Namun, sementara usus Anda membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan diet, Anda bisa mendadak merasakan gas berlebih di dalam perut.

Baca Juga : Fakta Seputar Antibiotik Yang Mungkin Belum Anda Tahu

  • Nafsu makan berkurang

Ini mungkin terdengar seperti kabar gembira bagi mereka pencinta makan. Namun turunnya selera makan ini terkait dengan berkurangnya mineral zink. Zink, yang terdapat banyak di dalam tiram dan daging merah, melakukan banyak fungsi dalam tubuh, termasuk meningkatkan selera makan.

Sementara kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu juga memiliki kandungan zink, asam fitat dalam bahan makanan tersebut, dapat mengganggu penyerapan zink. Akibatnya, para vegetarian mungkin perlu tambahan 50 persen lebih zink dari sumber makanan hewani.

  • Kulit akan membaik

Diet kaya buah dan sayuran segar yang mengandung vitamin C terbukti bisa meningkatkan elastisitas kulit.

Auslander juga menunjuk pada penelitian yang menyarankan bahwa menghindari konsumsi daging juga bisa mengurangi peradangan.

  • Metabolisme Anda tidak akan berubah

Makanan yang bisa menghambat fungsi metabolik seperti karbohidrat olahan dan cemilan olahan masih bisa ditemukan dalam makanan tanpa daging, jadi tidak dijamin.

  • Risiko kanker berkurang

Laporan terakhir WHO mengategorikan daging olahan bersifat menyebabkan kanker. Produk yang ditemukan pada bacon dan salami itu ternyata dikategorikan sama seperti formaldehyde, radiasi gamma dan rokok.

Baca Juga : Ini Alasan Mengapa Sup Baik Dikonsumsi Saat Sakit

  • Risiko sakit jantung turun

Ilmuwan baru-baru ini menemukan, daging merah menyebabkan penyakit jantung. Studi yang dilakukan oleh Lerner Research Institute di AS membuktikan bahwa karnitin, nutrisi yang ditemukan pada makanan, menyebabkan reaksi mikroba usus yang menyebabkan terjadinya penyakit jantung.

  • Anda akan memiliki rambut yang lebih cantik.

Diet yang berkisar pada buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan bisa memperbaiki kilauan rambut dan kuku.

Perubahan Pada Tubuh Saat Berhenti Konsumsi Daging