Waspada, Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Tuberkulosis Kelamin

Waspada, Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Tuberkulosis Kelamin — Apakah Anda mengalami haid tidak teratur? Jika ya, mungkin Anda mengalami TB genital.

Waspada, Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Tuberkulosis Kelamin

Waspada, Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Tuberkulosis Kelamin — Haid tidak teratur dapat menjadi tanda genital tuberkulosis (TB).  Sebagian besar, masalah ini dialami oleh wanita dengan masalah infertilitas.

Sekitar 60-70 % perempuan menjadi korban Tuberkulosis genital yang sebagian besar menyebabkan infertilitas“, Kata dokter kandungan dan ginekolog di rumah sakit Hiranandani Fortis, Bandita Sinha.

TB Genital adalah kondisi yang dialami penderita TBC jika kuman TB yang ada di paru-paru telah menyebar ke bagian organ genital. Masalah kesuburan atau bahkan kemandulan merupakan efek samping yang mungkin dialami. Penyebaran kuman TB ke area pelvis dimana organ genital berada membutuhkan waktu yang lama, namun proses infeksi sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga keberadaan TBC pada alat kelamin ini sangat sulit terdeteksi.

Gejala TB genital ini lebih mungkin ditemukan pada perempuan karena ditandai dengan berbagai pendarah abnormal dari organ genital, dan juga disertai dengan nyeri pada perut. Sedangkan para laki-laki, gejala TBC pada alat kelamin memiliki kesamaan dengan infeksi saluran kencing lainnya, seperti mengeluarkan darah saat buang air kecil. Infeksi TBC pada alat kelamin tidak memperngaruhi kualitas sel reproduksi secara langsung, namun ia menyebabkan berbagai kerusakan pada organ genital dan sekitarnya terlebih dahulu.

Di antara orang-orang dengan TB genital, 55 persen mempengaruhi Tuba Fallopi (Tabung Fallopi), 40 persen menginfeksi endometrium atau lapisan rahim, 10 persen mempengaruhi indung telur, lima persen mempengaruhi leher rahim. Hanya mereka yang didiagnosis dengan cepat dan diberikan pengobatan yang tepat waktu, rahim berhasil sembuh dengan baik,” katanya.

Ia mengatakan bahwa hampir 90 persen wanita dengan TB genital didiagnosis pada kelompok usia 15-40 tahun. Infertilitas pada kondisi tuberkulosis genital terjadi pada 60-80 persen kasus.

Di antara mereka dengan TB genital, 60 persen menderita ketidakteraturan menstruasi, 25 persen mengalami sedikit pendarahan, 10 persen memiliki menstruasi minim dan 20 persen tidak menstruasi sama sekali,” kata Sinha.

Seorang ginekolog senior rumah sakit Zen, Gauri Gore, mengatakan, wanita dengan masalah ini sebenarnya masih bisa disembuhkan. Tetapi jika tuba falopi sudah rusak, maka mereka akan kesulitan hamil, kecuali memilih untuk IVF (bayi tabung). Jika lapisan rahim rusak secara permanen, maka mereka dapat memilih untuk operasi.

Diagnosis dan pengobatan tuberkulosis tepat waktu dapat mengontrol efek berbahaya dari penyakit ini,” ujarnya.

Baca Juga : Mengenal Gejala Penyakit Tuberkulosis (TB) Pada Anak


Saat ini anda tidak perlu khawatir akan penyakit TBC. Karena kini telah tersedia QnC Jelly Gamat yang dapat mengobati penyakit Tuberkulosis sampai tuntas. Obat herbal yang berbahan dasar utama Ekstrak Teripang Emas ini dapat mengobati semua jenis penyakit Tuberkulosis dan sangat aman dikonsumsi segala usia serta tidak akan menimbulkan efek samping. Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat disini > Obat Tuberkulosis Herbal < atau bisa langsung menghubungi nomer kontak yang ada disebelah kanan halaman ini. Terima kasih..

– Waspada, Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Tuberkulosis Kelamin –

Fakta Penyakit TBC / Tuberculosis Yang Mesti Diketahui

Tuberkulosis adalah penyebab utama ketujuh kematian di dunia. Seberapa kenalkah anda dengan TBC? Simak Fakta Penyakit TBC / Tuberculosis Yang Mesti Diketahui

Fakta Penyakit TBC / Tuberculosis Yang Mesti Diketahui

Fakta Penyakit TBC / Tuberculosis Yang Mesti Diketahui — Lebih dari dua miliar orang, atau sepertiga dari seluruh penghuni dunia, terserang ‘Mycobaterium Tuberculosis’, bakteri yang mengakibatkan penyakit penyakit tuberculosis (TB).

Tuberkulosis adalah penyebab utama ketujuh kematian di dunia. Penyakit itu menewaskan 1,8 juta orang di seluruh dunia pada 2009, naik dari 1,77 juta pada 2007.

Tuberkulosis adalah satu dari tiga penyakit utama yang berkaitan erat dengan kemiskinan, yang dua lagi adalah AIDS dan malaria, demikian dari laporan kantor brita Inggris, Reuters.

Fakta Penyakit TBC

  • TBC bukan Penyakit Genetik

Perlu anda ketahui, gosip-gosip yang mengatakan TBC merupakan penyakit keturunan atau genetik adalah salah besar. Seperti penjelasan yang kutif dari situs onhealth.com, TBC bukan merupakan penyakit keturunan.

Lantas mengapa jika seseorang terkena TBC seringkali berdampak pada keluarganya. Jawabannya karena penularan TBC terjadi melalui percikan dahak, batuk, serta udara. Kondisi inilah yang memungkinkan orang dekat atau keluarga dari penderita TBC ikut tertular.

  • TBC Menular Lewat Udara

Seperti yang telah diterangkan sebelumnya, udara menjadi media penyebaran bakteri TBC. Jadi saat penderita TBC batuk, bersin, bahkan meludah sekalipun maka ada droplet mikroskopis yang bisa dihirup oleh orang-orang sekitarnya.

  • Jumlah Penduduk Dunia Meninggal Akibat TBC

Berdasarkan data yang dilansir tanyadok.com, terungkap bahwa pada tahun 2012 saja sudah ada 1,3 juta penduduk di dunia meninggal akibat TBC  Mayoritas korban penyakit mematikan ini adalah penduduk negara miskin.

  • Jumlah Penderita Penyakit TBC Menurun Setiap Tahunnya

Ini merupakan kabar baik. Setelah obat pembunuh bakteri TBC ditemukan, jumlah penderita mengalami penurunan drastis. Menurut WHO, jumlah kasus penyakit TBC dari tahun 2000 hingga 2015 anjlok hingga 1,5%

Baca Juga > Obat Herbal TBC / Tuberculosis <

  • Angka Kematian Akibat TBC Terus Menurun Hingga 45% Sejak Tahun 1990

Seiring turunnya jumlah penderita, kematian yang disebabkan oleh TBC juga mengalami penurunan. Berdasarkan data WHO, rata-rata kematian akibat TBC mengalami penurunan hingga 45% sejak tahun 1990 hingga kini.

  • 56 Juta Pasien Berhasil Diobati Sejak Tahun 1995

Melalui program Directly Observed Treatment Short (DOTS) yang dilancarkan oleh WHO, sebanyak 22 juta orang di seluruh dunia berhasil diselamatkan dari penyakit yang cukup mematikan tersebut. DOTS merupakan salah satu program yang dipakai sebagai strategi stop TB oleh WHO.

  • Udara segar dan sinar matahari dapat membantu mencegah TB

Mikroba dalam TB berkembang dalam udara yang dingin dan tempat-tempat lembab. Bukalah jendela rumah dan kantor dan biarkan sinar matahari dan udara segar mengusir bakteri, termasuk bakteri TB.

  • TB adalah penyakit yang bisa disembuhkan secara total

Jika pasien minum obat dengan benar dan teratur tindak lanjut dilakukan dengan dokter, TB dapat disembuhkan secara total. Obat utama yang digunakan untuk TB adalah Isoniazid, Rifampisin, Pirazinamid, Etambutol dan Streptomisin. Tapi selalu minum obat tersebut di bawah pengawasan dokter karena penggunaan sembarangan dapat menyebabkan penyakit kuning dan gagal hati.Pengobatan bervariasi dari kasus ke kasus dan setidaknya selama 6 bulan. Pengujian dan pengobatan tersedia bebas biaya di semua rumah sakit pemerintah, puskesmas dan masyarakat.

  • Anak-anak termasuk bayi bisa menderita TB, tetapi sering tidak terdiagnosis

Menurut WHO, sekitar setengah juta bayi dan anak-anak terkena TB setiap tahun dan 70 ribu mati karena itu. Anak di bawah usia tiga tahun, terutama mereka yang kekurangan gizi dan dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah sangat rentan terhadap penyakit ini. Namun, gejala yang sering luput dari perhatian menyebabkan tingkat kematian yang lebih tinggi. Untuk mencegah TB pada anak, imunisasi bayi dengan vaksin BCG segera setelah lahir. Ibu melahirkan sebaiknya menyusui bayi setidaknya selama enam bulan meningkatkan kekebalan mereka terhadap semua infeksi, termasuk TB.

  • Pasien yang tidak minum obat TB sesuai resep dokter adalah salah satu rintangan besar yang dihadapi oleh program pencegahan TB

Hal ini dapat menyebabkan organisme kebal terhadap obat lini pertama yang digunakan dalam pengobatan menyebabkan TB-MDR (TB yang resistan terhadap obat). Sehingga pasien tidak akan sembuh dari TB.

  • TB yang resistan terhadap multi-obat tidak merespon obat TB standar, sulit dan mahal untuk mengobati

Prevalensi MDR-TB diperkirakan 2,3 persen di antara kasus baru dan 12-17 persen di antara kasus pengobatan ulang. Salah satu cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menyelesaikan seluruh paket obat anti-TB dalam dosis yang diresepkan oleh dokter.

  • Salah satu penyebab utama infertilitas di antara perempuan dari kondisi sosial ekonomi yang lebih rendah adalah TB genital

Ketika bakteri di paru-paru bisa aktif kembali, mereka sering menyebar ke bagian tubuh yang berbeda termasuk saluran kelamin. Hal ini dapat menginfeksi baik uterus dan/atau tuba falopi dan biasanya tidak menunjukkan gejala apapun. Sebuah penyakit yang sangat sulit untuk didiagnosa, hanya sampel jaringan yang diperoleh dari saluran kelamin dapat membantu.

Nah, itu dia informasi seputar Fakta Penyakit TBC / Tuberculosis Yang Mesti Diketahui. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan baru anda. Terus kunjung situs Agen QnC Jelly Gamat Original untuk mendapatkan informasi penting dan menarik lainnya.

| Fakta Penyakit TBC / Tuberculosis Yang Mesti Diketahui |